Rabu, 04 November 2015

[Blogtour & Giveaway] P.S. I Still Love You - Jenny Han



Hai! Siapa di sini yang kangen dengan Lara Jean, si gadis unik di To All The Boys I've Loved Before? Siapa nih yang tadinya #TeamJosh? Apakah kalian ingin tetap mendukung Josh atau siap untuk jadi #TeamJohnAmbrose? Dan siapa di antara kalian yang kekeuh setia jadi #TeamPeter? :))

Untuk tahu jawabannya, kalian harus baca P.S. I Still Love You. Apa? Belum punya bukunya? Oohh... tenang jangan manyun, karena Penerbit Spring yang baik hati akan membagikan DUA novel P.S. I Still Love You buat kalian di blog ini ^^

Caranya mudah kok:

1. Peserta tinggal di Indonesia atau mempunyai alamat pengiriman di Indonesia.
2. Giveaway akan berlangsung selama 2 pekan, yaitu dari hari Rabu, 4 November 2015 - 18 November 2015. Pemenang akan diumumkan dalam 2-3 hari setelah penutupan.
3. Dipersilakan meninggalkan komentar di resensi P.S. I Still Love You di sini
4. Follow twitter @PenerbitSpring & @KendengPanali dan like fanpage Penerbit Spring di facebook juga ya.
5. Follow blog ini via GFC (Google Friend Connect) atau email.
6. Share giveaway ini dengan hashtag #GAPSISLY dan mention akun twitter saya dan Penerbit Spring.
7. Jawab pertanyaan berikut dengan mencantumkan nama, akun twitter, alamat email, dan link share. Pertanyaannya adalah:

Jika kamu terlibat skandal memalukan yang tersebar ke seluruh sekolah dan internet seperti Lara Jean, apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapi penilaian orang-orang di luar sana?

8. Jika ada pemenang yang sama yang telah dipilih host yang lain, maka host berhak memilih ulang pemenang.
9. Pemenang diharuskan mengirim email konfirmasi ke nurinawidiani84@gmail.com, email ditunggu paling lambat 2x24 jam setelah pengumuman. Jika dalam waktu tersebut tidak ada konfirmasi apa pun, maka saya akan memilih pemenang lain.

Eits... selain giveaway ini masih ada Kuis Finale dari Penerbit Spring untuk mendapatkan novel P.S. I Still Love You dan paket Emerald Green Label lho.
Caranya kalian harus mengumpulan setiap keping pertanyaan dari seluruh host blogtour ini. Susun semua pertanyaan dan jawabannya ke dalam satu image dan poskan di wall fanpage Penerbit Spring. Jawabannya bisa kalian cari dengan membaca resensi dari host. Pertanyaan Kuis Finale dari blog ini adalah:



Simpan baik-baik ya pertanyaan dan jawabannya :)


Kalian juga bisa mengikuti blogtour dari Blog host lainnya:

1. Biondy Alfian: kireinasekai.blogspot.co.id
2. Fikriah Azhari: fikriah-bookaddict.blogspot.co.id
3. Tri Indah Permatasari: utsukijurnal.blogspot.co.id
4. Neski Andyni: escapeintofantasyworld.blogspot.co.id
5. Fransisca Susanti: bookluvluv.blogspot.co.id
6. Rany Dwi Tanti:  mizukeume.blogspot.co.id
7. Dini Y. Nurhasanah: dhynhanarun.blogspot.co.id
8. Sri Sulistyowati: kubikelromance.com
9. Dian S Putu Amijaya: dianputu26.blogspot.co.id
10. Neneng Lestari: ntarienovrizal.blogspot.co.id
11. Nurina Widiani: kendengpanali.blogspot.co.id (Here you are! ^^)
12. Abduraafi Andrian: bibliough.blogspot.co.id
13. Athaya Irfan: palapakelapakepala.blogspot.co.id
14. Maggie: iamnumberthirteen.blogspot.co.id

*****************************************

Dan kini tiba waktunya untuk mengumumkan dua orang yang beruntung mendapatkan novel P.S. I Still Love You, mereka adalah:

Deena @DEENAmond
dan
Veny @yutakaNoYuki

Selamaaat yaaa~ kalian akan saya hubungi untuk pengiriman data diri dan alamat pengiriman.

Bagi yang belum beruntung, jangan sedih. Kalian bisa mengikuti blogtour ini di blog yang lain. Selamat mencoba :)

22 komentar:

Maria Azmi mengatakan...

Nama : Maria Azmi Piscessanella
Akun twitter : @piescessanella_
Alamat email : nella_azmi@yahoo.com
Link share : https://twitter.com/piescessanella_/status/661741605376790528

Jika hal memalukan itu terjadi pada saya mungkin sontak saya kaget dan lebih memilih diam meninggalkan kegaduhan yang terjadi karena memberi penjelasan disaat api sedang berkobar sama dengan terus menyulutnya hingga mebuatnya merambah membakar lainnya. Menunggu beberapa waktu hingga semuanya nampak lebih tenang memang bukan proses yang mudah. Karena pasti akan lebih banyak hujatan yang menyayat hati. Namun dengan begitu kebenaran akan menampakkan jawaban atas segala hal yang telah terjadi sedikit demi sedikit. Dan disaat itulah kita bisa mulai memberikan klarifikasi satu per satu dan mungkin yang seperti itu dapat mudah diterima dan menyelesaikan masalah.

Deasy Arie Rosalina mengatakan...

Nama: Deena
Akun Twitter: @DEENAmond
Alamat Email: deena[DOT]rosalina[AT]gmail[DOT]com
Link Share: https://twitter.com/DEENAmond/status/661741269396250624

Jawaban: I think it depends on which age I got the embarassing scandal. For example, if I got the scandal when I was in elementary school, I definitely will cry, will begging my parents to transfer me to a different school. I hate the culprit for the rest of my life for ruining my childhood.
But, if I got the scandal like right now (even that I wonder will I ever) well, I will choose to ignore that. Do whatever they likes and they never did get my attention. Because hey, all that the thing they did will never get to ruin my awesomeness.
#eak #imsocool #pleaseignoreme

Zaza Dwiastuti Arfah mengatakan...

Nama : Zaza Dwiastuti Arfah
Akun twittet : @zazadwi
Alamat email : zazadwiarfah@gmail.com
Link share : https://mobile.twitter.com/Zazadwi/status/661861613570424837?p=v
Jawaban : walaupun -pasti- rasanya memalukan banget, tapi saya akan tetap stay cool!
Lakukan apapun yang mereka mau dan saya nggak akan peduli. Saya akan diam saja sampai gosip itu mereda dengan sendirinya. Kalau mereka punya mulut buat bergosip, saya juga punya telinga buat nggak mendengarkan.

Nova Indah Putri Lubis mengatakan...

Nama : Nova Indah Putri Lubis
Twitter : @n0v4ip
Email : n0v4ip@gmail.com
Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/661873415641436160

Diam dan abaikan serta pasang muka badak. Menurut saya itulah cara terbaik pertama untuk menghadapi penilaian orang2. Karena semakin kita berusaha mengklarifikasi, maka semakin banyak orang yang menghujat dan tidak mau dengar. Jadi biarkan dulu situasi dan kondisinya aman dan mereda. Dan jika memang keadaan mengharuskan untuk diklarifikasi, barulah saya akan mengklarifikasi :)

Terima kasih kak Nurina ^^

Eni Lestari mengatakan...

Nama: Eni Lestari
Twitter: @dust_pain
Email: shinra2588@yahoo.com
Link share: https://twitter.com/dust_pain/status/661881531363782660

Jika kamu terlibat skandal memalukan yang tersebar ke seluruh sekolah dan internet seperti Lara Jean, apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapi penilaian orang-orang di luar sana?

aku pasti bakal merasa malu banget dan merasa bersalah. tapi, aku akan berusaha bersikap tenang dan gak terlalu menanggapi gunjingan orang. mungkin orang2 akan natap aku aneh tiap aku lewat dan berbisik2 di belakangku. kalo itu terjadi, aku gak akan marah dan tetep tersenyum ke mereka. stay cool aja gitu. kalo pun ada yang nanya kebenaran di balik skandal itu, aku akan jawab sejujurnya, sekaligus klarifikasi gimana skandal itu bisa terjadi :)

Pramestya W.A mengatakan...

Nama: pramestya
Email: pramestya23@gmail.com
Twitter: @p_ambangsari
Link: https://twitter.com/p_ambangsari/status/661972500935389184

Aku bakal berusaha menjelaskan ke publik dimulai dari orang terdekatku dan terpercayaku dulu kalau semua nggak seburuk pikiran mereka, kan biasanya kabar tuh sering ditambah-tambahin jadi lebih besar, jadi aku mau meluruskan aja. Kalau kabar masih beredar, aku mungkin akan tetap mencoba hidup biasa saja, ya, mengurangi berlayar di medsod. Untuk mereka yg berpikiran jelek kemudian berkomentar ga pantes, aku bakal tegur dia, sekalian marahin juga >.<

Tapi sebisa mungkin emang bener harus bisa ngehack akun buat menghapus postingan buruk itu. ganti/hapus semua akun dan menghilang di dunia maya terus berusaha keras menyelesaikan masalah di dunia nyata.

Zulaikhah siti mengatakan...

nama: zulaikhah
twitter: @kimzujonghee
email: zulaikhah0796 @gmail.com
link share: https://mobile.twitter.com/KimZujonghee/status/661992593987801088?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C8915035117

jawaban: seperti yang chris katakan di novel sebelumnya "harus membusungkan dada dan anggap aja tidak terjadi apa" walaupun memalukan, tapi menurutku lebih memalukan gosip lara jean dan peter berhubungan sex di pemandian air panas.

Naning Pratiwi mengatakan...

Nama: Naning Pratiwi
Akun Twitter: @chelseas_lovers
Alamat Email: chelseas_lovers83@yahoo.com
Link Share: https://twitter.com/chelseas_lovers/status/662116891377299456

Kadang diam itu lebih keren ketimbang banyak memberi penjelasan. Toh, mau belepotan kayak apapun, ngejelasin panjang kali lebar sampek berbusa para haters tetep pada pendiriannya. Jadi, diam opsi terbaik. Hanya kita dan teman terdekat saja yang tahu kebenarnanya.
Toh, suatu saat pasti akan terbongkar siapa yang benar dan salah. Meski menanggung malu.



Jika kamu terlibat skandal memalukan yang tersebar ke seluruh sekolah dan internet seperti Lara Jean, apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapi penilaian orang-orang di luar sana?

bintang permata mengatakan...

Bintang Permata Alam | @bintang_ach | bintangpermata45@gmail.com | https://mobile.twitter.com/Bintang_Ach/status/662083570438004736?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C1232239324
.
Jawaban:
Pasti bakalan shock lah ya? Paling2 aku juga bakal keluar dari sekolah, hehe.
Udah itu aja, ga mau dibikin ribet :D

Safitri Ariyanti mengatakan...

Nama: Safitri Ariyanti
Akun twitter: @safitriariyanti
Alamat email: safitriariyanti@gmail.com
Link share: https://mobile.twitter.com/safitriariyanti/status/662214587333238788?p=v

Gak mampu ngebayangin kalau hal semacam ini terjadi ke aku, Kak. La wong masalah level ringan aja pasti langsung terpuruk apalagi skandal memalukan kayak Lara Jean tersebar ke publik, alamat jatuh sakit pasti aku. Terus, terancam di keluarin dari sekolah, dipandang buruk oleh orang-orang terutama seluruh penghuni sekolah. Oh tidaaaak.

Aku pribadi akan memilih diam dan nggak banyak komentar. Karena belum tentu respon yang aku terima akan positif dan empatik. Orang-orang pasti akan memandang rendah padaku. Aku akan coba meminta seseorang yang aku percayai dan mempercayai aku untuk menjadi juru bicaraku agar menyampaikan kebenaran kepada orang-orang. Di sekolah, aku akan minta solusi dan penanganan yang tepat kepada guru Bimbingan Konseling (BK), dulu di sekolahku sih pasti guru BK yang menangani hal-hal semacam ini. Mengingat guru BK SMA-ku kenal baik sama aku, tentu beliau akan membantuku mengatasinya, beliau pasti tahu itu tidak benar, aku tidak terlibat skandal (titik). Di internet, ini mungkin sulit ya, Kak. Sulitnya kalau sudah tersebar, ya semua orang di muka bumi akan mengetahui hal itu. Minta bantuan hacker? Tetap saja itu sudah terlanjur tersebar, dan pada kenyataannya aku gak punya teman hacker. Mungkin, aku akan minta bantuan pihak pencipta media sosial yang digunakan untuk menyebar skandal itu dengan menggunkan fitur laporkan konten. Di facebook, aku sering laporin ke pihak facebook soal foto, video, dan status yang gak layak dipublikasi orang-orang. Kalau melanggar standar komunitas facebook, sama pihak facebook akan dihapus kok. Mungkin ini alternatif yang akan aku gunakan. Tapi, kalau instagram aku belum pernah coba. Tapi tentu saja akan aku usahakan untuk bisa menghapusnya. Di tambah, kalau pihak sekolah bisa percaya denganku, pasti mereka akan menyelesaikan masalah yang aku hadapi, aku rasa informasinya pun akan tersebar juga di internet. Itu akan mematahkan gosip-gosip tentang skandal memalukan yang sebelumnya sudah disebarkan.

Sofhy Haisyah mengatakan...

Nama : Sofhy Haisyah
Twitter : @Sofhy_Haisyah
Email : sofhyhaisyah28@gmail.com
Link : https://twitter.com/Sofhy_Haisyah/status/662597212887642112

Kalo mempertimbangkan kondisi adat dan norma di negara Indonesia ini, yaa pasti akan sangat malu sekali. Apalagi mengingat orang Indonesia jika melihat seperti begituan komentar sinisnya minta ampun pedas banget. Ngatain inilah, ngatain itulah. Pasti ujung akan kebawa sampe stress.

Adapun cara menghadapinya, yaa mungkin ajak si pria berbicara dengan orangtua. Jadi, saat pihak sekolah memanggil untuk menghadap sambil membawa orangtua, nggak terlalu shocked lagi. ^_^))">

Putri Prama mengatakan...

Nama: Putri Prama Ananta
Twitter: @putripramaa
email: anantaprama@yahoo.co.id
Link Share: https://mobile.twitter.com/PutriPramaa/status/663132257045999616?p=v
Jawaban:
Bila suatu skandal tersebarluaskan, aku pasti syok. Mungkin, untuk beberapa hari, aku bakal jadi pendiem banget, apalagi ketika semua orang berbisik-bisik aneh tentang aku. Lalu, setelah itu, aku akan mengajak seseorang yang terlibat skandal denganku itu untuk sama-sama membersihkan nama masing-masing hingga tidak ada di antara kita yang saling merugi. Aku akan memberikan klarifikasi, entah itu didengar atau tidak, yang terpenting, aku telah yakin bahwa aku tidak seperti yang orang pikirkan kebanyakan. Entah ada yang percaya watau tidak, nantinya skandal itu akan termakan oleh waktu, yang aku perlukan hanya kesabaran dan ketabahan.
Aku harus tetap menjalani kehidupan sehari-hari, toh, itu hanyalah 'skandal'. Bagaimana pun, aku harus menjalani kehidupanku dengan sebaik-baiknya.

Ridho Maulana Dirgantara mengatakan...

Ridho Maulana Digantara
@RidhoDirgan
Dirgantararidhomaulana@gmail.com
Link
https://twitter.com/RidhoDirgan/status/663239235588108288

Jawaban
Aku akan berusaha untuk menutupinya dengan sebuah kebaikan, dan membuat orang-orang kembali percaya. walaupun ada 1 orang yang percaya tapi itu sudah cuku bahwa kita masih di percayai dan pasti akan lebih baik lagi untuk kedepannya

Veny Prasetyowati mengatakan...

Nama ; Veny
Twitter : @yutakaNoYuki
Email : himurasora@yahoo.co.id
Link : https://twitter.com/yutakaNoYuki/status/663600037851590656

Menguatkan hati untuk menghadapi pandangan dan penilaian orang lain. Mau gak mau ya harus bertanggung jawab pada skandal yang sudah aku lakukan, meskipun akan menyakitkan rasanya. Tapi nasi sudah menjadi bubur, tinggal gimana aku menyikapi skandal ini dengan lebih berani dan bijak agar skandal ini bisa kutelan dan menghilang seperti layaknya memakan bubur. Lagipula mau lari kemana saja atau bersembunyi dimana saja, suatu saat skandal tersebut akan menghampiri, karena gak ada yang benar-benar bisa disembunyikan di dunia ini.

Aya Murning mengatakan...

Nama: Aya Murning
Twitter: @murniaya
Email: ayamurning@gmail.com
Link share: https://twitter.com/murniaya/status/663637518433173506

Diemin aja. Orang lain memang cuma bisa menilai dan kasih judge. Bagiku mereka itu cuma sekumpulan orang-orang bodoh yang mudah termakan berita bohong tanpa tahu kebenarannya seperti apa.

Jujur aja aku nggak akan/mau peduli dengan penilaian mereka. Kalau setiap omongan orang bisa nambahin 100k ke rekening bank aku, baru deh aku akan/mau peduli sama omongan mereka, hahaha. Tapi, nyatanya nggak kan? Jadi, ya lebih baik nggak usah dipusingin. ;)

Agatha Vonilia mengatakan...

Nama : Agatha Vonilia Marcellina
Twitter : @Agatha_AVM
Email : agathavonilia@gmail.com
Link share : https://twitter.com/Agatha_AVM/status/665182908517216257

Berdoa dan tegakkan kepala serta yakinkan diri sendiri bahwa skandal itu bukan penghalang untuk aku belajar. Mereka mau ngejudge aku negatif malah akan memberikanku semangat untuk terus melakukan yang terbaik dan prestasi sebagai bukti pada mereka. Mungkin saja orang yang menyebarkan skandal tersebut adalah orang yang iri padaku. Siapapun mereka, aku hanya bisa mendoakan mereka dan memaafkan mereka.

Tapi dengan adanya skandal tersebut, aku jadi belajar bertanggungjawab atas kesalahan yang telah aku perbuat dan meminta maaf pada siapapun yang merasa dirugikan atas tersebarnya skandalku.

Hary mengatakan...

Nama : Hary Gimulya
Twitter : @angels_rutherfo
Email : harygimulya@gmail.com
Link share : https://mobile.twitter.com/angels_rutherfo/status/665523503739834368

Hal pertama yang aku lakukan pastinya adalah berdoa, minta supaya diberikan kekuatan dalam menghadapi
cobaan yang sedang aku alami ini dan tentunya berharap semoga masalah ini bisa cepat selesai dan berlalu.
Yang kedua tentunya adalah memilih diantara dua opsi, menghadapinya atau menghindarinya.
Untuk hal ini, aku akan memilih menghadapinya, karena tidak ada gunanya menghindar.
Dengan menghindar, aku hanya akan terus dihantui perasaan bersalah dan omongan negatif dari orang-orang.
Aku akan meminta maaf kepada orang-orang terdekatku atas insiden ini.
Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini dan setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan.
Insiden ini juga akan aku jadikan refleksi agar tidak lagi melakukan kesalahan yang sama dan bisa lebih baik lagi kedepannya.

Cahya mengatakan...

Nama: Cahya
Twitter: @chynrm
Email: cahyasptm@gmail.com
Link share: https://twitter.com/chynrm/status/665769000874348544

1. Apologize if I really did wrong.

2. Give them a bright smile. When people start to judge me horribly, it means they want me to be mad and drop me to the bottom level that I shouldn't be.

3. I don't wanna let the wall keep me from seeing the road if I'm dealing with judge and criticism. I have to focus on the path ahead. Keep doing good.
"Ignore the boos. They usually come from the CHEAP SEATS." =))

4. If I choose to respond, then I would like to surprise them with kindness. I might just win a new fan while I'm at it. =))

5. Finally, and most importantly, make the choices that are right for myself. Well, people will criticize me either way.

Thank you ^^

nunaalia 79 mengatakan...

nama: Aulia
akun twitter: @nunaalia
email: auliyati.online@gmail.com
link share: https://twitter.com/nunaalia/status/666174397330415616
Jawaban:
Aku akan meminta maaf karena sudah meresahkan semua pihak karena skandal memalukan tersebut, dan membuat klarifikasi kalau bukan aku yg sengaja membuat video dan menyebarkannya.
Selanjutnya terserah bagaimana penilaian mereka, yg penting aku sudah berusaha untuk jujur mengatakan kebenarannya.

thiamelia mengatakan...

nama: Thia Amelia
twitter: @Thia1498
e-mail: thiameliasn@gmail.com
link share: https://twitter.com/Thia1498/status/666963177188511744

Jika kamu terlibat skandal memalukan yang tersebar ke seluruh sekolah dan internet seperti Lara Jean, apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapi penilaian orang-orang di luar sana?

Klarifikasi tentu saja. Menghadapi skandal memalukan kalau kita diam saja maka kita dianggap melakukan hal memalukan itu, meskipun nantinya orang-orang akan semakin memojoki kita, klarifikasi dilakukan agar hati kita bisa lega, setidaknya kita sudah menjelaskan pada orang lain, dan bagaimana akhirnya, tentu saja itu menjadi penilaian orang lain. Lalu, apa yang akan kita lakukan selanjutnya? Karena kita telah menjelaskan memang apa lagi yang akan kita lakukan selain diam saja dan menunggu redanya skandal itu. Lambat laun orang-orang pasti akan melupakan nya, dan kita tentu saja harus menjaga sikap jika tidak ingin orang-orang semakin memandang kita jelek.

Rini Cipta Rahayu mengatakan...

Rini Cipta Rahayu
@rinicipta
rinspiration95@gmail.com
https://twitter.com/RiniCipta/status/666978816120758273

Terlibat dalam skandal memalukan tentunya jadi pukulan telak bagi kita. Dalam beberapa waktu nungkin kita merasa shock sehingga menarik diri dari lingkungan dan diam. Tapi cepat atau lambat, obrolan itu akan menyebar juga dan kita pasti nggak akan dibiarkan diam. Setelah keadaan tenang, ya aku akan memberanikan diri melakukan klarifikasi. Jika memang salah ya aku mengakuinya dan minta maaf. Tapi kalau aku nggak salah ya aku beberkan bukti yang mendukung posisiku yang tidak bersalah. Ya walaupun susah sih untuk mengembalikan nama baik yang terlanjur tercoreng. Tapi ya harus bertanggung jawab juga dengan tindakanku

Ken Orion mengatakan...

Nama : Ken
Twitter : @orion____
Email : kenastridd@gmail.com
Link share : https://twitter.com/orion____/status/667014102896631808

Q : Jika kamu terlibat skandal memalukan yang tersebar ke seluruh sekolah dan internet seperti Lara Jean, apa yang akan kamu lakukan untuk menghadapi penilaian orang-orang di luar sana?

A : (Duh, cukup serem pertanyaannya hehe )
Yang jelas pastinya saya akan membela diri, dengan menjelaskan pada mereka semua tentang apa yang sebenarnya terjadi. Saya akan membeberkan semuanya dengan jelas, beserta bukti-bukti kalau perluㅡdan kalau adaㅡsehingga mereka pun akhirnya juga pasti akan berpikir dua kali untuk mempercayai rumor memalukan tidak berdasar tsb. Dan kalaupun ternyata mereka tetap ngotot memilih untuk mempercayai berita miring itu, silahkan saja sih. Yang jelas saya sudah menggugurkan kewajiban untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya. Toh teman-teman tidak percaya pun tidak apa-apa, karena keluarga pasti akan selalu ada di pihak saya. Dan dukungan mereka lah yang jauh lebih kuat dari apapun. Tuhan juga nggak akan diam lho jika pihak yang nggak bersalah disakiti :)

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon