Jumat, 26 Februari 2016

[Resensi: Cinta Tak Terduga - Kate Hardy] Ketika Sang Pengacara Jatuh Cinta pada Nona Bohemian


Judul buku: Cinta Tak Terduga
Judul asli: Mistress on Trial
Penulis: Kate Hardy
Alih bahasa: Regalia Sariputra
Desain sampul: Marcel A.W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: Desember 2015
Tebal buku: 264 halaman
ISBN: 978-602-03-2437-1





BLURB

Leo Ballantyne tidak memercayai si wanita urakan, Rose Carter. Baginya, Rose salah satu orang yang menyesatkan adik perempuannya. Biasanya Leo takkan sudi berurusan apa pun dengan Rose. Tapi, karena keponakan tersayangnya dititipkan kepada wanita pembawa masalah itu, Leo pun harus sering menghabiskan waktu bersamanya.

Seiring waktu berjalan, Leo menyadari betapa cerdas dan menawannya Rose. Tapi, kepribadian mereka bertolak belakang. Dunia Rose pun begitu berbeda dari dunia Leo. Sanggupkah mereka menemukan jalan untuk menjalin kasih di tengah perbedaan yang begitu mencolok?


RESENSI

Leo Ballantyne tak pernah menyukai Rose Carter, sahabat adik bungsunya. Leo menganggap Rose membawa pengaruh buruk bagi Sara, adiknya. Rose mendukung Sara untuk berhenti kuliah ketika Sara hamil, dan Rose juga pernah didakwa gara-gara mencuri barang. Rose membuat Leo jengkel karena pakaian Rose yang bergaya bohemian, gaya hidup Rose yang kacau dan karena Rose selalu mampu membangkitkan hasrat Leo.
Maka ketika Sara berlibur dan menitipkan putrinya, Daisy, kepada Rose, Leo merasa perlu untuk bertindak. Ia datang untuk mengawasi selama Rose mengasuh keponakannya. Namun, semakin lama mereka bersama dan berdebat, Leo sadar bahwa ia salah. Rose wanita cerdas, mandiri dan teratur. Dan Rose luar biasa menggairahkan hingga Leo tak mampu lagi berpura-pura membenci Rose.
Sayangnya kehidupan mereka sangat bertolak belakang, apalagi Leo sedang berusaha memantapkan karier pengacaranya dan ingin menjadi QC termuda seperti kakeknya. Salah memilih pasangan, yang tak bisa diterima dunia pengacara dan koleganya, bisa-bisa membuatnya tersingkir dan lama mendapat promosi.
Bisakah Leo memilih antara tetap mencintai Rose dan menghentikan ambisinya menjadi QC atau ia akan meninggalkan Rose dan lebih memilih kariernya?

--------------

Baru sekali ini saya mencicipi karya Kate Hardy dan langsung suka. Saya sampai merasa kesal pada diri sendiri kenapa selama ini nggak pernah melirik penulis yang satu ini dan mencoba membaca salah satu karyanya. Tapi, sungguh, Mistress on Trial benar-benar cerita yang manis.

Novel ini berkisah tentang dua orang yang saling berlawanan sifat, Leo yang kaku dan penuh tanggung jawab dengan Rose yang berjiwa bebas. Namun ketertarikan di antara mereka begitu kuat. Sehingga ketika mereka akhirnya bersama mereka harus memutuskan untuk berkompromi atau melepaskan cinta sejati.
Hohooo saya paling suka cerita seperti ini. Memang klise dari segi premis, tapi cara bertutur Kate Hardy benar-benar mengaduk perasaan.
Terutama karena penulis nggak segan-segan menuliskan dengan detail perasaan tokoh pria. Betapa Leo tertekan setengah mati oleh rasa mendamba. Duh, benar-benar bikin meleleh.

Bersetting di London, novel ini menampakkan sisi lain dari kota megah itu. Karena Rose berjualan di pasar, seru rasanya mengikuti aktivitas Rose.
Sedangkan sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga, bergantian dari sisi Leo dan Rose. Yang saya sukai tentu saja karena sudut pandang Leo porsinya hampir sama besar dengan porsi Rose.

Saya suka penokohannya yang kontras dan mudah memicu konflik. Namun toh kekontrasan itu hanya dalam hal pekerjaan dan berbusana. Nyatanya Leo dan Rose punya prinsip yang sama dalam menangani Daisy dan punya pandangan ke depan yang kurang lebih mirip.
Leo kaku dan penuh tanggung jawab, tapi juga mudah mengucapkan kata-kata romantis. Leo selalu bisa meluluhkan saya dengan kata-katanya yang tepat dan manis.
Sementara Rose wanita yang keren. Menyukai hal-hal berbau vintage dan percaya dirinya tinggi. Saya paling suka ketika dia datang ke pesta amal para pengacara dengan busana yang antimainstream, yang berbeda dengan busana yang dipakai para pengacara. Haha~ keren!
Saya juga suka interaksi antar keduanya, bagaimana mereka saling memengaruhi dan membuat perubahan yang baik. Chemistry-nya oke banget.

Konfliknya cenderung datar dan mudah diselesaikan, namun dikemas dengan apik dan rapi. Sedari awal saya yakin Leo akan mengambil keputusan yang tepat dan nggak memperpanjang drama.
Sementara untuk adegan panasnya cukup sensual dan bikin panas dingin. Haha...

Penerjemahannya bagus, minim typo dan enak dibaca. Sayangnya saya nggak sreg dengan penerjemahan judul. Jadi menghilangkan esensi Mistress on Trial-nya. Tapi saya suka kavernya, saya memang nggak suka dengan kaver yang menampakkan wajah, tapi saya suka pakaian yang dikenakan wanita dalam kaver. Keren.

Overall saya suka novel ini. Ringan, menghibur dan maniiiis banget. Lika-liku kisah percintaan antara pengacara kaku dan pedagang pasar yang membuat mereka menyadari arti berkompromi. Recommended deh.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon