Tampilkan postingan dengan label Penerbit Haru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbit Haru. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2016

[Wawancara & Giveaway] You Are My Moon



Diterbitkannya You Are My Moon membawa pertanyaan tersendiri bagi saya. Selain tentunya rasa kagum karena Penerbit Haru berani mengambil langkah menerbitkan novel dari negara-negara yang belum begitu terdengar gaungnya di Indonesia. Nah untung saja kekepoan saya disambut baik oleh Penerbit Haru.
Yuk simak wawancara saya dengan dapur redaksi Haru yang super kece :


Mengapa Rompaeng menjadi penulis pertama yang Penerbit Haru pilih untuk diterbitkan melalui lini Thai-Story?

Di Thailand sendiri penulis ini sudah memiliki nama besar. You Are My Moon sendiri sudah dibuat dramanya. Selain You Are My Moon, novel-novelnya juga sudah banyak yang diadaptasi ke media lain. Ditambah dengan penerbit Thailand yang kooperatif, akhirnya kami memilih menerbitkan You Are My Moon sebagai Thai-story pertama Haru

Mengapa ada angka 2 dalam judul buku ini? Seperti yang tertera di data buku halaman 2, disebutkan judulnya adalah You are My Moon vol. 2.. Apakah novel ini merupakan sebuah sekuel?

Sebenarnya You Are My Moon yang baru diterbitkan ini adalah vol ke 2. Ini dikarenakan adanya kendala dalam penerjemahan. You Are My Moon 1 menceritakan tentang orangtua dari Juntharakan yang pasti tidak kalah seru dari yang sudah terbit ini. Jangan khawatir, kedua novel ini bisa dibaca terpisah. Karena juga sudah banyak yang menantikan Thai-story, maka Haru memutuskan menerbitkan vol. 2 ini terlebih dahulu.

Apa harapan Penerbit Haru dengan diterbitkannya novel ini dan dengan hadirnya lini Thai-Story?

Berharap Haru bisa semakin menjangkau banyak pembaca dan menyebarkan #harusyndrome. Selain itu supaya pembaca Haru lebih mengenal budaya Thailand melalui novel Thai-story.

Naaaah terjawab sudah rasa penasaran saya, semoga pertanyaan tersebut juga mewakili pertanyaan teman-teman, yaa~


********GIVEAWAY********

Sudah membaca hasil wawancara saya? Sudah membaca review saya tentang You Are My Moon?
Sekarang waktunya bagi saya untuk membagikan satu eksemplar novel You Are My Moon dari Penerbit Haru.

Caranya mudah kok:


1. Peserta adalah warga negara Indonesia atau punya alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow akun twitter @PenerbitHaru dan akun twitter saya @KendengPanali

3. Share giveaway ini ke medsos kalian dengan hashtag #YouAreMyMoonGA dan jangan lupa untuk mention akun kami berdua.

4. Boleh banget kalau mau memfollow blog ini via email, G+ atau GFC yang bisa diklik di bagian bawah blog (optional saja ya).

5. Baca dulu review You Are My Moon di sini.

6. Jawab pertanyaan dari saya di kolom komentar di bawah ini disertai Nama | akun twitter | alamat email . Dan pertanyaannya adalah:

You Are My Moon adalah novel yang berasal dari Thailand. Kalian sendiri, apa yang pertama kali terpikir saat mendengar tentang Thailand?

7. Giveaway akan berlangsung selama sepekan, dan akan ditutup tanggal 26 Oktober 2016 pukul 23.59 WIB.
Jika masih ada pertanyaan jangan segan colek saya di twitter, ok?

8. Yang terakhir, good luck ^^

********UPDATE********

Haiii... Sepekan sudah giveaway ini digelar. Dan akhirnya, harus ditutup dan dipilih siapa yang beruntung. Namun sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah mengikuti giveaway You Are My Moon. Kalian keren. Pengetahuan tentang Thailand kalian begitu beragam dan unik. Tentu saja yang unik-unik itu yang akhirnya membekas di pikiran dan di hati, ya kan?

Nah, sekarang saatnya saya umumkan pemenang yang berhasil mendapatkan satu eksemplar You Are My Moon setelah bisik-bisik dengan pihak Penerbit Haru. Yang beruntung adalah.....


Nama: Tania Alena Rista

Twitter: @tanialena_

Selamaaaaat. Sila kirim data diri berupa nama, alamat, dan nomor telepon ke email saya nurinawidiani84(at)gmail(dot)com paling lambat 2 x 24 jam.

Bagi yang belum beruntung jangan bersedih. Akan ada keseruan giveaway lain yang akan hadir di blog ini. Jadi tetap setia bersama Nurina Mengeja Kata ya 😘

[Resensi] You Are My Moon - Rompaeng

Judul buku: You Are My Moon
Penulis: Rompaeng
Penerjemah: Suchada Ung-Ampon, Wisnu Wardhana
Penyunting: K.P. Januswari
Proofreader: Titish A.K.
Design cover: Dedy Andrianto
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: September 2016
Tebal buku: 296 halaman
ISBN: 978-602-7742-81-9



BLURB

Darika

Seorang gadis anak pengurus kuil sederhana. Hidupnya tiba-tiba berubah 180 derajat ketika seorang bangsawan kaya memintanya untuk bekerja sebagai bodyguard-nya. Tugas gadis itu adalah untuk melindungi sang bangsawan dari istri centil sahabatnya.


Juntharapanu

Seorang bangsawan tampan yang masih lajang. Dia mempekerjakan gadis sederhana yang blakblakan dan cerdas itu sebagai sekretaris pribadi sekaligus bodyguard-nya. Tapi, kenapa jantung Juntharapanu selalu berdetak lebih kencang ketika berdekatan dengan gadis itu?


RESENSI

Kehidupan Darika tadinya biasa-biasa saja. Sebagai cucu pengurus kuil yang hanya hidup bersama Kakek dan Ibunya, Darika perlu bekerja keras. Namun semua berubah ketika ia harus menjaga kondo milik sahabatnya. Rupanya ia bertetangga dengan Juntharakan, bangsawan tampan dan kaya raya yang baru saja kembali ke Thailand.
Juntharakan yang frustasi karena harus menghadapi trik Pitchaya, istri saudara sepupunya, meminta bantuan Darika untuk menjadi sekretarisnya. Darika yang cerdas dan blak-blakan dianggapnya mampu membuat Pitchaya mati kutu.
Namun rupanya semakin lama mereka terlibat bersama, semakin dalam perasaan mereka terhadap satu sama lain. Hanya saja ada Viwat di antara mereka. Kedekatan Darika dan Viwat membuat Juntharakan berniat mundur. Sementara Darika sendiri merasa tak berani mengharapkan pria sesempurna Juntharakan.
Akankah mereka berhasil menyingkirkan Pitchaya? Dan bisakah mereka jujur pada perasaan masing-masing?

--------------

Ini adalah pertama kalinya saya membaca Thai-lit, senang rasanya karena Penerbit Haru menghadirkan pengalaman baru bagi saya sehingga bisa menikmati bacaan dari penulis-penulis Asia.
Pada awalnya, tentu saya bingung dengan istilah-istilah sapaan yang asing bagi saya. Tapi jangan khawatir, ada catatan kaki yang akan memberi penjelasan bukan saja tentang sapaan, budaya tapi juga tempat-tempat yang menarik. Sungguh menjadi ilmu baru bagi saya.

You Are My Moon merupakan novel comedy-romance yang sedikit konyol. Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karakternya memang berlebihan khas komedi, dan jujur tadinya saya merasa terganggu. Hanya saja lama-lama saya mulai menikmati kelebay-an kisah ini. Mungkin itu sebabnya novel ini diadaptasi menjadi drama Thailand, karena kegokilan dan kelebay-annya.
Namun tetap saja awalnya saya nggak sreg dengan novel ini, karena saya paling nggak suka disetir oleh penulis melalui narasinya. Dan beberapa kali Rompaeng memang melakukannya.

"Apa? Apa kau mengomeli Chaya?" Wanita yang menganggap dirinya sangat cantik itu cemberut. (hlm. 20)

Saya lebih suka menangkap kesan itu dari hasil membaca dan menyimpulkan sendiri, bukannya diarahkan. Tapi memang seperti itulah gaya bertutur Rompaeng dan mungkin di situlah kelucuannya.

Konflik kisah ini sangat menarik. Bukan hanya kisah cinderella dan pangeran yang biasa saja. Karena karakter Darika begitu menarik, lucu, berani dan blak-blakan. Tipe heroine favorit saya. Setiap kali Darika meng-KO Pitchaya dengan mulutnya yang lihai, saya bersorak dalam hati. Reaksi Pitchaya yang disindir dan dibantai oleh Darika pastilah layak ditunggu.
Sementara Juntharakan, meski saya nggak suka kesempurnaannya yang klise (sangat tampan, kaya, baik), tapi dia bisa lucu menggemaskan juga.
Bagi saya yang menarik justru adalah kehadiran ibu Juntharakan dan Pitchaya. Merekalah yang justru membuat kisah ini makin seru. Karakter mereka begitu kuat dan menjadikan kisah ini makin seru. Pitchaya yang begitu gigih ingin mendapatkan Juntharakan, dan ibu Juntharakan yang cerdas dan kocak yang berusaha menjauhkan Juntharakan dari Pitchaya.

Banyak tokoh yang muncul dalam novel ini. Saking banyaknya saya sampai kesusahan mengingat siapa dan apa perannya. Itu karena saya orang yang susah mengingat nama. Namun karena mereka begitu lucu, saya menganggap nggak masalah untuk berusaha mengingat-ingat siapa mereka.

Kalau ditanya tentang adegan favorit, banyak adegan favorit saya dalam novel ini. Semua begitu kocak secara alami, terutama yang melibatkan ibu Juntharakan. Saya suka di bagian si ibu memata-matai Juntharakan, Darika dan Viwat yang akhirnya tetap saja ketahuan. Hahaha..
Sementara untuk dialog favorit saya suka dengan ucapan Praguydao, ibu Juntharakan:

"Kau tidak bisa bersikap seperti ini terus kalau berhubungan dengan cinta. Kenapa kau tidak tanya saja pada Viwat untuk memastikan? Aku tidak pernah mengajarimu untuk menjadi seorang pengecut. Jika kau sangat menyukai Darika, bahkan meskipun ada sejuta Viwat, setidaknya kau bisa berusaha?" (hlm. 229)

Aaaah suka banget dengan kalimat itu. Memang kan, kalau yang namanya suka ya suka aja. Mengapa harus dipendam, mengapa harus disembunyikan hanya karena takut terluka? Apa pun hasilnya, bukankah lebih lega kalau kita sudah berusaha? Saya sih setuju banget dengan ibu Juntharakan.

Penerjemahannya bagus dan rapi. Nggak begitu kaku dan terasa luwes. Terutama di bagian dialog yang terasa sangat mengalir. Namun secara keseluruhan You Are My Moon mudah dinikmati.
You Are My Moon menjadi novel yang ringan, manis dan kocak. Bukan jenis novel menye-menye dan cheesy. Tapi ada kekuatan dan tekad kuat dalam kisah ini. Sungguh jadi pengalaman yang menarik membaca novel dari negeri Thailand ini.

Ikuti terus blog Nurina Mengeja Kata yaa.. Karena bakal ada satu eksemplar You Are My Moon yang saya bagikan gratis. Seusai postingan ini akan ada wawancara saya dengan dapur Penerbit Haru dan tentunya giveaway YAMM. So stay tune, gaeess 😉


Minggu, 25 September 2016

[Resensi] Her Sunny Side - Koshigaya Isamu

Judul: Her Sunny Side
Judul asli: Hidamari no Kanojo
Penulis: Koshigaya Isamu
Penerjemah: Faira Ammadea
Penyunting: NyiBlo
Cover: Dedy Andrianto
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: Maret 2013
Tebal buku: 224 halaman
ISBN: 978-602-7742-12-3




BLURB

“Apakah kau sendiri juga menganggap bertemu denganku adalah takdir?”

Setelah sepuluh tahun, aku bertemu kembali dengan teman masa kecilku.
Berbeda dengan dirinya dulu yang dijuluki ‘Anak Paling Bodoh Di Sekolah’ dan sering ditindas, kini ia bertransformasi menjadi seorang gadis jelita yang serba bisa, sekaligus sukses dalam pekerjaan.

Tetapi, ternyata gadis itu menyimpan sebuah rahasia masa lalu yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Perlahan tapi pasti, sedikit demi sedikit rahasia itu terbongkar.
Apakah aku bisa menerima rahasia itu apa adanya?
Apakah kisah cinta kami bisa berakhir bahagia?

Selalu ada kegetiran yang mengiringi sebuah kebahagiaan saat kita menyukai seseorang. Novel ini menggabungkan keduanya dengan manis.


RESENSI

Tanpa sengaja Kosuke Okuda bertemu lagi dengan Mao Watarai sebagai sesama pegawai junior. Mao yang dulu di SMP terkenal amat bodoh ternyata telah berubah. Gadis itu bahkan menyelamatkan Kosuke dari kesalahan laporan yang dibuatnya. Kini sebagai seorang pria, Kosuke menyadari ketertarikannya pada Mao dan tak ragu lagi menunjukkannya. Baginya, Mao tetaplah sepolos dan angin-anginan seperti sepuluh tahun lalu ketika mereka masih sama-sama duduk di bangku SMP dan menjadi dua orang yang paling sering dibully.
Sayangnya hubungan Kosuke dan Mao mendapat tentangan dari orangtua Mao. Bukan karena Mao anak angkat, tapi karena menurut mereka, Mao menderita retrograde amnesia. Mereka takut Mao hanya akan menyusahkan Kosuke. Merasa mampu menghadapi segala kerumitan hidup, Kosuke dan Mao tetap bersikukuh melanjutkan hubungan mereka. Bahkan mereka memilih kawin lari. Akankah Kosuke dan Mao bertahan sampai akhir? Dan bagaimanakah akhir dari kisah cinta mereka?

-------------------------

Sudah lama saya ngebet pengen baca Her Sunny Side, apalagi karena sudah muncul dorama yang diadaptasi dari novel ini. Berdasarkan pengalaman saya dengan dorama yang diangkat dari manga, yang beberapa di antaranya lumayan melenceng dari cerita aslinya, saya pun memilih membaca dulu daripada menonton. Oke, matsujun bisa menunggu sementara saya menyelesaikan membaca novel ini lebih dulu.

Her Sunny Side merupakan novel terjemahan dari Hidamari No Kanojo, sebuah novel karya Koshigaya Isamu. Saya merasa geli juga karena sebagai novel terjemahan, Penerbit Haru memilih membuat judul terjemahan dengan bahasa Inggris alih-alih menggunakan judul dengan bahasa Indonesia seperti novel terjemahan pada umumnya. Meski nggak bisa dipungkiri kalau judulnya memang terdengar catchy dan manis, apalagi dengan covernya yang berkesan lembut dan cantik. Seolah menjanjikan sebuah kisah romance yang super manis.
Seperti kebanyakan J-Lit, Her Sunny Side dituturkan dengan gaya yang berkesan kurang luwes dan garing. Khas Jepang banget. Bahkan obrolan antara Kosuke dan Mao saat bercanda pun terasa kering. Namun di situlah letak keunikan J-Lit. Dan lagi dialog yang kaku itu diimbangi dengan narasi dan deskripsi yang apik dan mendetail oleh Koshigaya Isamu. Membuat latar tempat dan suasananya mudah terbentuk dalam pikiran saya.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama dari sisi Kosuke Okuda. Alurnya maju-mundur dan mengalir dengan tempo yang sangat cepat, namun nggak membingungkan. Setidaknya bagi saya. Saya menikmati membaca kisah ini terutama karena kesan misterius yang ditampilkan oleh Mao. Jadi meski beberapa adegan memang terasa membosankan namun ternyata terselip petunjuk-petunjuk yang sebenarnya jika dengan cermat saya satukan dan saya rangkai, saya nggak akan syok banget dengan twist endingnya. Sumpah saya masih terbengong-bengong sampai sekarang. Yah, saya lumayan sering menemukan hal tersebut di dalam manga, tapi menemukannya di dalam barulah kali ini. Sungguh ini membuat kisah antara Kosuke dan Mao semakin manis. Huhuuu....

Penggambaran karakter novel ini sangat kuat. Saya suka dengan kekonsistenan Mao dalam sifat angin-anginannya. Bikin ngakak juga saat ia merubah rencana tiba-tiba dan membuat Kosuke gondok-gondok sayang. Lagipula kalau dipikir-pikir lagi, sifat dan kebiasaan Mao pun sebenarnya sudah jadi petunjuk. Kosuke semasa SMP itu khas karakter cowok dalam manga banget, dan ketika dewasa, meski kikuk tapi menggemaskan. Interaksi mereka berdua lumayan manis dan romantis dengan gaya mereka sendiri. Saya anggap chemistry mereka begitu asyik dan cukup kuat.

Novel ini selain mengisahkan tentang dua sejoli yang akhirnya bertemu lagi setelah sepuluh tahun, juga mengangkat tentang retragade amnesia. Orangtua Mao meyakini Mao menderita retragade amnesia, karena Mao kehilangan ingatan akan masa kecilnya. Sangat menarik dan membuat saya menanti-nanti apa akibatnya pada hubungan Kosuke dan Mao, dan ternyata.... saya dibawa pada ending yang mencengangkan. Wkwk~

Overall, Her Sunny Side merupakan kisah cinta yang menarik. Tentang cinta yang bertahan selama bertahun-tahun, tentang semangat untuk nggak menyerah dan berjuang melawan kelemahan diri sendiri. Banyak hal tentang budaya Jepang yang muncul dalam novel ini, dan tentunya sangat menarik untuk diikuti. Jika kalian suka dengan gaya bertutur novel Jepang, dengan sedikit nuansa manga, saya jamin kalian akan menyukai novel ini. Dan akhirnya, saya bisa bersiap menonton dorama Hidamari no Kanojo dan menikmati bagaimana Matsujun memerankan Kosuke :))

Rabu, 13 April 2016

[Blogtour: Review + Giveaway] Cat and Dog 1 - Park Hee Jung


Judul buku: Cat and Dog 1
A web comic by: Park Hee Jung
Penerjemah: Silvanissa
Penyunting: Novianita
Proofreader: Selsa Chintya
Layout: Valencia Brigitta
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: Februari 2016
Tebal buku: 196 halaman
ISBN: 978-602-7742-74-1



BLURB

Joo Yeong Woo

Meski hanya bertemu sekali saat masih balita, perlahan aku mulai jatuh cinta pada Mo Seul Woo, tunanganku yang tampan dan juga seorang artis. Akhirnya, hari pernikahanku tiba!

Mo Seul Woo

Aku cuma bertemu dengannya sekali sepuluh tahun yang lalu saat dia masih bayi, dan cewek itu buang air besar di depanku. Aku tidak akan pernah menikahinya.

RESENSI

Sudah tiba waktunya bagi Joo Yeong Woo untuk menikah. Perjodohan yang telah lama disepakati akhirnya akan diwujudkan. Meskipun Yeong Woo baru sekali dipertemukan dengan Mo Seul Woo, tapi rasa cintanya perlahan-lahan mulai tertanam seiring dengan tiap lembar foto Seul Woo yang diterimanya.
Sementara Mo Seul Woo sudah sebal sejak pertemuannya yang pertama dengan Yeong Woo. Seul Woo yang kini berprofesi sebagai artis punya masalahnya sendiri dengan sang mantan kekasih, Ha Yoon. Banyak isu yang beredar berkaitan dengan hubungan mereka yang putus-sambung. Publik menganggap Seul Woo lah yang bergantung pada Ha Yoon.
Di hari pernikahannya, Yeong Woo menanti Seul Woo tanpa lelah. Ia tetap berdiri menunggu Seul Woo hingga berjam-jam. Ketika akhirnya Seul Woo datang dan menjemput Yeung Woo tiba-tiba saja di tengah perjalanan mereka... Ha Yoon berulah.
Akankah Seul Woo meninggalkan Yeong Woo dan mendatangi Ha Yoon? Kesulitan apa yang diterima Seul Woo karena ulah Ha Yoon?

------------

Cat and Dog adalah webtoon yang populer banget di Korea, dan rupanya Penerbit Haru dengan sangat berbaik hati mewujudkan Cat and Dog dalam sebuah K-Toon sehingga bisa disentuh dan dielus-elus. Hihihii...
Sebegitu populernya Cat and Dog sehingga stasiun MBC pun telah melamar webtoon ini untuk diadaptasi ke dalam... K-drama! Uwaaa...

Awalnya ketika melihat cover dan membaca permulaan cerita, saya jadi teringat pada manhwa Goong. Kisah perjodohan dengan cowok sok cool gitu kan, mirip-mirip yaa ^^
Tapi Cat and Dog tetap punya warna tersendiri, dong. Ada saat saya dibikin terkikik geli karena kekocakan Yeong Woo, terharu akan ketetapan hati Yeong Woo, ada rasa penasaran terhadap tokoh-tokoh misterius yang muncul dan juga terpesona pada ekspresi Mo Seul Woo yang dingin dan datar.
Artworknya keren banget. Saya terutama suka detail di mata para tokohnya, ekspresif dan punya ciri khas. Tapi yang saya suka sih mata Song Jaemin, sahabat Seul Woo, sendu tapi juga misterius.
Penempatan balon juga pas, rapi, dan nggak membingungkan. Kalimat-kalimatnya sederhana dan mudah ditangkap maknanya. Pewarnaannya nggak terlalu tajam jadi berkesan lebih manis.
Penerjemahannya bagus, bahkan cukup mendetail sehingga keseluruhan cerita gampang dipahami.

Di buku pertama ini sifatnya masih pembukaan, pengenalan para tokoh dan saya rasa konstruksi ceritanya cukup bagus. Konflik di akhir buku ini juga lumayan nendang dan bikin penasaran akan kelanjutannya. Kocak, seru dan penasaran teraduk jadi satu saat baca Cat and Dog volume satu ini.
Hanya saja entah kesalahan penerjemahan atau ketidaklogisan dari penulis tentang tahun kejadian dan usia. Jika pertemuan mereka terjadi sepuluh tahun lalu dan bila ketika itu Yeong Woo masih bayi... berarti seharusnya Yeong Woo baru berusia 10-11 tahun, kan ya? Tapi di dalam cerita disebutkan Yeong Woo sudah 19 tahun.

So... buat kalian yang suka kisah percintaan khas Korea, K-Toon ini boleh banget dicoba. Dijamin langsung nagih. Apalagi karena bakal dibuat dramanya, membaca buku ini saya sarankan jadi kewajiban. Hmm~ kira-kira siapa ya yang cocok jadi Joo Yeong Woo dan Mo Seul Woo? ;)


+++++++++GIVEAWAY TIME+++++++++


Sudah baca review Cat and Dog volume 1 di atas? Sudah merasa penasaran? Sudah merasa pengin baca K-Toon ini?
Kalau sudah... saya punya satu eksemplar K-Toon Cat and Dog #1 ini buat satu pemenang yang beruntung, lho. Mau??

Caranya gampang:

1. Peserta adalah warga negara Indonesia dan punya alamat kirim di Indonesia.

2. Klik "suka"/"like" fanpage Penerbit Haru

3. Share post/status di facebook saya ini ke timeline kalian (twitter/facebook) dengan hashtag #CatAndDogBlogtour dan jangan lupa mention @PenerbitHaru dan @KendengPanali (via twitter) atau tag Penerbit Haru dan Nurina KendengPanali (via facebook)

4. Jawab pertanyaan berikut:

Menurut kalian siapa yang cocok menjadi pemeran Joo Yeong Woo dan Mo Seul Woo untuk drama Cat and Dog?

Tulis jawaban di kolom komentar status facebook saya ini atau juga boleh di kolom komentar blog ini. Jika menjawab di blog, jangan lupa sertakan nama dan akun facebook kalian supaya saya bisa melacak share dan like kalian.

5. Giveaway akan berlangsung selama sepekan dan ditutup tanggal 19 April 2016 pukul 23.59 WIB. Pemenang akan diumumkan setelah rangkaian blogtour berakhir.

6. Yang terakhir.. good luck ya ;)

Minggu, 21 Februari 2016

[Resensi: SeoulMate - Lia Indra Andriana] Kisah Cinta Antara Mate dan Soul


Judul buku: SeoulMate
Penulis: Lia Indra Adriana
Penyunting: O Lydia Panduwinata
Desain dan ilustrasi cover: Tom Kuu
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: September 2011 (cetakan ketiga)
Tebal buku: 300 halaman
ISBN: 978-602-98325-0-1



BLURB


Ketika kenyataan menentangmu untuk terus berharap

Sebuah harapan untuk bertemu kembali dengan seorang pria telah memaksa Kim Sun menggunakan kemampuannya berkomunikasi dengan hantu. Ia memutuskan menjadi mate dan bergabung dalam sebuah organisasi 'penyalur hantu' bernama SeoulMate yang menerima proposal permintaan bantuan dari manusia. Sebagai mate, ia bertugas menjaga serta membantu soul atau hantu yang bergabung dalam SeoulMate untuk melaksanakan proposal dari para klien SeoulMate.

Tak disangka, Sun ditugaskan menjaga soul yang amnesia! Hantu baru ini sama sekali tidak mengingat kehidupan manusianya dan terus mendesak Sun untuk membantu menemukan asal-usulnya. Sun tidak habis pikir bagaimana dia dan Jang—nama yang dia berikan untuk soul-nya—dapat menyelesaikan proposal klien jika mereka selalu bertengkar.

