Tampilkan postingan dengan label J-lit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label J-lit. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 September 2016

[Resensi] Her Sunny Side - Koshigaya Isamu

Judul: Her Sunny Side
Judul asli: Hidamari no Kanojo
Penulis: Koshigaya Isamu
Penerjemah: Faira Ammadea
Penyunting: NyiBlo
Cover: Dedy Andrianto
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: Maret 2013
Tebal buku: 224 halaman
ISBN: 978-602-7742-12-3




BLURB

“Apakah kau sendiri juga menganggap bertemu denganku adalah takdir?”

Setelah sepuluh tahun, aku bertemu kembali dengan teman masa kecilku.
Berbeda dengan dirinya dulu yang dijuluki ‘Anak Paling Bodoh Di Sekolah’ dan sering ditindas, kini ia bertransformasi menjadi seorang gadis jelita yang serba bisa, sekaligus sukses dalam pekerjaan.

Tetapi, ternyata gadis itu menyimpan sebuah rahasia masa lalu yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Perlahan tapi pasti, sedikit demi sedikit rahasia itu terbongkar.
Apakah aku bisa menerima rahasia itu apa adanya?
Apakah kisah cinta kami bisa berakhir bahagia?

Selalu ada kegetiran yang mengiringi sebuah kebahagiaan saat kita menyukai seseorang. Novel ini menggabungkan keduanya dengan manis.


RESENSI

Tanpa sengaja Kosuke Okuda bertemu lagi dengan Mao Watarai sebagai sesama pegawai junior. Mao yang dulu di SMP terkenal amat bodoh ternyata telah berubah. Gadis itu bahkan menyelamatkan Kosuke dari kesalahan laporan yang dibuatnya. Kini sebagai seorang pria, Kosuke menyadari ketertarikannya pada Mao dan tak ragu lagi menunjukkannya. Baginya, Mao tetaplah sepolos dan angin-anginan seperti sepuluh tahun lalu ketika mereka masih sama-sama duduk di bangku SMP dan menjadi dua orang yang paling sering dibully.
Sayangnya hubungan Kosuke dan Mao mendapat tentangan dari orangtua Mao. Bukan karena Mao anak angkat, tapi karena menurut mereka, Mao menderita retrograde amnesia. Mereka takut Mao hanya akan menyusahkan Kosuke. Merasa mampu menghadapi segala kerumitan hidup, Kosuke dan Mao tetap bersikukuh melanjutkan hubungan mereka. Bahkan mereka memilih kawin lari. Akankah Kosuke dan Mao bertahan sampai akhir? Dan bagaimanakah akhir dari kisah cinta mereka?

-------------------------

Sudah lama saya ngebet pengen baca Her Sunny Side, apalagi karena sudah muncul dorama yang diadaptasi dari novel ini. Berdasarkan pengalaman saya dengan dorama yang diangkat dari manga, yang beberapa di antaranya lumayan melenceng dari cerita aslinya, saya pun memilih membaca dulu daripada menonton. Oke, matsujun bisa menunggu sementara saya menyelesaikan membaca novel ini lebih dulu.

Her Sunny Side merupakan novel terjemahan dari Hidamari No Kanojo, sebuah novel karya Koshigaya Isamu. Saya merasa geli juga karena sebagai novel terjemahan, Penerbit Haru memilih membuat judul terjemahan dengan bahasa Inggris alih-alih menggunakan judul dengan bahasa Indonesia seperti novel terjemahan pada umumnya. Meski nggak bisa dipungkiri kalau judulnya memang terdengar catchy dan manis, apalagi dengan covernya yang berkesan lembut dan cantik. Seolah menjanjikan sebuah kisah romance yang super manis.
Seperti kebanyakan J-Lit, Her Sunny Side dituturkan dengan gaya yang berkesan kurang luwes dan garing. Khas Jepang banget. Bahkan obrolan antara Kosuke dan Mao saat bercanda pun terasa kering. Namun di situlah letak keunikan J-Lit. Dan lagi dialog yang kaku itu diimbangi dengan narasi dan deskripsi yang apik dan mendetail oleh Koshigaya Isamu. Membuat latar tempat dan suasananya mudah terbentuk dalam pikiran saya.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama dari sisi Kosuke Okuda. Alurnya maju-mundur dan mengalir dengan tempo yang sangat cepat, namun nggak membingungkan. Setidaknya bagi saya. Saya menikmati membaca kisah ini terutama karena kesan misterius yang ditampilkan oleh Mao. Jadi meski beberapa adegan memang terasa membosankan namun ternyata terselip petunjuk-petunjuk yang sebenarnya jika dengan cermat saya satukan dan saya rangkai, saya nggak akan syok banget dengan twist endingnya. Sumpah saya masih terbengong-bengong sampai sekarang. Yah, saya lumayan sering menemukan hal tersebut di dalam manga, tapi menemukannya di dalam barulah kali ini. Sungguh ini membuat kisah antara Kosuke dan Mao semakin manis. Huhuuu....

Penggambaran karakter novel ini sangat kuat. Saya suka dengan kekonsistenan Mao dalam sifat angin-anginannya. Bikin ngakak juga saat ia merubah rencana tiba-tiba dan membuat Kosuke gondok-gondok sayang. Lagipula kalau dipikir-pikir lagi, sifat dan kebiasaan Mao pun sebenarnya sudah jadi petunjuk. Kosuke semasa SMP itu khas karakter cowok dalam manga banget, dan ketika dewasa, meski kikuk tapi menggemaskan. Interaksi mereka berdua lumayan manis dan romantis dengan gaya mereka sendiri. Saya anggap chemistry mereka begitu asyik dan cukup kuat.

Novel ini selain mengisahkan tentang dua sejoli yang akhirnya bertemu lagi setelah sepuluh tahun, juga mengangkat tentang retragade amnesia. Orangtua Mao meyakini Mao menderita retragade amnesia, karena Mao kehilangan ingatan akan masa kecilnya. Sangat menarik dan membuat saya menanti-nanti apa akibatnya pada hubungan Kosuke dan Mao, dan ternyata.... saya dibawa pada ending yang mencengangkan. Wkwk~

Overall, Her Sunny Side merupakan kisah cinta yang menarik. Tentang cinta yang bertahan selama bertahun-tahun, tentang semangat untuk nggak menyerah dan berjuang melawan kelemahan diri sendiri. Banyak hal tentang budaya Jepang yang muncul dalam novel ini, dan tentunya sangat menarik untuk diikuti. Jika kalian suka dengan gaya bertutur novel Jepang, dengan sedikit nuansa manga, saya jamin kalian akan menyukai novel ini. Dan akhirnya, saya bisa bersiap menonton dorama Hidamari no Kanojo dan menikmati bagaimana Matsujun memerankan Kosuke :))

Jumat, 18 Desember 2015

[Blogtour: Review + Giveaway] Cinderella Teeth - Sakaki Tsukasa


Judul buku: Cinderella Teeth
Penulis: Sakaki Tsukasa
Penerjemah: Nurul Maulidia
Penyunting: Nyi Blo
Proofreader: Dini Novita Sari
Design Cover: Bambang 'Bambi' Gunawan
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: Oktober 2015
Tebal buku: 272 halaman
ISBN: 978-602-7742-63-5



BLURB

Saki ditipu oleh ibunya sendiri hingga gadis itu harus bekerja di sebuah klinik dokter gigi.
Padahal, ia benci dokter gigi!

Namun, musim panas itu akan menjadi musim panas yang berarti bagi Saki.
Pasien-pasien yang berkunjung ke klinik tersebut ternyata memiliki rahasia-rahasia unik. Belum lagi, seorang pemuda di klinik tersebut mulai menarik perhatian Saki.

Dapatkah Saki menghadapi phobia-nya, pasien-pasien, dan cinta yang datang bersamaan dalam satu musim panas?

REVIEW

Saki benci dokter gigi. Pengalamannya di masa kecil yang harus berurusan dengan dokter gigi yang tidak ramah sehingga ia kesakitan saat diperiksa membuatnya trauma. Itu sebabnya ia tak mau berurusan dengan klinik dan dokter gigi.
Hingga tiba waktunya libur musim panas dan Saki harus bekerja paruh waktu untuk mengisi liburan. Ibu Saki menyarankan Saki untuk menjadi resepsionis di tempat seorang kenalan. Saki setuju. Tapi betapa kagetnya Saki saat tempat kerja paruh waktunya adalah Shinagawa Dental Clinic, tempat pamannya yang dokter gigi bekerja. Tak bisa kabur, Saki pun pasrah bekerja sebagai resepsionis di tempat itu.
Di sana Saki bukan hanya bekerja bersama dokter gigi tapi juga perawat gigi, tekniker gigi dan seorang pegawai administrasi klinik. Bersama mereka, Saki berusaha memenuhi kepuasan pelanggan yang datang untuk merawat gigi.
Bermacam tipe pelanggan dijumpai Saki. Bukan hanya tipe yang kelewat ramah tapi juga tipe pemarah, tipe arogan dan tipe suka terlambat. Selain mendapat tugas untuk mewawancarai gaya hidup para pelanggan , Saki juga mendapat tantangan dari Yotsuya, si ahli tekniker gigi, untuk menganalisis setiap pelanggan yang datang.
Akankah trauma Saki sembuh? Dan bagaimana dengan cinta yang sering datang di musim panas? Bisakah Saki menghadapi para pelanggan dengan baik sambil merasakan debar-debar cinta?

-----------

Saat membaca judulnya pertama kali, saya merasa heran. Cinderella Teeth ini apa maksudnya ada gigi Saki yang tanggal lalu ditemu seorang pangeran dan sang pangeran mencari gigi siapa yang cocok dengan gigi temuannya? Ahahahaaa nggak mungkiiiiiin ya, kan?

Membaca novel ini momennya pas sekali. Pas karena saya pun sedang sakit gigi. Dan seperti Saki, saya benci dokter gigi. Dokter gigi yang saya temui saat kecil sinisnya minta ampun dan menceramahi saya dengan galak. Huhuuu~
Itu sebabnya saya merasa nyambung dengan cerita Cinderella Teeth ini.

Novel ini terasa menarik karena sangat 'berisi'. Banyak pengetahuan tentang gigi yang bisa kita dapatkan. Dan yang lebih seru adalah pertunjukan analisis *tsaah macem Detektif Conan aja* yang ditunjukkan Yotsuya. Ternyata masalah dengan gigi pun bisa menjadi penyebab orang memiliki sifat tertentu.

Diceritakan dari sudut pandang Saki sebagai orang pertama, cerita mengalir maju dan enak dinikmati. Penulis banyak memberi detail yang rapi di dalam novel ini.

Saya suka dengan karakter Saki yang agak-agak telmi. Tapi bisa dibilang Saki ini cewek yang pantang menyerah dan semangat juangnya tinggi. Khas karakter orang Jepang gitu. Dan senang rasanya melihat perkembangan karakter Saki dari yang tadinya pasif jadi lebih berani lagi.
Yotsuya merupakan cowok kalem dan susah bersosialisasi, tapi menjadi pengamat yang teliti. Takjub banget ketika Yotsuya tiba-tiba memberi petunjuk untuk membentuk analisis.
Karakter tokoh dalam novel ini memang banyak, tapi semua berbeda dan unik-unik. Pastinya asyik kalau ada klinik gigi yang berisi karyawan seperti karyawan di Shinagawa Dental Clinic ini.

Kavernya lucu banget. Saya memang selalu suka dengan kaver dari Bambi karena pasti unyu dan menarik.
Terjemahan novel ini juga bagus, nggak terlalu kaku tapi tetap mencerminkan kesopanan orang-orang Jepang dalam berbicara.

Saya rekomendasikan novel J-lit ini karena bukan hanya romansa saja yang akan pembaca dapatkan, tapi juga bagaimana cara menghadapi trauma terbesar kita dan bagaimana kita tetap sabar dan tabah pada perilaku orang lain.

***********GIVEAWAY TIME***************



Dalam blogtour Cinderella Teeth di blog ini saya punya dua eksemplar novel Cinderella Teeth dari Penerbit Haru untuk dibagikan kepada dua orang yang beruntung.

Syaratnya mudah saja:

1. Peserta memiliki alamat kirim di Indonesia.
2. Follow akun twitter @KendengPanali dan @PenerbitHaru
3. Share giveaway ini dengan hashtag #CinderellaTeeth dan jangan lupa memention kedua akun di atas.
4. Boleh banget kalau mau follow blog ini via GFC ataupun email (nggak wajib tapi saya bakal seneng banget. Hehe~)
5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar dengan menyertakan Nama, Akun twitter dan alamat email.
Pertanyaannya:

Ceritakan pengalaman kalian dengan dokter gigi. Boleh cerita ketakutan atau kesenangan saat bertemu dokter gigi. Cerita yang unik dan menarik akan berkesempatan mendapatkan novel ini.

6. Giveaway dibuka mulai hari ini dan berakhir tanggal 31 Desember 2015 pukul 23.59 WIB.
7. Yang terakhir good luck, ya :)
 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon