Tampilkan postingan dengan label Jboyfriend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jboyfriend. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Mei 2015

[MNSL Blogtour] Resensi Marry Now, Sorry Later - Ketika Memiliki Seseorang yang Tak Bisa Balas Mencintaimu




Judul Buku : MARRY NOW, SORRY LATER
Penulis : CHRISTIAN SIMAMORA
ISBN: 978-602-70362-2-2
Tahun Terbit : MEI 2015
Dimensi : 13 x 19 cm
Tebal buku : x + 438 hlm
Genre: Contemporary Romance
Kategori : Novel Dewasa


TAGLINE


LEBIH BAIK MENCINTAI YANG TAK BISA KAU MILIKI 
DARIPADA MEMILIKI SESEORANG YANG TAK BISA BALAS MENCINTAI.




BLURB

"BERSEDIAKAH SAUDARA MENGASIHI 
DAN MENGHORMATI ISTRI SAUDARA SEPANJANG HIDUP?"

Sejak awal Jao Lee sudah tahu, Reina tak mencintainya. Namun, menikah dengan putri satu-satunya direktur Hardiansyah Electronics itu memberi ilusi cukup bahwa Jao memilikinya. Salah besar. Reina justru melakukan sesuatu yang tak pernah Jao duga selama ini: kabur sebelum acara resepsi dimulai.

"ADAKAH SAUDARI MERESMIKAN PERKAWINAN INI
SUNGGUH DENGAN IKHLAS HATI?"

Setelah enam bulan bersembunyi, akhirnya Jao berhasil menemukan Reina. Seperti dugaannya, suaminya itu memaksanya pulang bersama ke Jakarta. Memangnya apa yang dia harapkan? Semacam membuka lembaran baru dan hidup bersama sebagai suami-istri sungguhan?

"SAYA BERJANJI SETIA KEPADANYA DALAM UNTUNG DAN MALANG,
DAN SAYA MAU MENCINTAI DAN MENGHORMATINYA
SEUMUR HIDUP."

Ini cerita cinta tentang dua orang yang tak saling cinta, tapi bertahan untuk tetap bersama. Sampai kapan mereka akan terus berusaha? Perlukah mereka jatuh cinta dulu supaya bisa bahagia?


Selamat jatuh cinta,

CHRISTIAN SIMAMORA




RESENSI

Pelarian Reina Hardiansyah berakhir. Setelah kurang-lebih selama 6 bulan bersembunyi dan membaur sebagai volunteer di Lotus, sebuah yoga retreat merangkap panti asuhan di daerah Ubud, akhirnya sang suami menemukannya. Suami yang Reina tinggalkan tepat saat resepsi pernikahan mereka.
Jao Lee, sang suami yang dianggap Reina sebagai jelmaan iblis itu berhasil menyeret Reina kembali ke Jakarta. Tentu saja dengan tawar-menawar alot yang membuahkan kesepakatan bahwa pernikahan mereka harus berakhir 6 bulan lagi, tepat saat satu tahun usia pernikahan mereka.
Pada awalnya, saat pertama kali Reina tinggal serumah dengan Jao, pernikahan mereka bagai neraka. Jao Lee yang dingin dan penuntut sering beradu mulut (harfiah dan non harfiah XD) dengan Reina yang meledak-ledak. Tiada hari yang mereka lewatkan tanpa saling ejek yang berujung pertengkaran.
Hingga Jao yang sebenarnya punya rasa ketertarikan terhadap Reina mulai mengerahkan segala upaya untuk menggoda dan mempertahankan Reina. Bukan hal yang mudah mengingat Reina bukanlah tipe cewek-cewek yang biasa Jao kencani. So… sanggupkah Jao membujuk Reina untuk bertahan?



Marry Now Sorry Later adalah novel karya Christian Simamora yang keempat belas, dan juga merupakan novel seri Jboyfriend yang kedelapan.
Ketika tahu bahwa ide awalnya adalah dari kisah dongeng Beauty and The Beast, saya langsung tertarik. Ya, saya tergila-gila dengan dongeng Beauty and The Beast!
Bagi saya, cinta Beauty itu tulus, tanpa memandang fisik atau rupa. Jatuh cinta pada pangeran tampan dan memesona itu mudah tapi jatuh cinta pada monster pemarah itu butuh kekuatan cinta yang besar.
Sayangnya Jao Lee bukan benar-benar monster. Oh, dia kejam, dingin dan pemarah mirip seperti Beast, tapi Jao Lee itu guanteeng maksimal! Wkwkwk~
Kesan iblisnya lebih ke tingkah laku dan ucapannya terhadap Reina.

Hal kedua yang membuat saya penasaran adalah tema Marry Now Sorry Later. Dari keempat belas karya Christian Simamora, baru kali inilah Si Abang ini menulis cerita bertema pernikahan. Kalau novel Jboyfriend yang masih lajang saja sudah hot apalagi Jboyfriend yang sudah menikah, kan? Wkwkkk~
(Iya, saya memang terlalu banyak baca Harlequin -__-)

Meski plotnya regresif karena dimulai dari tahap tengah, tapi mudah dinikmati karena mengalir dan menggiring pembaca ke jalan cerita yang menarik.

Karakter pria dalam Marry Now Sorry Later as hot as always. Jao ini tipe-tipe cowok kesukaan saya; ketus, dingin, nyebelin tapi so sweet! Peluk-able banget terutama waktu perasaannya disakiti Reina. Kkk~
Reina sendiri judes sejudes-judesnya. Dia jadi lawan yang sepadan buat Jao, meski kadang kata-katanya ke Jao jahat banget :(
Suka banget dengan dialog-dialog para tokohnya. Cerdas dan menggigit. Selipan parodi dan humornya keren. Memang cuma Christian Simamora yang bahkan bisa memparodikan GGS dengan epiknya. Wkwkkk~

Bagian paling ngena di hati saya adalah… saat Jao bikin produk The Reina Series! Awww~ benda seeksklusif dan seinovatif itu diberi brand dengan nama Reina, itu romantis bangeeet!

Bicara soal cover, Marry Now, Sorry Later terlihat berbeda dengan seri Jboyfriend sebelum-sebelumnya. Posenya terlihat intim dan menggoda. Pas dengan temanya.

Ilustrasi di tiap awal babnya keren, cantik banget. Ditambah kalimat quotable jadi menyegarkan mata.
Dan word of the day yang muncul di tiap bab jadi menambah informasi buat pembaca. Saya bahkan sampai googling beberapa kata karena saking penasarannya :)



Sayangnya ada beberapa typo yang saya temukan dalam novel ini:

senang senang --> senang (hal. 51)
terletak ada --> terletak (hal. 51)
merebahkannya Reina --> merebahkan Reina (hal. 65)
dan dan --> dan (hal. 73)
berturt-turut --> berturut-turut (hal. 121)
di menginap di --> menginap di (hal. 200)
ke ke --> ke (hal. 200)
Nikmati… --> "Nikmati… (hal. 208)
stelan --> setelan (hal. 231)

Buat penyuka contemporary novel dan penggemar Jboyfriend harus punya novel ini. Dijamin bakal kena #JaoEffect juga XD


TEBAR-TEBAR QUOTE

"Hidup lo bisa jadi memang berubah total, tapi nggak semua hal dalam hidup lo ikut berubah mengikuti kemauan lo." (hal. 17)

"Lo nggak bisa bikin dia jatuh cinta sama lo kalau lo-nya menolak untuk jatuh cinta sama dia." (hal. 71)

"Love isn't a sure thing - never was and never will. Dan ketika cinta sudah nggak ada lagi di hati, buat apa juga dipertahankan?" (hal. 96)

"Semua orang bisa menciptakan pembenaran demi secepatnya keluar dari hubungan yang nggak lagi mereka inginkan." (hal. 239)

"Buat apa merisikokan patah hati untuk orang yang nggak benar-benar bisa membuatmu jatuh hati?" (hal 241)

Sesakit-sakitnya digosipin orang, Rei, lebih sakit lagi kalau lo nggak jadi bahan omongan sama sekali. Makes you feel invisible." (hal. 319)

"Gue mengucapkan 'I love you' bukan supaya lo merasa terbebani untuk membalasnya. Gue mengatakannya supaya lo selalu tahu isi hati gue sebenarnya." (hal. 399)


Daaaan… foto bergincu merahnya:


Juga… targetnya. Karena Jao Lee saya (baca: suami saya) nggak unyu kalau jadi target jadi Jao Lee Junior aja yang kena XD


Udah? Beluuum… masih ada satu postingan giveaway setelah ini. Jadi tetap ikuti rangkaian blogtour hari ini ya :))
 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon