Tampilkan postingan dengan label detektif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label detektif. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Februari 2020

[Blogtour & Giveaway] Anjing Iblis dari Baskerville by Sir Arthur Conan Doyle

Judul buku: Anjing Iblis dari Baskerville
Penulis: Sir Arthur Conan Doyle
Penerjemah: Dion Yulianto
Penyunting: Athena
Tata sampul: sukutangan
Penerbit: Noktah
Tahun terbit: 2020
Tebal buku: 268 halaman
ISBN: 978-623-7465-56-0



BLURB

Karena ulah keji salah satu leluhur di masa lampau, seluruh anak keturunan Baskerville dihantui oleh kutukan maut sesosok anjing iblis. Sir Charles Baskerville ditemukan telah tewas di dekat gerbang menuju padang. Tidak ditemukan tanda-tanda telah terjadinya tindak pembunuhan selain sebuah tapak kaki anjing pemburu berukuran raksasa.

Sekali lagi, Sherlock Holmes ditantang untuk memecahkan misteri pembunuhan yang berbau supranatural. Berpindah dari padatnya kota London ke padang Dartmoor yang terpencil, sebuah misteri gelap menunggu untuk dipecahkan.

Selain harus memecahkan misteri, Holmes dan Dr. Watson harus bergerak cepat untuk melindungi satu-satunya ahli waris yang masih tersisa, sebelum kutukan anjing iblis itu menimpanya.


RESENSI

Tak bisa dipungkiri bahwa The Hound of the Baskerville sangat legit untuk dibaca walau kisahnya telah dituliskan dan diterbitkan lebih dari seratus tahun yang lalu. Bumbu supranatural yang membalut kejadian misterius dalam buku ini membuat pembaca terbelah untuk mempercayai kutukan turun temurun yang terjadi dalam keluarga Baskervilles atau lebih memilih logika.

Saya tak membutuhkan waktu lama untuk menuntaskan Anjing Iblis dari Baskerville karena alurnya yang cepat dan kisahnya yang bikin penasaran. Walau dibutuhkan ketelitian untuk memisahkan mitos dan fakta yang sudah dikumpulkan dan diceritakan oleh Dr. Watson.
Novel ini memang menggunakan sudut pandang orang pertama, yaitu melalui sudut pandang Dr. Watson. Terkadang ia menceritakan kisah ini dengan teknik narasi dan dialog antara dirinya, Holmes dan orang-orang yang terkait dengan misteri ini. Terkadang pula ia bercerita dengan teknik laporan yang ia tuliskan dalam surat untuk dikirim kepada Sherlock Holmes. Ini membuat pembaca bisa ikut merasakan bahwa Dr. Watson juga tengah membagikan kepingan petunjuk penting kepada pembaca, yang bisa saja cocok untuk melengkapi keseluruhan misteri.

Dalam Anjing Iblis dari Baskerville, Sir Arthur Conan Doyle sukses membuat setting padang Dartmoor di Devonshire yang suram dan mencekam. Setiap penjuru dideskripsikan dengan jelas namun juga berkesan misterius. Detail penggambarannya rapi seolah pembaca benar-benar ikut diselimuti kelamnya lingkungan Baskerville Hall.

Selalu ada kepuasan tersendiri jika hipotesis yang kita buat sejalur dengan sang tokoh utama. Namun lebih menakjubkan bila ternyata ada fakta yang kita lewatkan atau kita abaikan yang secara mengejutkan justru menjadi kunci penentu. Begitulah kisah ini bagi saya. Terbaca tapi juga tak tertebak.

Dari sisi penerjemahan novel ini rapi dan enak dibaca. Mengalir dan mudah dicerna. Walau tetap saja ada typo di beberapa halamannya.


****** GIVEAWAY TIME ******



Nah setelah membaca novel ini, saya ingin memberi kalian kesempatan untuk merasakan petualangan mendebarkan dan rasanya dikejar anjing pemburu raksasa. Akan ada 1 eksemplar novel Anjing Iblis dari Baskerville untuk satu orang yang beruntung. Sudah siap?
Caranya mudah saja :)

1. Peserta adalah warga negara Indonesia atau berdomisili serta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Wajib follow Twitter Penerbit Noktah dan instagram @fiksi.noktah. Boleh twitter atau IG saja, tapi kalau bisa dua-duanya ya.

3. Follow akun twitter dan instagram saya @KendengPanali

4. Wajib membagikan postingan kuis ini di media sosial kamu, minimal satu kali.

5. Menjawab pertanyaan berikut di kolom komentar:
Kamu pasti pernah mendengar cerita kutukan turun temurun yang menimpa sebuah keluarga bahkan pesohor dunia. Menurutmu adakah kisah kutukan tersebut yang tak masuk di akal dan logika?

6. Format jawaban sebagai berikut:

Nama:
Twitter/FB/IG kamu:
Link share:
Jawaban:

7. Giveaway akan berlangsung dari 17 - 23 Februari 2020. Satu jawaban paling menarik akan saya pilih untuk mendapatkan novel "Anjing Iblis dari Baskerville" GRATIS.

8. Bila ada pertanyaan jangan segan untuk senggol saya di akun medsos saya. Good luck yaa~

****UPDATE*****

Terima kasih untuk keikutsertaan teman-teman di blogtour & giveaway Anjing Iblis dari Baskerville pekan ini. Mohon maaf yaa saya agak telat mengumumkan pemenang karena ndilalah pekan ini murid-murid sedang menghadapi ujian TPM.

Naah.. sekarang tiba saatnya saya mengumumkan yang beruntung mendapatkan satu eksemplar buku Anjing Iblis dari Baskerville adalaaaahh....


Desita Wahyuningtias
@desitaw97/@x4bidden.books

Selamaaattt... Sila DM nama, alamat pengiriman & nomor telepon melalui twitter atau instagram saya ya.. Dan bagi yang belum beruntung jangan berkecil hati karena kalian masih punya satu kesempatan lagi di blog Kak Luckty ;)

Kamis, 13 September 2018

[Resensi] Sayap Besi vol. 1 - Anggaditya Putra & Ikhromi Oktafiandi | E for Erlan

Judul buku: Sayap Besi vol. 1
Penulis: Anggaditya Putra & Ikhromi Oktafiandi
Penyunting: Juliagar R. N.
Desainer cover: Budi Setiawan
Ilustrator: Kresnha Adhitya Zulkarnaen
Penerbit: Mediakita
Tahun terbit: 2017
Tebal buku: 154 halaman
ISBN: 978-979-794-538-1



BLURB

"Lo tahu ada berapa belokan dari sekolah kita sampe saat ini?" tanya Erlan sambil menatap langit-langit bus. Mansa agak terkejut dengan pertanyaan Erlan yang agak di luar konteks. Mansa pun mengubah posisi duduknya.
"Well, jawabannya adalah dua. Belokan ke kiri dan ke kanan." Mansa mengambil kacamata yang disimpannya di saku depan baju. Rasa kantuk yang tadi dirasakannya sudah menghilang.
"Kurang tepat."
"Lha, ya terus apa?"
"Bukan apa, tapi berapa, Mansa." Erlan menatap Mansa serius.
"Lima puluh tujuh belokan sudah kita lalui. Tiga puluh tiga belokan ke kanan, dan dua puluh empat belokan ke kiri."
"Ahaha, gila lo, Lan." Mansa mencoba tertawa, menganggap itu adalah upaya Erlan untuk melucu. Namun, ternyata wajah Erlan tetap datar. "Eh, serius?" Raut wajah Mansa segera berubah. Ia membuka laptopnya. "Duh, sayang kita di daerah yang gak ada sinyal. Gue harus itung manual dari digital map yang ada."
"Iya, coba aja, tapi kalo sekarang udah 58, Man," ujar Erlan.
-------------------------------------------------------
Dalam perjalanan karyawisata, Erlan, si anak baru di sekolah Bibit Bangsa, bertemu dengan Mansa, si jago komputer. Pertemuan itu sekaligus memulai jalinan persahabatan antara Erlan, Mansa, Cinta, dan Clara. Bersama-sama, mereka bekerja sama memecahkan misteri di sekitar mereka, sekaligus juga saling menyembuhkan satu sama lain.

Buku volume pertama dari sebuah webseries yang bercerita tentang misteri dan persahabatan, dengan tambahan cerita bonus yang belum pernah dipublikasikan.


RESENSI

"Bukan, Man. Itu yang otak gue lakukan secara otomatis. Lapar akan informasi. Memprosesnya adalah kenikmatan buatnya. Ya, buat gue juga." - Erlan (hlm. 23)

Bagaimana rasanya kalau kita punya detektif SMA yang gak kalah hebat dari Shinichi Kudo? Seorang remaja yang bukan hanya ahli menganalisa, tapi juga mampu merekam jejak informasi ke dalam otaknya dengan begitu mendetail. Yap itulah Erlangga Quantum Putra, alias Erlan, sang tokoh yang ahli memecahkan misteri dalam novel Sayap Besi.

Novel tipis berjumlah 154 halaman ini terbagi dalam tiga kasus besar, setelah sebelumnya dibuka dengan "pemanasan" kecil berupa analisa Erlan di hadapan guru dan teman sekelasnya tentang peluang. Sebuah awal yang cukup rapi sebagai pembuka jalan bagi Erlan untuk bisa bertemu teman-teman setimnya; Mansa dan Cinta.
Kasus pertama yang harus dihadapi Erlan, Mansa dan Cinta sungguh sangat mendebarkan untuk dibaca. Sebuah perjalanan karyawisata yang berujung maut. Bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan hingga terbalik 90° dan terkubur tanah bercampur lumpur yang longsor akibat derasnya hujan. Di sinilah ketrampilan dan kecepatan berpikir Erlan diuji. Ia berlomba dengan waktu untuk bisa menyelamatkan seluruh penumpang, atau mereka akan mati kehabisan udara.

Kasus yang kedua adalah menghilangnya kucing kesayangan kepala sekolah. Kasus yang awalnya seolah sepele tapi membawa mereka pada kejahatan besar yang sedang menunggu mereka. Pada kasus ini muncullah Clara yang akhirnya ikut bergabung dengan Erlan, Mansa, dan Cinta untuk memecahkan misteri dan kemudian membentuk sebuah klub ekskul.
Sayangnya ruangan yang disediakan untuk klub mereka adalah ruangan lama tak terpakai yang berhantu. Lagi-lagi, keempat siswa-siswi dengan kemampuan luar biasa ini kembali diuji untuk menyingkap misteri yang mencengangkan.

Sebagai sebuah novel misteri-detektif, Sayap Besi volume 1 ini dikemas dengan apik. Penokohannya kuat dan konstan. Walau terus terang saya tetap saja berpikir bahwa Erlan mirip dengan Shinichi dari segi kemampuan analisanya, Mansa mirip dengan Profesor Agassa yang pintar mengutak-atik komputer, Cinta mirip dengan Ran yang ahli beladiri dan kekuatannya luarrrrr biasa, sementara Clara yang sinis itu mirip dengan Haibara. Ya walau tentu saja di dalam novel ini Erlan lebih hebat karena mampu mempraktekkan tindakan darurat hanya karena pernah menontonnya di acara Gray's Anatomi!!! Saya sempat merasa speechless saat membacanya.
Selain Erlan, ada Mansa yang juga menjadi tokoh dengan kemampuan luar biasa karena mampu membobol web manapun. Ia yang bertugas untuk mencari data bahkan dari situs yang paling sulit dibobol sekalipun. Cool hacker. Ada pula Cinta yang mampu menguasai beberapa seni beladiri dan memiliki kekuatan dasyhat. Beberapa kali tekniknya berhasil menyelamatkan teman-temannya. Clara menjadi tokoh yang teoritis dan pemberani walau terkadang sinis. Tentunya perbedaan karakter mereka berempat ini menjadi bumbu yang manis dan terkadang menghibur dalam persahabatan mereka.

Selain kekuatan tokohnya novel ini juga cukup rapi dan enak dibaca. Timeline-nya jelas, settingnya cukup mendetail. Informasinya nggak berlebihan. Narasi, deskripsi dan dialog disajikan dengan seimbang. Percakapan antar tokohnya luwes dan nyambung, kecuali untuk bagian Bu Anjali yang terasa sedikit maksa untuk terlihat sebagai guru badass.  

Kini saya tiba di bagian terbaik. Penutup yang manis. Sebuah kilas peristiwa dimana Erlan mengenang kembali kejadian sebelum ia dipindahkan ke sekolah Bibit Bangsa. Anak yang istimewa yang sering dianggap sebagai sumber masalah, yang tak bisa diterima di manapun, akhirnya dipertemukan dengan kawan-kawan yang istimewa juga. Satu momen yang menurut saya manis dan membuat saya ingin melanjutkan petualangan mereka berempat di Sayap Besi vol 2.

Overall, Sayap Besi adalah sebuah novel remaja yang kental dengan misteri yang seru dan persahabatan yang manis. Saya sangat merekomendasikan novel ini buat kalian para pencinta kisah misteri-detektif. 

Rabu, 14 September 2016

[Resensi] Menuju Negeri Antah Berantah - Agatha Christie

Judul buku: Menuju Negeri Antah Berantah
Judul asli: Destination Unknown
Penulis: Agatha Christie
Alih bahasa: Ny. Suwarni A. S.
Desain & ilustrasi sampul: Staven Andersen
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: April 2014 (cetakan keenam)
Tebal buku: 304 halaman
ISBN: 978-979-22-8996-1



BLURB

Hilary Craven sudah tak ingin hidup...
Maka ketika ia ditawari untuk menyamar menjadi almarhum istri seorang ilmuwan nuklir yang lenyap, Hilary mengira ia mendapat cara bunuh diri yang jauh lebih menarik daripada minum pil tidur. 
Siapa sangka, justru ketika ia berhasil bertemu dengan "suami"nya di Maroko, di laboratorium rahasia yang amat modern, semangat hidupnya pulih kembali... 

RESENSI

Bagi Hilary hidup sudah tak ada artinya lagi sejak kematian puterinya dan sejak suaminya meninggalkannya. Hilary pun pergi dari London menuju Paris ia ingin pergi jauh bahkan bila jauh itu bisa berarti kematian. Sayangnya ada masalah cuaca dan penerbangan Hilary harus dialihkan. Ketika ia tiba di sebuah hotel di Casablanca, seorang pria aneh mendatangi kamarnya dan mencegah usaha bunuh dirinya. Pria itu menawarkan sebuah petualangan yang mungkin sesuai dengan keinginan Hilary. Syaratnya, Hilary harus menyamar sebagai Olive Betterton, istri seorang ilmuwan yang suaminya tiba-tiba saja menghilang di tengah Konferensi di Paris. Bisakah Hilary menuntaskan misi tersebut?

----------------------------

Cukup lama saya nggak lagi baca karya Agatha Christie, padahal saya sudah suka karya-karyanya sejak masih SMP. Bagi saya, novel-novel Agatha Christie adalah bagian yang membuat saya jadi menicintai buku, seperti yang pernah saya ungkapkan di sini.

Novel ini merupakan versi cetak ulang dengan cover baru. Saya lupa apakah dulu saya pernah membaca novel ini atau belum. Tapi membaca novel ini benar-benar mengingatkan saya mengapa saya begitu mencintai karya Agatha Christie. Berikut adalah cover versi lama yang juga pernah diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama di tahun 1988. Jujur saya lebih suka versi lama yang ini. Mungkin karena mengingatkan saya pada masa pertama saya mengenal karyanya. Tapi bisa juga karena kesan misteriusnya lebih terasa mendebarkan.




Menuju Negeri Antah Berantah atau Destination Unknown merupakan karya Agatha Chtistie yang cukup berbeda dengan karya-karyanya yang lain. Jika biasanya novelnya kental dengan misteri dan penyelidikan, novel yang satu ini lebih menekankan pada petualangan penuh misteri dan dunia mata-mata. Sangat seru dan membuat saya deg-degan sepanjang cerita.
Saya dibawa bertualang dari satu tempat ke tempat lain dari satu peristiwa ke peristiwa berikutnya. Dan keseruannya sama sekali nggak berkurang dari awal hingga akhir.

Agatha Christie selalu bisa mendeskripsikan sosok karakternya dengan baik. Tokoh-tokoh yang seolah memang benar-benar nyata karena saking detailnya penggambaran dan gerak-geriknya. Saya suka bagaimana Agatha Christie menggiring saya untuk mencurigai seseorang, membuat saya menebak-nebak apa peranannya dan kira-kira apa yang akan terjadi. Karena sepanjang saya mengikuti karyanya, saya belajar untuk nggak mempercayai apa yang tersurat, karena bisa saja orang paling sederhana dan nggak mencolok sekalipun adalah pelakunya. Itu sebabnya saya merasa sangat bersemangat ketika tiba di pertengahan cerita di saat Hilary bertemu dengan para ilmuwan. Karakter-karakternya berbeda meskipun sama-sama memiliki tujuan yang searah. Ada perasaan mendebarkan, rasa takut, juga rasa gelisah dan bersemangat yang saya rasakan secara bersamaan.

Novel ini masih menggunakan gaya terjemahan novel lama. Terlihat dari beberapa kosakata yang digunakan, kata-kata yang lumayan jadul sebenarnya. Tapi masih bisa dinikmati dan malah menimbulkan nostalgia pada gaya terjemahan lama.
Konflik dan ketegangannya benar-benar seru. Dunia sains memang memunculkan beberapa ilmuwan yang kadang merasa menjadi terlalu over pede untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Saya merasa ngeri juga terhadap karakter-karakter ini pada akhirnya.

Dan yang paling saya suka dari novel ini adalah twistnya. Securiga apa pun saya terhadap para karakter yang muncul (dan omong-omong buanyak banget karaktenya) tetap saja saya nggak bisa menebak endingnya. Jadi Menuju Negeri Antah Berantah termasuk ke dalam karya Agatha Christie yang gagal saya tebak. Dan saya pun mengaku kalah. Hahaha...
Tapi setidaknya pengalaman ini jadi luar biasa bagi saya. Tadinya saya pikir saya sudah nggak ada minat lagi untuk baca novel karya Agatha Christie karena pernah melalap puluhan bukunya di masa lalu. Namun ternyata membaca novel beliau memang nggak ada matinya. Selalu cocok untuk dibaca kapan pun. Saya jadi kepengin baca ulang karya-karya Agatha Christie lagi.

Overall, Menuju Negeri Antah Berantah adalah novel yang seru, benar-benar sebuah petualangan yang berakhir pada ending tak terduga. Saya merekomendasikan novel ini bagi kalian yang suka novel mata-mata penuh misteri dan petualangan. Tapi saya sarankan untuk membacanya di waktu yang senggang karena benar-benar bikin nggak bisa berhenti untuk membacanya.

Sabtu, 09 Mei 2015

[Resensi] Berlatih Mengungkap Kasus-Kasus Kriminal dalam Pianika Membuka Rahasia by Wolfgang Ecke


Judul buku : Pianika Membuka Rahasia (Seri Klub Detektif #4)
Penulis : Wolfgang Ecke
Ilustrator : Rolf Rettich
Penerbit : Gramedia
Alih bahasa : Hendarto Setiadi
Tebal buku : 128 halaman
Dimensi buku : 18 cm
Tahun terbit : September 1989 (cetakan kedua)
ISBN : 979-403-220-5





BLURB

Seri Klub Detektif mengajak para pembaca anak-anak dan remaja untuk mengasah otak dan belajar menjadi detektif. Karena itu seri ini menyajikan kasus-kasus kriminal untuk dipecahkan sendiri oleh pembaca. Masing-masing kasus diakhiri dengan pertanyaan, seperti: Siapa pelakunya? - Apa kesalahan orang itu? - atau pertanyaan-pertanyaan lain yang serupa. Pembaca yang teliti dan mau berpikir, pasti dapat memecahkan kasus-kasus yang ada. Betul tidaknya jawabannya, bisa dicocokkan dengan lembar jawaban yang ada pada bagian akhir buku.
Masing-masing kasus tingkat kesulitannya berbeda - hanya satu persamaannya: semua kasus menegangkan dan mengasyikkan.

Pianika Membuka Rahasia, judul keempat dalam seri ini, memuat 20 kasus kriminal.


RESENSI

Saya baca buku ini pertama kali waktu SMP. Waktu getol-getolnya baca cerita detektif. Dan kebetulan ini salah satu seri favorit saya.
Jadi ketika kemarin iseng mampir ke kios langganan di shoping - pusat buku bekas di Yogyakarta - dan menemukan buku ini, rasanya seperti menemukan salah satu horcrux. Haha…
Yang saya sukai dari cerita detektif jadul adalah karena kasusnya ringan untuk dibaca anak-anak dan remaja. Beda dengan seri detektif kekinian yang muncul dalam bentuk komik, semacam Detektif Conan dan Detektif Kindaichi. Banyak Beberapa kasusnya merupakan kasus pembunuhan, saya rasa itu tidak sehat kalau dibaca anak-anak.

Pianika Membuka Rahasia merupakan karya Wolfgang Ecke dengan judul asli Solo für Melodica yang terbit pertama kali di Jerman pada tahun 1977.
Nama Wolfgang Ecke (1927-1983) di sampul buku, merupakan jaminan mutu bacaan hiburan yang mengasyikkan. Hal itu karena adanya rangsangan untuk berpikir memecahkan kasus-kasusnya.
Wolfgang berpendapat bahwa:

"Tidak ada kisah kriminal yang khusus untuk anak-anak! Yang ada ialah kisah kriminal yang layak disajikan sebagai bacaan untuk anak-anak. Dan itu terlepas dari pertimbangan, apakah kisahnya sengaja ditulis untuk anak-anak atau tidak."

Dalam Pianika Membuka Rahasia terdapat 20 kasus kriminal yang beragam tingkat kesulitannya:
   * mudah
 ** sedang
*** sulit

Kasus-kasus di dalam buku ini adalah:

*** No.  1  Pianika Membuka Rahasia
 ** No.  2  Surat Kaleng
 ** No.  3  Sang Ratu Pencopet
  * No.  4  Pertunjukan Hantu-hantu
*** No.  5  Kegaduhan di Tengah Malam
  * No.  6  Kasus Pencurian Lukisan
*** No.  7  Penyelundup Bernasib Sial
  * No.  8  Kasus Lagranette
 ** No. 9  Merpati Pos Penentu Nasib atau Sebuah Kasus untuk Perry Clifton
*** No.10  Kisah si Raja Berlian
 ** No. 11  Pembicaraan di Pinggir Pantai
  * No. 12  Pesanan yang Misterius
 ** No. 13  Setia Kawan
 ** No. 14  Bergaya Jutawan
*** No. 15  Suatu Transaksi Dagang
 ** No. 16  Arti Sebuah Foto
 ** No. 17  Undian Karcis Pertunjukan Perdana
*** No. 18  Suatu Kesempatan Emas
 ** No. 19  Identitas Palsu
 ** No. 20  Selamat Hari Paskah

Pada akhir buku terdapat kunci jawaban yang benar dari kasus-kasus tersebut. Sehingga kita dapat mencocokkan jawaban kita. Dan jika kita menjumlahkan bintang-bintang dari tiap kasus yang kita jawab dengan benar, kita bisa mengetahui seberapa jauh kemampuan kita sebagai penyelidik.

Saya sendiri mengumpulkan nilai 37, yang berarti saya tergolong dalam:

36-41
Wah, kau memang hebat. Salut! Ketelitian dan pengetahuan umummu sangat baik. Kau termasuk penyelidik jempolan. Tapi ingat, jangan cepat puas! Tetaplah giat dan rajin belajar.

Yihaaa! Seru pokoknya! Karena membaca kumpulan kasus ini selain bisa melatih ketelitian kita, kita juga bisa mendapatkan banyak pengetahuan umum.

Sayangnya untuk ilustrasinya kurang jelas, sehingga untuk kasus yang harus memerhatikan gambar jadi sulit dipecahkan. Beda dengan seri Detektif Cilik Hawkeye Collins dan Amy Adams yang gambarnya benar-benar jelas.

Tapi tetap saja hal itu tidak mencegah saya untuk memberi 5 bintang untuk Pianika Membuka Rahasia.


 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon