Sahabat, kita begitu kuat dalam jalinan yang melebihi persaudaraan. Tiang yang saling menopang satu sama lain. Sering aku terjatuh namun kau menegakkanku. Pun sebaliknya.
Sahabat, kau kekuatan sekaligus kerapuhanku. Bersamamu aku sanggup menghadapi apa pun, dan tanpamu aku bagai gigil yang kehilangan api.
Kita telah menapaki beragam jalan. Bukan hanya jalan nan mulus, namun yang terjal, yang berliku, hingga yang penuh duri. Tak sekalipun kita menyerah. Tak sekalipun kita berselisih jalan. Pertengkaran kita tak pernah menghancurkan. Malah perselisihanlah yang mendewasakan kita.
Namun....
Sejak kau mengenal cinta semua berubah.
Tak kudengar lagi suara gelakmu. Tak kurasa lagi kehadiranmu. Tak kulihat lagi ketulusanmu. Apa yang salah?
Yakinkah kau itu cinta?
Tak semestinya cinta meretakkan persahabatan. Tak seharusnya cinta merenggangkan ikatan. Tak seharusnya cinta mengekang dan membatasi langkahmu. Rasa cintamu padanya telah menjadi tembok besar di antara kita.
Rasa serba salah ini meremukkanku. Aku ingin menyadarkanmu. Aku ingin menyingkap kabut yang membutakanmu. Tapi kau semakin menjauh. Kau menolak mendengar apa pun. Cinta.... telah menutup mata dan hatimu.
Tapi aku tetap setia menanti. Aku tetap akan ada untukmu hingga nanti. Karena semestinya cinta dan persahabatan adalah rasa yang saling melengkapi. Bukan saling membelakangi. Dilema ini harus segera diakhiri.
Seperti halnya hubungan Cinta dan Andara di dalam novel Cinta Pangeran Es. Kehadiran Raffa dalam hidup Andara, membuat hubungannya dengan Cinta menjadi renggang. Padahal mereka telah bersahabat begitu lama, bahkan Andara selalu mendukung hubungan Cinta dan Andra. Namun rasa cinta Andara pada Raffa membuatnya tega menyakiti Cinta. Hanya demi keserakahan.
Novel Cinta Pangeran Es telah memberikan pelajaran yang menarik tentang meletakkan kepercayaan pada cinta dan persahabatan. Rasa sesal yang datang terlambat, juga kata maaf yang akan selalu dimiliki oleh seorang sahabat.
************GIVEAWAY TIME************
Kalian penasaran apa yang terjadi pada Cinta dan Andara? Ada kesempatan bagi kalian untuk mengikuti kisahnya dengan memenangkan satu eksemplar Cinta Pangera Es di blog saya. Mau? 😉
Caranya mudah saja kok:
1. Peserta adalah warga negara Indonesia atau memiliki alamat di Indonesia.
2. Follow akun twitter penulis dan penerbit @Diidee83 @KataDepan_ juga akun twitter saya @KendengPanali
3. Share giveaway ini dan jangan lupa mention ketiga akun di atas dengan hashtag #sepuluhharibicaracinta dan #booktourCPE.
4. Follow blog ini via email, G+ atau GFC (optional aja ya, kalau kalian merasa blog ini penting untuk difollow 😉)
5. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar dan jangan lupa untuk menyertakan nama | akun twitter | alamat email. Dan pertanyaannya adalah:
Share yuk pengalaman kalian... Pernahkah kalian mengalami cinta dan dilema persahabatan? Bisa dari sisi Cinta, sisi Andara bahkan dari sisi Raffa.
6. Giveaway hanya berlangsung tiga hari dan ditutup pada tanggal 12 Oktober 2016 pukul 23.59 WIB.
7. Jika masih ada pertanyaan jangan segan colek saya di medsos yaa.. Good luck! 😊
**********UPDATE*******
Akhirnya Booktour Cinta Pangeran Es di blog saya telah berakhir. Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua. Membaca jawaban kalian saya sadar betapa luar biasanya teman-teman dalam menghadapi dilema cinta dan persahabatan.
Jujur saya nggak bisa memilih mana jawaban terbaik, jadi saya pun meminta bantuan Mr. Random untuk memilihkan seorang pemenang. Dan yang beruntung mendapatkan satu eksemplar Cinta Pangeran Es adalah:
Aisyah Rahmatusysyifa
@pabooel
Bagi kalian yang belum beruntung, jangan sedih. Masih ada kesempatan mengikuti rangkaian booktour CPE Sepuluh Hari Bicara Cinta. Tetap semangat ya 😘