Namun, semuanya berjalan di luar dugaan. Tanpa disadari, sengatan-sengatan perasaan aneh yang disebut cinta itu mulai tumbuh antara Sun dan Jang.

Pada saat yang hampir bersamaan, sebuah kenyataan menghadapkan Jang kepada pilihan, antara tetap menjadi soul yang menjalin cinta abnormal dengan Sun atau menuju tempat yang wajar bagi para hantu dan menghilang dari kehidupan gadisnya....


RESENSI

Kim Sun adalah seorang gadis yang bergabung sebagai guide di Traveliyagi, sebuah organisasi yang meberikan jasa pemandu gratis kepada turis asing yang datang ke Seoul. Saat sedang memandu sebuah keluarga dari Indonesia berkeliling Insadong, lagi-lagi Sun merasakan sensasi unik itu. Pandangannya pun tertuju pada sebuah rumah teh bernama Flying Me Tea House, dan menemukan hantu cantik ber-hanbok yang balik menatap Sun. Bukan itu saja, Sun juga melihat pemuda itu lagi, Si Won, yang beberapa hari belakangan ini begitu gigih mengikuti Sun untuk merekrut Sun sebagai mate.
Si Won terus membujuk Sun agar mau bergabung dengan SeoulMate, sebuah kelompok yang mem-partner-kan manusia dan hantu untuk mrnjalankan misi tertentu. Semula Sun menolak, namun ketika Si Won menyebut nama Dong, pria yang terus Sun cari selama empat tahun ini, Sun akhirnya setuju.
Sun pun datang ke hanok yang dijadikan markas SeoulMate dan dipertemukan dengan hantu yang akan jadi partnernya. Hantu yang masih berupa hantu cair karena belum lama meninggal. Hantu itu lupa akan kehidupannya sebelumnya dan menuntut Sun untuk mencari tahu siapa dirinya. Hantu itu menamai dirinya sendiri Jang, sesuai dengan nama artis Korea yang dilihatnya di majalah.
Sun dan Jang pun menunaikan misi mereka satu demi satu. Mulai dari menakut-nakuti kambing agar mau melahirkan hingga mengusir hantu wanita ber-hanbok di rumah teh yang dulu dilihat Sun. Lama-lama benih perasaan di antara mereka mulai tumbuh. Tepat saat jati diri Jang terungkap. Tepat saat Dong muncul di hadapan Sun.
Akankah mereka mempertahankan cinta yang mustahil ini? Ataukah Sun malah akan merelakan Jang pergi?

-------------

Novel ini mengendap cukup lama di timbunan karena saya belum menemukan buku keduanya. Jujur saya malas digantung oleh buku pertama dan harus mencari jawabannya di buku kedua ataupun buku ketiganya. Tapi saat seorang teman memberi jaminan bahwa novel ini nggak akan menggantung, saya pun berniat membacanya.

SeoulMate menyajikan cerita yang menarik, tentang hantu tapi nggak menakutkan. Hantu yang justru berpartner dengan manusia untuk mengerjakan tugas sesuai proposal yang telah masuk. Hantu-hantunya cantik dan ganteng.
Konstruksi cerita fiktifnya menarik dan detail. Bagaimana cara kerja SeoulMate, kemampuan seperti apa yang dimiliki soul, bagaimana proposal bisa masuk dan ditangani, semuanya dibangun hingga terasa masuk akal. Hanya saja untuk latihan yang sering disebut dalam novel ini, latihan antara mate dan soul kurang dideskripsikan.

Menggunakan POV orang ketiga, plotnya begitu rapi. Alurnya maju dan mengalir membawa saya hanyut dengan kekonyolan misi Sun dan Jang. Porsi romantisnya memang sedikit tapi hubungan mereka masih terasa manis.

Karakter Sun cukup menjengkelkan bagi saya,  Sun gampang marah-marah dan egois. Bahkan terhadap orang yang baru ia temui, ia berani bicara sinis. Nyebelin.
Sementara Jang tadinya saya kira bakal jadi karakter yang cool tapi justru malah cerewet. Mirip perempuan. Tapi di endingnya Jang bisa bikin saya klepek-klepek sih.
Hubungan antar tokohnya terasa cair, walaupun Sun selalu marah-marah sama semua orang. Tapi asyik juga mengikuti perkembagan hubungan Jang dan Sun. Chemistry-nya lumayan asyik.

Ada banyak bahasa Korea yang umum digunakan sehari-hari dalam novel ini, lengkap dengan catatan kaki. Settingnya juga dideskripsikan dengan indah.

Secara keseluruhan, SeoulMate memberi saya kisah yang lucu dan manis, khas drama korea. Bagi kalian penyuka novel-novel bersetting Korea Selatan dan ingin membaca kisah yang unik, kalian bisa banget baca novel ini. Saya juga sudah nggak sabar pengin baca buku keduanya.

Jumat, 18 Desember 2015

[Blogtour: Review + Giveaway] Cinderella Teeth - Sakaki Tsukasa


Judul buku: Cinderella Teeth
Penulis: Sakaki Tsukasa
Penerjemah: Nurul Maulidia
Penyunting: Nyi Blo
Proofreader: Dini Novita Sari
Design Cover: Bambang 'Bambi' Gunawan
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: Oktober 2015
Tebal buku: 272 halaman
ISBN: 978-602-7742-63-5



BLURB

Saki ditipu oleh ibunya sendiri hingga gadis itu harus bekerja di sebuah klinik dokter gigi.
Padahal, ia benci dokter gigi!

Namun, musim panas itu akan menjadi musim panas yang berarti bagi Saki.
Pasien-pasien yang berkunjung ke klinik tersebut ternyata memiliki rahasia-rahasia unik. Belum lagi, seorang pemuda di klinik tersebut mulai menarik perhatian Saki.

Dapatkah Saki menghadapi phobia-nya, pasien-pasien, dan cinta yang datang bersamaan dalam satu musim panas?

REVIEW

Saki benci dokter gigi. Pengalamannya di masa kecil yang harus berurusan dengan dokter gigi yang tidak ramah sehingga ia kesakitan saat diperiksa membuatnya trauma. Itu sebabnya ia tak mau berurusan dengan klinik dan dokter gigi.
Hingga tiba waktunya libur musim panas dan Saki harus bekerja paruh waktu untuk mengisi liburan. Ibu Saki menyarankan Saki untuk menjadi resepsionis di tempat seorang kenalan. Saki setuju. Tapi betapa kagetnya Saki saat tempat kerja paruh waktunya adalah Shinagawa Dental Clinic, tempat pamannya yang dokter gigi bekerja. Tak bisa kabur, Saki pun pasrah bekerja sebagai resepsionis di tempat itu.
Di sana Saki bukan hanya bekerja bersama dokter gigi tapi juga perawat gigi, tekniker gigi dan seorang pegawai administrasi klinik. Bersama mereka, Saki berusaha memenuhi kepuasan pelanggan yang datang untuk merawat gigi.
Bermacam tipe pelanggan dijumpai Saki. Bukan hanya tipe yang kelewat ramah tapi juga tipe pemarah, tipe arogan dan tipe suka terlambat. Selain mendapat tugas untuk mewawancarai gaya hidup para pelanggan , Saki juga mendapat tantangan dari Yotsuya, si ahli tekniker gigi, untuk menganalisis setiap pelanggan yang datang.
Akankah trauma Saki sembuh? Dan bagaimana dengan cinta yang sering datang di musim panas? Bisakah Saki menghadapi para pelanggan dengan baik sambil merasakan debar-debar cinta?

-----------

Saat membaca judulnya pertama kali, saya merasa heran. Cinderella Teeth ini apa maksudnya ada gigi Saki yang tanggal lalu ditemu seorang pangeran dan sang pangeran mencari gigi siapa yang cocok dengan gigi temuannya? Ahahahaaa nggak mungkiiiiiin ya, kan?

Membaca novel ini momennya pas sekali. Pas karena saya pun sedang sakit gigi. Dan seperti Saki, saya benci dokter gigi. Dokter gigi yang saya temui saat kecil sinisnya minta ampun dan menceramahi saya dengan galak. Huhuuu~
Itu sebabnya saya merasa nyambung dengan cerita Cinderella Teeth ini.

Novel ini terasa menarik karena sangat 'berisi'. Banyak pengetahuan tentang gigi yang bisa kita dapatkan. Dan yang lebih seru adalah pertunjukan analisis *tsaah macem Detektif Conan aja* yang ditunjukkan Yotsuya. Ternyata masalah dengan gigi pun bisa menjadi penyebab orang memiliki sifat tertentu.

Diceritakan dari sudut pandang Saki sebagai orang pertama, cerita mengalir maju dan enak dinikmati. Penulis banyak memberi detail yang rapi di dalam novel ini.

Saya suka dengan karakter Saki yang agak-agak telmi. Tapi bisa dibilang Saki ini cewek yang pantang menyerah dan semangat juangnya tinggi. Khas karakter orang Jepang gitu. Dan senang rasanya melihat perkembangan karakter Saki dari yang tadinya pasif jadi lebih berani lagi.
Yotsuya merupakan cowok kalem dan susah bersosialisasi, tapi menjadi pengamat yang teliti. Takjub banget ketika Yotsuya tiba-tiba memberi petunjuk untuk membentuk analisis.
Karakter tokoh dalam novel ini memang banyak, tapi semua berbeda dan unik-unik. Pastinya asyik kalau ada klinik gigi yang berisi karyawan seperti karyawan di Shinagawa Dental Clinic ini.

Kavernya lucu banget. Saya memang selalu suka dengan kaver dari Bambi karena pasti unyu dan menarik.
Terjemahan novel ini juga bagus, nggak terlalu kaku tapi tetap mencerminkan kesopanan orang-orang Jepang dalam berbicara.

Saya rekomendasikan novel J-lit ini karena bukan hanya romansa saja yang akan pembaca dapatkan, tapi juga bagaimana cara menghadapi trauma terbesar kita dan bagaimana kita tetap sabar dan tabah pada perilaku orang lain.

***********GIVEAWAY TIME***************



Dalam blogtour Cinderella Teeth di blog ini saya punya dua eksemplar novel Cinderella Teeth dari Penerbit Haru untuk dibagikan kepada dua orang yang beruntung.

Syaratnya mudah saja:

1. Peserta memiliki alamat kirim di Indonesia.
2. Follow akun twitter @KendengPanali dan @PenerbitHaru
3. Share giveaway ini dengan hashtag #CinderellaTeeth dan jangan lupa memention kedua akun di atas.
4. Boleh banget kalau mau follow blog ini via GFC ataupun email (nggak wajib tapi saya bakal seneng banget. Hehe~)
5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar dengan menyertakan Nama, Akun twitter dan alamat email.
Pertanyaannya:

Ceritakan pengalaman kalian dengan dokter gigi. Boleh cerita ketakutan atau kesenangan saat bertemu dokter gigi. Cerita yang unik dan menarik akan berkesempatan mendapatkan novel ini.

6. Giveaway dibuka mulai hari ini dan berakhir tanggal 31 Desember 2015 pukul 23.59 WIB.
7. Yang terakhir good luck, ya :)

Senin, 31 Agustus 2015

[Resensi: So I Married The Anti-fan - Kim Eun Jeong] Sang Anti-fan yang Hidup Bersama Artis Idola


Judul buku: So I Married The Anti-fan
Penulis: Kim Eun Jong
Penerjemah: Putu Pramania Adnyana
Penyunting: Nyi Blo
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun terbit: Maret 2012 (cetakan pertama)
Tebal buku: 540 halaman
ISBN: 978-602-98325-4-9




BLURB

Sekarang bukan lagi Chick Lit, tetapi Loser Lit!
Mimpi menjadi kenyataan. Tinggal bersama dengan selebriti terkenal di Korea. Akan tetapi... Aku ini anti-fannya!

Selebriti H Tampil Bersama Anti-fannya, L, Dalam Acara Real Variety!

Top star Korea yang terkenal dengan karisma lembutnya akan tampil bersama dengan anti-fanny, L, dalam acara real variety, yang menampilkan kisah mereka beraktivitas bersama selama 24 jam.
H: Anti-fan itu juga harus dijaga dengan baik. Aku ini cukup gentle kan? Hahaha!
L: Sebagai anti-fannya, aku akan menunjukkan sifat aslinya. Aku janji!

Fan-fan H menolak rencana ini karena dianggap sama saja mengumpankan bayi angsa yang lugu kepada induk itik yang buruk rupa. Dan apabila L sedikit saja melukai H, mereka siap melakukan teror apa pun.
-Harian Paparazi-


RESENSI

Geun Yong sang wartawati yang selalu mendapat pekerjaan yang tidak menyenangkan kali ini disuruh meliput acara pembukaan sebuah Klub milik rapper JJ. Di sanalah Geun Yong melihat Hu Joon untuk pertama kalinya. Geun Yong yang hendak ke toilet melihat Hu Joon membentak seorang gadis dan mendorong gadis itu sampai jatuh. Dan sialnya, Geun Yong yang mabuk, menumpahkan isi perutnya dua kali. Yang pertama di atas sepatu putih bersih Hu Joon dan yang kedua di dekat mobil Hu Joon! Hu Joon marah besar dan Geun Yong membalasnya dengan menyebut Hu Joon pria yang suka bertindak kasar pada wanita, dan bahwa ia melihat apa yang dilakukan Hu Joon terhadap gadis di luar toilet tadi.
Keesokan paginya, Geun Yong dipecat dari majalah tempatnya bekerja karena Geun Yong dianggap membuat masalah dengan Hu Joon, padahal majalah itu akan meliput dokumenter tentang Hu Joon. Dan perang pun dimulai. Geun Yong yang tidak terima dipecat dan menganggap Hu Joonlah yang mempengaruhi atasan Geun Yong agar memecat Geun Yong karena takut aibnya terbongkar, melakukan segala cara agar masyarakat tahu ia telah dirugikan oleh Hu Joon dan berniat mengungkap seperti apa Hu Joon sebenarnya. Tapi yang didapat Geun Yong justru malah keroyokan dan cacian dari para fan Hu Joon. Ia pun dianggap sebagai anti-fan terbesar Hu Joon.
Hidup tanpa pekerjaan, tanpa rumah dan memiliki tagihan utang membuat Geun Yong kelimpungan. Saat itulah datang tawaran dari Program Director Han Myung Soo untuk membuat acara variety show di mana Geun Yong akan tinggal bersama Hu Joon dan berperan sebagai manajer Hu Joon. Geun Yong dan Hu Joon menerima tawaran itu dengan tujuan masing-masing: Geun Yong ingin merobek topeng kepalsuan yang dikenakan Hu Joon dan mengungkap bagaimana pria itu sebenarnya sementara Hu Joon yang terlanjur mengatakan dalam wawancara bahwa ia ingin menjaga anti-fannya pun tak bisa mengelak.
Apakah Geun Yong berhasil mengungkap sifat asli Hu Joon? Apakah Geun Yong akan menyebarkan gosip saat ia berhasil mengetahui In Hyong, gadis yang ia lihat dibentak Hu Joon di toilet dulu ternyata adalah cinta pertama Hu Joon? Apa yang akan Geun Yong perbuat saat menyadari ada masalah besar antara In Hyong, Hu Joon dan JJ?

-----------

Novel So I Married The Anti-fan ini sangat menarik. Temanya adalah tema favorit saya. Saya memang penyuka novel roman yang tokoh-tokohnya saling benci lebih dulu. Lebih seru karena konfrontasi dan pertengkaran mereka. ^^
Menggunakan POV orang ketiga, ceritanya mengalir maju dengan plot yang serupa drama Korea. Saya serasa terhanyut dalam kesialan-kesialan yang dihadapi Geun Yong, tapi juga merasakan kekuatan Geun Yong untuk bangkit lagi. Gaya tutur novel ini khas komedi romantis ala-ala drama Korea. Ada bagian lucu yang bikin ngakak ada bagian haru-biru yang bikin mewek, dan ada bagian romantis yang bikin meleleh.

Karakter tokoh novel ini sangat kuat dan konsisten. Geun Yong adalah wanita yang banyak omong dan banyak protes. Kadang masalah timbul karena ia terlalu besar mulut, kesal juga melihatnya. Tapi Geun Yong cukup tangguh. Ketegaran dan keberaniannya dibungkus kekonyolan yang lucu. Pantas kalau Hu Joon nyaman bersamanya, sehingga karakter asli Hu Joon lebih keluar saat bersama Geun Yong.
Saya suka chemistry mereka yang muncul sedikit demi sedikit dan menguat di akhir cerita. Pertengkaran-pertengkaran berbalut sinisme yang anehnya membuat mereka lepas menjadi diri mereka sendiri.
Saya juga suka karakter Ji Hyang, si manajer super. Rasanya hangat dan tenang kalau Ji Hyang muncul, padahal beban pekerjaannya kan ribet banget.

Penerjemahannya bagus dengan catatan kaki untuk memberi penjelasan akan kata-kata yang mungkin asing bagi pembaca yang jarang mengikuti K-drama ataupun K-lit.

Novel ini sedikit banyak mengisahkan kerasnya hidup sebagai idola di Korea. Ibarat bersin saja bisa jadi berita. Namun ada juga kegigihan dalam novel ini, bahwa sedalam apa pun kita ditenggelamkan orang lain kita pasti bisa bangkit ke permukaan bukan hanya dengan kekuatan tapi juga ketabahan.


TEBAR-TEBAR QUOTE

"Rasanya aku ingin segera menghapus berita-berita di layar itu dengan penghapus." (hal. 54)

"Tapi kalau anti-fan itu adalah orang yang mengetahui sifat asli seseorang, mengkritiknya, dan berusaha melepaskan 'topeng' yang selama ini menutupi sifat aslinya itu, maka bisa dikatakan juga bahwa saya ini adalah anti-fannya." (hal. 62)

Jadilah dewa bila ingin terlihat di mata orang lain. Karena di tengah sengitnya persaingan dunia selebriti ini, toleransi dan keramahan bisa menjadi racun bagi diri sendiri. (hal. 86)

"Awalnya mungkin sangat susah untuk berbaik hati pada orang yang kelihatannya brengsek, tapi lama-kelamaan kau akan simpati padanya." (hal. 127)

"Satu hal yang ingin kukatakan, bola yang semakin kencang jatuh di tanah adalah yang paling tinggi memantulnya." (hal. 231)

"Kau tahu apa yang harus kita lakukan jika kita tenggelam tapi tidak mati? Pertama, buang napasmu, lalu letakkan tanganmu di dada. Setelah itu, kau akan turun ke dasar tanah. Ketika itu, tendang kuat-kuat dasar tanahnya. Kau akan naik ke atas dan tidak akan mati. Itu pilihanmu, apakah kau mau berusaha sampai napasmu habis dan mati, atau kau mau menunggu sebentar ke dasar tanah dan akhirnya naik ke atas. Aku pilih yang selamat pada akhirnya." (hal. 245)

"Kalau kau begitu mencintainya, kau harusnya pergi mencarinya. Kenapa hanya memandangnya dengan penuh kesakitan?" (hal. 256)

"Di duniamu ini, meskipun kau hidup di jalan yang benar, tapi kalau publik berkata 'tidak' ya berarti 'tidak'." (hal. 384)



Minggu, 21 Juni 2015

[Resensi: Ojou! by Andry Setiawan] Cinta Putri Seorang Gangster


Judul buku : Ojou!
Penulis : Andry Setiawan
Penyunting : NyiBlo
Desain cover : Dedy Andrianto
Penerbit : Penerbit Haru
Tahun terbit : Februari 2013
Tebal buku : 253 halaman
ISBN : 978-602-7742-11-6




BLURB

"Aku benci dengan orang-orang seperti mereka."

Higuchi Lydia tertegun begitu mendengar kata-kata dingin yang keluar dari mulut Kim Jeong, mahasiswa kedokteran sekaligus partner Hi5-nya. Awalnya, Lydia berniat untuk hidup normal di Korea. Tetapi, kenyataan seperti tidak mengizinkannya. Setiap hari, ia diuntit sesosok pria berjas putih dan dipaksa melakukan hal-hal yang tidak disukainya.

Lydia berusaha melupakan fakta bahwa ia adalah bagian dari sebuah keluarga yang tidak akan bisa dibayangkan oleh siapapun--tak terkecuali Jeong.

Terutama Jeong.

Saat akhirnya Jeong tahu kebenarannya dan menjauhi Lydia, hati gadis itu pun berontak.

Tetapi rasa suka itu bukan buih kan?



RESENSI

Higuchi Lydia merupakan gadis blasteran Indonesia-Jepang yang menjadi mahasiswi di Kwanghan University atau yang lebih dikenal dengan nama Kwangdae. Untuk membantunya beradaptasi terhadap lingkungan dan mempelajari bahasa dan budaya Korea, ia mendapat seotang partner bernama Kim Jeong.
Lydia yang easy going senang menggoda Jeong yang serius. Hubungan mereka berjalan baik-baik saja. Suatu malam sepulang dari restoran, mereka melihat anak-anak berandalan yang mengganggu orang-orang sekitar. Saat itu Jeong terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya pada kekerasan.
Lydia menjadi gelisah dan berusaha menyembunyikan identitas dirinya. Tapi ketika Lydia secara sembunyi-sembunyi menemui Takeshi, pria suruhan ayahnya yang selalu menguntitnya, Jeong tak sengaja mendengar percakapan mereka. Akhirnya Jeong mengetahui fakta bahwa Lydia adalah anak seorang gangster!
Sejak itu Jeong berusaha menghindari Lydia. Tentu saja hal itu membuat Lydia kesal, apalagi Michelle --sahabat Lydia-- ikut-ikutan menjauhi Lydia tanpa Lydia ketahui sebabnya.
Apakah Jeong akan tetap menjauhi Lydia meski gadis itu mengalami kesusahan? Ataukah Lydia akan berpaling pada Shin yang tak pernah segan membantunya? Apa alasan Jeong hingga begitu membenci gangster dan kekerasan?

------

Ojou! adalah novel young adult yang masuk dalam serial 'Hi! Kwangdae' dari Penerbit Haru. Temanya cukup menarik bagi saya, hampir mirip tema beberapa manga yang pernah saya baca. Tentang anak perempuan seorang ketua gangster yang sebal akan statusnya dan berusaha hidup senormal mungkin.

Plot Ojou! cukup rapi, mengalir maju dengan runtut. Penguasaan budaya Jepang dan Korea penulis membuat novel ini kental akan cita rasa Jepang dan Korea. Beberapa bahasa Jepang dan Korea yang umum digunakan muncul di dalam novel ini, lengkap dengan keterangan artinya. Hanya saja untuk tokoh dan setting, masih terasa kurang terdeskripsi.
Dengan POV orang ketiga, pembaca bisa memahami pemikiran setiap tokoh cerita.

Karakter dalam Ojou! sangat beragam. Terlihat perbedaannya dalam tingkah laku dan ucapan. Ada Lydia yang ceria dan easy going, Michelle yang pendiam, Jeong yang serius, Shin yang teguh dan kurang peka, juga Takeshi yang setia.
Masih ditambah lagi beberapa mahasiswa Kwangdae lain yang kehadirannya lucu dan menyegarkan.

Gaya penulisan Ojou! saya rasa masih sedikit kaku. Beberapa dialog terasa "nggak bernyawa" dan seolah hanya untuk memperpanjang bab. Saya juga agak terganggu dengan kata 'itu' yang sangat banyak bertebaran dalam novel ini.
Misalnya dalam salah satu paragraf di halaman 21 terdapat kata: 'bibi itu', 'restoran itu', 'saat itu', 'wanita itu', dan 'karena itu'.
Dan masih banyaaaaak lagi :(

Juga masih adanya inkonsistensi penggunaan kata ganti orang ketiga. Penggunaan 'ia' dan 'dia' masih bercampur bahkan dalam satu paragraf.

Covernya… imuuuuut! Selalu suka dengan desain sampul dari Penerbit Haru. Cantik sekaligus unyu. Judul Ojou! di dalam balon kata pasti maksudnya adalah teriakan dari Takeshi :D
Oh ya, omong-omong Ojou adalah bahasa Jepang untuk Nona. Takeshi selalu menggunakannya untuk memanggil Lydia :)

Beberapa typo dalam Ojou! :

* diuntit --> dikuntit (blurb)
* siapapun --> siapa pun (blurb)
* …buih kan? --> …buih, kan? (blurb)
* Lyda --> Lydia (hal. 8)
* bertatapan langsung Shin. --> bertatapan langsung dengan Shin. (hal. 91)
* Kenyataannya --> kenyataannya (hal. 130)
* …suaranya selalu keras --> …suaranya selalu keras. (hal. 170)
* untuk untuk --> untuk (hal. 199)
* terteriak --> berteriak (hal. 221)

Saya rekomendasikan Ojou! untuk pembaca penyuka novel yang kental budaya Jepang dan Korea karena novel ini cukup ringan dan menghibur. Juga karena twist yang mengejutkan di dalamnya yang membuat saya terkesan. Saya beri 2,5 bintang untuk Ojou!


TEBAR-TEBAR QUOTE

Apa rasa suka itu bisa mengubah seseorang? Apa rasa suka bisa mengubah seorang gadis menjadi seorang prajurit yang rela berkorban? (hal. 100)

"Dan memangnya lari dari masalah bisa menyelesaikan masalah?" (hal. 106)
 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon