Tampilkan postingan dengan label Pia Devina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pia Devina. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Oktober 2016

[Blogtour: Review + Giveaway] Roma - Pia Devina

Judul buku: Roma
Penulis: Pia Devina
Editor: Cicilia Prima
Desainer kover: Teguh
Penata isi: Putri Widia Novita
Penerbit: Grasindo
Tahun terbit: Agustus 2016
Tebal buku: 194 halaman
ISBN: 978-602-375-653-7



BLURB

Chalinda Noemi

Sejak awal, aku tidak yakin bisa merestui pernikahan Mama dengan Terenzio Lambardi, seorang pria berkebangsaan Italia. Tapi, demi kebahagiaan Mama, haruskah aku tetap bersikap egois? Aku ingin Mama bahagia. Mengiyakan rencana pernikahan yang akan berlangsung di Roma—dan mau tidak mau membawaku serta ke Kota Abadi itu.

Maurizio Folliero

Sejak awal, gadis itu tidak tampak menyenangkan. Dingin dan menjaga jarak. Sialnya, aku memerlukan bantuannya untuk membebaskanku dari hukuman yang diberikan orangtuaku. Yang benar saja, aku kan bukan anak kecil lagi. Bersama dengannya ke Ostia Lido, memulai segalanya. Ternyata gadis itu memerlukan pertolongan.

Ryan Watkins

Sejak awal, gadis itu terlihat murung. Kakinya terluka karena menubruk tubuhku. Aku ingin menolongnya. Bukan hanya karena kakinya yang terkilir, tapi karena mendung yang membayangi wajahnya.

*****

Di Roma, kebersamaan telah mengikat Chal dan Maurizio dalam usaha melarikan diri dan upaya mencari jawaban atas jati diri Terenzio. Ryan Watkins pun hadir di antara mereka, siap mengulurkan tangan saat Chal tenggelam dalam kegundahan.

Di Kota Abadi ini lah, sebuah perjalanan tentang kisah cinta, persahabatan, dan keluarga yang rumit telah dimulai. 

RESENSI

Roma. Betapa ajaibnya bahwa saat kita mendengar satu kata atau satu nama kota, banyak hal melintas dalam benak kita. Maka, saat mendengar kata Roma, apa yang terlintas dalam bayanganmu? Kota yang indah? Pria tampan? Ataukah klub sepakbola?
Kalau saya, yang terlintas adalah satu novel karya Pia Devina. Sebuah novel yang mengajak saya bertualang mengunjungi tempat-tempat istimewa dan rahasia yang tersimpan di kota tersebut.

Roma dikisahkan menggunakan sudut pandang orang pertama secara bergantian dari sisi Chal dan Maurizio. Pergantian sudut pandang ini terjadi di setiap pergantian bab, sehingga terasa nggak mengganggu dan mudah diikuti. Dengan porsi yang sangat adil, saya dibuat memahami perasaan dan emosi kedua karakter utamanya. Gaya bertutur Pia Devina terasa mengalir dengan pace yang tepat, sayang di beberapa bagian dialog terasa kaku dan adegannya kurang alamiah.
Saya merasa dialog antara Magdalena dan Maurizio masih kurang luwes, saya nggak bisa menangkap kesan mereka sebagai kakak beradik yang doyan bertengkar.

Yang seru dari membaca novel ini adalah setting kota Roma yang ditulis dengan detail dan rapi. Penggambaran tempat, suasana dan atmosfer dilukiskan dengan tepat dan cermat oleh Pia. Seolah saya juga ikut ada di sana dan mengagumi setiap petaknya. Trivia yang diselipkan sangat informatif. Banyak tempat-tempat yang baru saya dengar dan memberi pengetahuan baru. Yang paling saya suka adalah saat Maurizio dan Chal pergi ke Ostia Lido. Tempatnya terasa luar biasa dan bikin saya pengin ada di sana juga. Dan pantai itu juga semakin instimewa saat interaksi Maurizio dan Chal makin dekat. Mereka mulai sama-sama membuka hati untuk satu sama lain.

Chal adalah karakter gadis yang luar biasa cintanya pada sang ibu. Saking sayangnya, ia jadi mudah khawatir, takut ibunya kembali terluka seperti sebelumnya. Namun hubungan ibu dan anak yang katanya sangat dekat itu kurang terlihat dalam novel ini. Saya sebenarnya ingin nelihat pembicaraan mendalam yang dilakukan ibu dan anak. Saat seorang ibu mengambil keputusan untuk menikah lagi tentunya ia akan memberi penjelasan dari hati ke hati pada anaknya, terutama jika sang anak sudah dewasa. Tapi ibu hanya bilang akan menikah lagi dan bahwa Terenzio orang baik. Yang bikin saya sedih adalah saat Ibu menampar Chal di depan banyak orang. Duh, sakit hati saya. Meskipun itu pertama kalinya, tetap saja saya sedih. Dan saya jadi berharap seandainya momen ibu dan anak ini lebih banyak porsinya.
Maurizio menjadi karakter yang menarik. Ia tampil sebagai kakak yang rese, jagoan yang dianggap tukang bikin onar. Tapi ada kelembutan dalam dirinya saat menghadapi anak kecil. Gimana Chal nggak meleleh tuh jadinya?
Sementara Ryan yang saya tangkap adalah cowok yang ramah dan mudah bersahabat. Sayangnya, peran dan karakternya kurang digali. Bahkan porsinya pun nggak begitu menonjol.
Moment terbaik Maurizio dan Chal adalah saat mereka dikejar-kejar geng Oberto. Saya merasa hubungan mereka semakin mencair dan chemistry mulai tumbuh di antara mereka.

Secara keseluruhan, Roma adalah novel yang seru dan menghangatkan hati. Ada petualangan dan ada makna tentang penerimaan di dalam kisah ini. Saya rekomendasikan Roma untuk kalian yang suka bertualang ke kota-kota yang menyimpan tempat-tempat unik dan indah. Menemukan sebuah cinta di sana, pasti akan menjadi petualangan terindah.


***********GIVEAWAY TIME************



Sudah baca review Roma di atas? Gimana? Tertarik mengikuti keseruan petualangan Chal dan Maurizio di Roma?
Kali ini saya diberi kesempatan untuk membagikan satu eksemplar novel Roma untuk satu orang yang beruntung. Ada yang mau?
Caranya mudah kok 😉 :

1. Peserta adalah warga negara Indonesia atau memiliki alamat pengiriman di Indonesia.
2. Follow akun twitter @piadevina dan akun saya @KendengPanali
3. Share info giveaway ini dengan hashtag #NovelRoma dan jangan lupa memention kedua akun di atas.
4. Boleh banget kalau mau follow blog ini via email, G+ atau GFC yang bisa dilihat di bagian bawah postingan ini. (Optional saja dan nggak memaksa).
5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar dengan menyebutkan nama | akun twitter | alamat email. Dan pertanyaannya adalah:

Kalau kamu tersesat di Roma kamu maunya tersesat bersama siapa?

Silakan bebas saja jawabannya ya, boleh artis, tokoh fiksi atau anak presiden. *uhuk* 😷

6. Giveaway akan berlangsung selama sepekan dan ditutup pada tanggal 16 Oktober 2016 pukul 23.59 WIB.

7. Jika ada pertanyaan, jangan segan colek saya di akun saya, ya. Good luck :))

*******UPDATE*******

Hai.. Hai.. Akhirnya setelah berlangsung selama sepekan, blogtour dan giveaway Roma telah ditutup. Terima kasih kepada para peserta yang sudah berpartisipasi. Jawaban teman-teman sungguh seru. Jadi bikin saya pengin tersesat di Roma juga :)))

Nah, kali ini lagi-lagi saya minta bantuan Mr. Random untuk membantu saya mendapatkan satu nama pemenang. Ini karena banyak bamget jawaban yang bagus. Dan yang beruntung mendapatkan novel unyu ini adalah:



Ana Bahtera (@anabahtera)

Selamaaaaat!!! Saya tunggu konfirmasi nama, alamat dan nomor telepon kamu di email saya nurinawidiani84(at)gmail(dot)com atau bisa melalui DM twitter paling lambat dalam 2 x 24 jam yaa.

Bagi yang belum beruntung, jangan sedih. Masih akan ada informasi, review dan giveaway buku-buku unyu yang bisa kalian dapatkan di sini, so tetap setia mengunjungi blog ini ya. 😘😘😘

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon