Pages

Rabu, 04 November 2015

[Blogtour & Resensi P.S. I Still Love You - Jenny Han] Ketika Jatuh Cinta pada Cinta



Judul buku: P.S. I Still Love You
Sekuel dari: To All The Boys I've Loved Before
Penulis: Jenny Han
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Penerbit: Penerbit Spring
Tahun terbit: September 2015
Tebal buku: 356 halaman
ISBN: 978-602-71505-3-9
Available at: bukupedia.com



BLURB

Lara Jean tidak mengira akan benar-benar jatuh cinta pada Peter.

Dia dan Peter tadinya hanya berpura-pura. Tapi tiba-tiba saja mereka tidak lagi pura-pura. Sekarang, Lara Jean tambah bingung dengan perasaannya dan juga dengan situasi yang dia hadapi.

Saat seorang pemuda dari masa lalunya tiba-tiba kembali ke dalam kehidupannya, percikan yang pernah dia rasakan pun kembali.
Bisakah seorang gadis jatuh cinta pada dua pemuda sekaligus?

Buku ini adalah sekuel dari
To All the Boys I've Loved Before, tempat kita bisa merasakan cinta pertama lewat Lara Jean.

Cinta tidak pernah mudah, tapi mungkin itulah yang membuatnya luar biasa.

RESENSI

Lara Jean kembali menulis surat untuk Peter. Kali ini surat cintanya begitu panas karena ia mencurahkan segala perasaannya sebagai gadis 16 tahun yang sedang jatuh cinta dan menginginkan kekasihnya kembali.
Dan di malam Tahun Baru, akhirnya Lara Jean berbaikan dengan Peter dan kembali berpacaran. Pacaran sungguhan. Bukan lagi pacaran pura-pura seperti sebelumnya. Namun tetap saja, mereka menyepakati beberapa hal sebagai kontrak. Beberapa di antaranya mereka harus jujur satu sama lain dan tak boleh saling menyakiti hati.
Sayangnya bencana terjadi tepat sebelum hari pertama masuk sekolah. Seseorang telah merekam adegan ciuman panasnya dengan Peter di pemandian air panas dan diposting di akun instagram! Lara Jean hampir terpuruk kalau saja Margot, kakaknya yang sedang libur dari kuliahnya di Skotlandia, tidak ada di sisinya dan mendukungnya.
Lara Jean yakin bahwa Genevieve-lah dalang dibalik tersebarnya video itu, tapi Peter menolak percaya dan tetap membela mantan pacarnya. Lara Jean tentu saja sangat kesal.
Ketika itulah, datang surat dari John Ambrose McClaren sebagai balasan untuk surat cinta Lara Jean dulu. Mereka pun mulai saling berkirim surat.
Dan ketika John datang untuk bersama-sama Lara Jean, Chriss, Peter, Trevor dan Genevieve membuka kapsul waktu yang mereka kuburkan saat kelas tujuh, Lara Jean menyadari ia bisa saja jatuh cinta pada John.
Di tengah permainan Assasins-permainan memburu orang yang namanya tertulis di kertas yang mereka miliki-yang mereka mainkan seperti saat SMP dulu, Lara Jean akhirnya menemukan beberapa fakta. Fakta yang menyakitkan dan fakta yang membuatnya melayang. Tentang Peter, tentang John dan juga tentang rahasia Genevieve.
Siapa gadis yang paling istimewa bagi Peter? Siapa sebenarnya dalang dibalik video panas Lara Jean dan Peter? Dan apakah Lara Jean memilih John atau Peter? Hmm... sampai akhir pun pembaca masih dibuat meraba :)

---------------

This is it! P.S. I Still Love You yang saya tunggu-tunggu setelah dibuat penasaran oleh ending menggantung To All The Boys I've Loved Before.

Gaya bertutur Jenny Han begitu mengalir dalam novel ini, masih terasa lincah dan manis. Banyak adegan yang membuat meleleh, dialog yang membuat berdebar-debar, dan chemistry yang luar biasa kuat antar tokohnya.

Keluarga, persahabatan dan percintaan, semua memiliki porsi yang sama kuat dan berperan sama besar dalam novel ini.
Saya menangis ketika tiba di father and daughter moment antara Daddy dan Lara Jean. Aww... itu benar-benar adegan yang paling menyentuh. Selain adegan Peter menerjang ke panggung saat perkumpulan kelas junior dan dengan lantang mengancam si penyebar video, tentunya. :')

Karakternya sangat kuat. Peter tetap digambarkan sebagai pemuda yang narsis dan kekanakan. Saya tahu beberapa pembaca mungkin sebal dengan sikapnya yang seolah plin-plan di seri ini. Namun Jenny Han dengan cerdas menyelamatkan Peter dengan membuatnya sebagai gentleman begitu saya tahu rahasia Genevieve. Maksud saya, duh, cowok yang masih berusaha melindungi mantan, memang kelihatan brengsek. Tapi, saya justru melihat kedewasaan Peter dari caranya berusaha bertanggung jawab pada seseorang yang membutuhkannya.
Lara Jean adalah karakter kesayangan saya. Kuat, mandiri dan unik. Huhuuu... pengin deh belajar bikin kue-kue dari Lara Jean ^^
John menjadi karakter yang lebih manis dari Peter. Perlakuannya pada Lara Jean lebih lugas dan nggak ditahan-tahan. Dan dia memang cocok dijuluki Sundance Kid :))))

Konflik sudah mulai dimunculkan di awal kisah, menyebar dan menjalar hingga menimbulkan ombak yang makin besar. Ini membuat saya nggak bisa meninggalkan kisah ini demi mengikuti naik turunnya hubungan Lara Jean dan Peter. Hal menarik yang disoroti Jenny Han adalah, apakah seorang cewek bisa mencintai dua orang cowok dalam waktu bersamaan?
Hayoo ngaku deh yang pernah mengalami hal yang sama seperti Lara Jean. Awas aja baper. Haha...

Sayangnya penyelesaian konfliknya nggak sesuai ekspektasi saya. Endingnya nggak terlalu tegas, kurang melegakan bagi saya yang sudah panas dingin dibawa alur kisah ini. Tapi tetap saja manis dan dialog penutupnya romantis banget. Aihh... meleleh lagi deh.

Penerjemahannya bagus. Nggak ada kalimat yang rancu atau terbalik susunannya. Enak dibaca dan nggak ada typo.

P.S. I Still Love You benar-benar novel Young Adult yang membawa saya memaknai hubungan dengan Ayah dan saudara, hubungan dengan sahabat dan arti cinta yang bebas menyakiti.

Senangnya karena novel ini bisa diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Spring. Saya jadi penasaran dan nggak sabar dengan novel Penerbit Spring terbaru yaitu Attachment by Rainbow Rowell. Pastinya Attachment juga menyimpan kisah yang manis dan layak ditunggu ^^

TEBAR-TEBAR QUOTE

"Yah, aku masih menganggap kalau menangisi seseorang bukan hal yang menyedihkan. Itu hanya berarti kau sangat peduli pada mereka dan kau sedang sedih." (hlm. 30)

Inilah maksud Margot, standar ganda seperti ini. Cowok akan selalu jadi cowok, tapi cewek harus selalu berhati-hati—tentang tubuh kami, tentang masa depan kami, tentang cara orang lain menilai kami. (hlm. 73)

"Kalau dua orang memang berjodoh, mereka akan menemukan jalan untuk bisa bersama." (hlm. 138)

"Tubuhmu adalah milikmu, untuk kau lindungi dan kau nikmati. Siapa pun yang akan kau pilih untuk ambil bagian dalam kenikmatan itu, itu hakmu untuk memilih. Pilihlah dengan bijak." (hlm. 143)

Tubuhku adalah kuil yang tidak bisa dipuja oleh sembarang cowok.
Aku tidak mau melakukan lebih dari yang bersedia kulakukan. (hlm. 144)

"Hubungan seorang anak perempuan dengan ayahnya adalah hubungan dengan pria paling penting dalam kehidupannya. (hlm. 320)

"Kalau kau kehilangan seseorang dan rasanya masih menyakitkan, saat itulah kau tahu cinta kalian nyata." (hlm. 321)

Banyak orang yang keluar masuk di hidupmu. Untuk satu masa, mereka adalah duniamu, mereka segalanya. Lalu suatu hari mereka bukan lagi apa-apa bagimu. Kau tidak bisa tahu seberapa lama mereka akan berada di dekatmu. (hlm. 347)

40 komentar:

  1. Resensi yang kakak tulis bikin makin penasaran banyak novel lengkapnya... semoga bs jadi salah satu pemenang giveaway agar keturutan baca novel nya, amin... =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. Terima kasih... ikuti seluruh rangkaian blogtour ya, siapa tahu beruntung di salah satu host. :))

      Hapus
  2. abis baca To All The Boys I've Loved Before dan kemudian penasaran dengan gimana Lara Jean mencoba mengatasi skandal soal video di Instagram. secara kan ini tokoh-tokohnya masih pada SMA... aku juga suka terjemahan dari penerbit Spring, kak. TOP banget deh bikin terjemahannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, terjemahannya rapi dan masih tetap menonjol kesan YA-nya :)
      Aah... pokoknya bagian menghadapi skandal itu jadi favorit saya banget ^^

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Saya nggak tau mau ngomong apaan lagi >< cuma satu yg ada di otak saya, "saya pengen banget baca novelnya" huhu T_T

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin... semoga berjodoh dengan bukunya ya Zaza :)
      Jangan lupa ikut di semua host blogtour biar kesempatan menangmu makin besar :')

      Hapus
  5. astaga, kalimat ini bikin saya baper "Banyak orang yang keluar masuk di hidupmu. Untuk satu masa, mereka adalah duniamu, mereka segalanya. Lalu suatu hari mereka bukan lagi apa-apa bagimu. Kau tidak bisa tahu seberapa lama mereka akan berada di dekatmu." jadi keingat sama salah satu sahabat yg gak udah gak ada. :')

    dan review mbak Nurina ini buat saya penasaran, sebenanarnya apa rahasia antara Peter dan Genev sampai2 dia membela mantannya banget..
    Terima kasih reviewnya mbak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Nova :)
      Rahasianya bikin saya dan Lara Jean terus bertanya-tanya, rahasia beneran atau hanya akal-akalan Genevieve yang manipulatif? ^^

      Hapus
  6. "Kalau dua orang memang berjodoh, mereka akan menemukan jalan untuk bisa bersama." (hlm. 138)
    quote ini nampollll banget. apalagi buatku yang masih jomblo #plak #gagalfokus xDD tapi aku setuju sih kalo jodoh pasti ada jalannya untuk bisa bersama :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm... kira-kira yang berjodoh dengan Lara Jean itu John McClaren apa Peter? :D

      Hapus
  7. Menurut saya, adegan apa dalam video itu jangan dibeberkan dulu kak, awalnya saya nggak tau jadi tau deh padahal tadinya penasaran banget, isi videonya apa sih? Tapi nggak apa, sekrang saya malah jadi bertanya-tanya sama seperti kakak: Siapa gadis yang paling istimewa bagi Peter? Siapa sebenarnya dalang dibalik video panas Lara Jean dan Peter? Dan apakah Lara Jean memilih John atau Peter?

    Reviewnya bagus kak, nambah info dan nambah penasaran. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngg... adegan itu kan ada di To All The Boys I've Loved Before ^^
      Memangnya adegan panas apa yang bakal dilakukan Lara Jean kita yang polos? :)

      Hapus
  8. gondok saat baca To All The Boys I've Loved Before, lagi enak"an baca eh endingnya cuma "Dear peter"
    tapi itu yang bikin gigit jari bikin super penasaran ama squelnya

    dan saat baca review p.s.i still love you makin gigit jari pengen cepet baca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena "Dear Peter" itu yang jadi pembuka di P.S. I Still Love You :)))
      Semoga berjodoh dengan bukunya dan nggak gigit jari lagi ya ^^

      Hapus
  9. "Tubuhmu adalah milikmu, untuk kau lindungi dan kau nikmati. Siapa pun yang akan kau pilih untuk ambil bagian dalam kenikmatan itu, itu hakmu untuk memilih. Pilihlah dengan bijak."
    Ini mendukung feminimitas secara tidak langsung. Itulah yang seharusnya perempuan, dia harus benar-benar melindungi seluruh asetnya dengan sangat berhati-hati. Oke, pemikiran Jenny Han di sini benar-benar membuat kita tiba-tiba mendapat asupan nasehat positif dan motivasi juga. ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang ini nilai moral dari P.S. I Still Love You, bahkan di negara bebas pun perempuan tetap harus berpikir masak-masak tentang kehormatan ;)

      Hapus
  10. Sejak mengetahui novel to all the boys ada sekuelnya, sangat excited sekali. Terlebih akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Setelah membaca review ini pun juga makin penasaran. Pengen tau seperti apa kisah cinta Lara Jean ynag sepertinya terjebak dlam kisah cinta segitiga. Dan.. penasaran sekali dengan skandal video ciuman Jean. Waauw, akan seperti apa ya? penasaran, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cinta segitiganya memang yang paling menarik. Makanya Peter dibuat nyebelin biar John bisa masuk :))

      Hapus
  11. Huaa. Tambah penasaran sama John Ambrose McClaren :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. John tipe cowok yg gampang dicintai karena tahu cara memperlakukan cewek. Sayang kurang pemaksa. Hihihii...

      Hapus
  12. Saya penasaran dengan keharmonisan keluarga Lara Jean, apa lagi momen antara Ayah Lara Jean dan Lara Jean setelah video panas Lara Jean tersebar. Saya iri sama Lara Jean, masih punya Ayah dan begitu pengertian sama Lara Jean. Iriiii :') Dan apa yang masih menjadi misteri adalah pelaku penyebaran video panas Lara Jean dengan Peter, ini bikin penasaran.

    BalasHapus
  13. Selain Geniene, aku curiga yang nyebarin video kissing Jean ma Peter itu yaa teman Peter sendiri. Itu sih asumsi aku aja, kalo mengingat kisah di novel pertama. Bener nggak sih ? Penasaran juga >_<

    BalasHapus
  14. Lara Jean, nama karakternya udah bikin penasaran kalau buat saya, terus dengan cover cewek itu, Apa cover itu menampilkan karakter asli Lara Jean sebenarnya ? Dan cerita dramatis cinta segitiga yang gak pernah bosan untuk diulik dan disajikan dengan cara yang berbeda. Saya jadi penasaran dengan kisah cinta segitiga seperti apa dalam kehidupan Lara Jean ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kisah cinta yg bikin iri pokoknya. Lara Jean gampang dicintai sih :))

      Hapus
  15. Gara-gara baca review yang lain, aku pun jadi ikut-ikutan sebel sama Peter yang plin-plan itu di sini. Kok kesannya Peter jadi dodol banget masih aja belain mantan. Tapi berhubung review Mbak Nur di atas, jadi agak mengubur kedongkolan itu dengan sedikit memunculkan kelebihan dari kelakuan manis Peter. Baiklah, Peter, dirimu kumaafkan. Hahaha.

    John, I'm still looking for you. Wait me, yes?! ;)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe... saya justru akan menganggap Peter bajingan kalau dia nggak peduli pada masalah Genevieve. Se-bitchy-nya Genevieve, menurut saya masalahnya fatal bagi cewek belasan tahun. Bakal pengaruh ke masa dewasa dia kalau dia 'ditinggalkan'. :(

      Hapus
  16. Reviewnya lengkap.quotes nya pun keren.reviewnya membuatku agak penasaran dgn konflik video di pemandiaan,konflik peter yg terlalu peduli dgn mantan pacarnya & john ambrose.Reviewnya lebih lengkap & review terkeren yg pernah saya baca.ada kelebihan + kekurangan @vivicynthia

    BalasHapus
  17. Banyak orang yang keluar masuk di hidupmu. Untuk satu masa, mereka adalah duniamu, mereka segalanya. Lalu suatu hari mereka bukan lagi apa-apa bagimu. Kau tidak bisa tahu seberapa lama mereka akan berada di dekatmu. (hlm. 347)

    Aku suka quotes yang itu kak dan itu menandakan semua hal di dunia ini hanya bersifat sementara. Review kakak tidak terlalu bertele-tele dan ngena banget kak. Kakak secara simple membahas plot dan alurnya. Fighting untuk kakak! Aku juga suka Lara Jean kak, apalagi dia pintar banget bikin kue. Terima kasih ya kak atas reviewnya.

    BalasHapus
  18. Wow, membaca reviewnya serasa membaca novelnya langsung!
    Begitu lengkap dan gamblang. Malahan aku merasa bisa menjadi spoiler nih buat yang sudah membaca novel pertamanya, To All The Boys I've Loved Before.
    Terlihat dengan jelas konflik utama yang muncul disini.
    Seru sih, tapi yang aku sayangkan sepertinya tokoh-tokoh lain yang lumayan mendapat porsi banyak di novel pertamanya sepertinya kurang mendapat bagian di novel keduanya ini.
    Kisahnya lebih mengutamakan hubungan Lara Jean dan Peter.
    Tapi buat yang sudah penasaran dengan kelanjutan kisah Lara Jean, rasanya tidak boleh melewatkan novelnya ini.
    Semoga novel ini berhasil meluncur ke tempatku lewat blogtour dan giveaway ini.:)

    BalasHapus
  19. John and Lara Jean. Uhmmm, I think I will ship them so hard. From what I've read in many reviews, they told me that John is so romantic! Including here. Oh my dear Peter, I'm sorry I betray you. LOL! :p

    And I loved to see how close Lara Jean is to her family in this book, because people said this is not only about love between/among the teenagers, but also the warmth of love from her father and sisters.

    Thank you ^^

    BalasHapus
  20. Aku setuju dengan mba Nuri tentang hubungan Lara Jean & ayahnya, father and daughter moment itu memang menghangatkan hati yg membacanya. (uh...jadi pengen meluk papaku jadinya :D)

    Menyukai dua cowok dalam waktu bersamaan itu mungkin saja terjadi. Dari pengalamanku, cowok yg perhatian lebih membuat perasaanku lebih besar padanya. :D

    Kalau boleh kasih masukan dari review ini, untuk tebaran Quote akan lebih lengkap lagi kalau dicantumkan siapa yg mengucapkan quote tersebut ;)

    BalasHapus
  21. suka sekali dengan quote ini: "Yah, aku masih menganggap kalau menangisi seseorang bukan hal yang menyedihkan. Itu hanya berarti kau sangat peduli pada mereka dan kau sedang sedih." (hlm. 30)

    Dan itu ada dihalaman 30, masih diawal-awal tapi sepertinya konflik yang disuguhkan sudah matang. Penasaran sekali dengan father and daughter moment antara Daddy dan Lara Jean yang Mbak sebutkan diatas. Dan juga penasaran bagaimana sikap Peter pada Lara ketika ada masa lalunya disana. Semoga aku bisa dapat novel ini :D

    BalasHapus
  22. "Kalau dua orang memang berjodoh, mereka akan menemukan jalan untuk bisa bersama." (hlm. 138)

    Ekhhmm.. suka banget sama quote ini. Bagaimanapun juga ada badai yang menerpa hubungan Lara Jean-Peter akan kembali menemukan jalan untuk kembali bersama. Eeaa :)
    Ini novel yang ditunggu banget setelah TATBILB rilis. Kangen juga dengan keluarga Covey. Margot dan Kitty juga sangat mendukung Lara Jean dalam aegala suasana. Aahh, jadi pengen punya saudara perempuan :)

    BalasHapus
  23. Dan saya jatuh cinta sama cara Mabk Nurina menuliskan review untuk buku ini. Ah~ bahasanya beneran bikin saya senyam-senyum nggak jelas :) #iniapa

    Oke, abaikan pengakuan di atas, Kak.
    Buku pertamanya memang sungguh membuat penasaran. Great job untuk miss Jenny yang memilih ending menggantung untuk buku pertama. Sayang nih seribu saya, beberapa hal yang saya harapkan di buku kedua kayanya nggak akan terwujud. kasus Josh terutama. Yah tapi beruntungnya ada konflik yangㅡsepertinyaㅡkelihatan seru yang berhubungan sama Gen. Jujur saya merasa porsi mbak mantan(?) ini agak kurang di buku pertama, jadi berharapnya dia akan dapat spot cukup banyak di buku kedua ini :D

    Intinya adalah, "Ini saya penasaran pake banget, mau baca buku keduanya, Kak!" #kode #dihajar hahahaha

    BalasHapus
  24. Wah, jadi pingin punya + cepet2 baca

    BalasHapus