Rabu, 16 Maret 2016

[Resensi: A Lady's Pleasure - Renee Bernard] Sang Tikus Pemalu dan Sang Kucing Renee


Judul buku: A Lady's Pleasure
Sub judul: Malam-malam Rahasia Bersama Sang Duke
Penulis: Renee Bernard
Penerjemah: Endang Sulistyowati
Editor: Ayuning
Proofreader: Alit Tisna Palupi, Christian Simamora
Desain cover: Dwi Anissa Anindhika
Penerbit: Gagas Media
Tahun terbit: 2011
Tebal buku: 368 halaman
ISBN: 979-780-483-6



BLURB

Seumur hidup, Merriam Everret selalu dianggap sebagai si pemalu yang penurut. Namun malam itu, Merriam, si tikus menjadi wanita penggoda yang menjebak earl sombong yang pernah meremehkannya terang-terangan. Rencananya sederhana dan jelas, dia akan membuat laki-laki itu begitu menginginkan dirinya, lalu meninggalkannya dalam keadaan mendamba. Harusnya itu akan menjadi balas dendam manis dan setimpal... seandainya dia tidak menggoda orang yang salah.

Drake Sotherton meninggalkan Inggris beberapa tahun lalu karena ingin lepas dari persaingan tak habis-habisnya dengan Julian Clay, laki-laki yang juga dia yakini adalah pembunuh istrinya. Namun kini dia kembali. Dan dia terkejut, orang yang 'menyambutnya' di Inggris justru adalah seorang wanita penggoda bertopeng kucing.
Drake curiga perempuan itu adalah kaki-tangan Julian. Tapi logikanya dikalahkan godaan mematikan dari perempuan misterius itu. Apalagi, ketika dia menawarkan sesuatu yang benar-benar di luar kebiasaan Drake: menjadi mistress sang duke sepanjang musim perjodohan.

Di mata Drake, Merriam adalah pasangan yang tepat untuk menjelajahi setiap keinginan dan kerinduan penuh hasrat yang bisa terpikirkan oleh laki-laki itu. Tapi dia juga harus ingat, bermain-main dengan kaki-tangan musuh adalah permainan berbahaya. Padahal Merriam sendiri pun adalah permainan berisiko. Seperti bermain api,Drake bisa terbakar kapan saja.

Namun, seperti permainan berbahaya lainnya, bersama Merriam selama satu musim perjodohan saja tidak mungkin cukup....


RESENSI

Terkadang kau membunuh seseorang karena kau mencintainya. Terkadang... kau melakukannya untuk menyelamatkannya. (hlm. 344)

Merriam Everret merasa kesal ketika tanpa sengaja mendengar Julian Clay mencelanya sebagai "janda berwajah pucat" di depan teman-teman pria itu. Maka dengan tekad bulat, Merriam berusaha belajar cara merayu dan cara menjadi jalang. Agar ia bisa merayu Julian di pesta topeng yang diadakan Lord Milbank dan memberi pelajaran pada Julian.
Dari penyelidikannya, Merriam tahu Julian akan mengenakan kostum Merlin di pesta topeng itu, maka Merriam pun menggunakan kostum kucing dan datang ke pesta Lord Milbank sebagai his familiar. Keinginan Merriam tercapai, ia menemukan Merlin, dan tanpa ragu mulai merayu pria itu hingga tanpa bisa dicegah mereka sama-sama meraih kepuasan. Merasa rencananya berhasil, Merriam pergi meninggalkan Merlin begitu saja.
Drake Sotherton dijuluki Deathly Duke setelah kematian istrinya delapan tahun lalu. Drake pergi mengasingkan diri dan baru kembali saat ia menghadiri pesta topeng Lord Milbank. Betapa terkejutnya Drake saat mendapati seorang wanita berkostum kucing merayunya dan memberinya percintaan yang dahsyat.
Bertekad mencari tahu siapa wanita misterius itu, Drake pun berusaha menemukan his familiar. Dan saat menemukan wanita itu beserta motifnya, Drake meyakinkan Merriam agar mau menjadi kekasihnya selama musim perjodohan. Misi Drake adalah demi kehancuran Julian, tapi siapa sangka hubungannya dengan Merriam malah menyeretnya pada gairah yang makin mendalam.

------------

A Lady's Pleasure adalah karya Renee Bernard yang berhasil memenangkan penghargaan dari Romantic Times untuk kategori 'Best First Historical Romance of 2006'.
Saya cukup lama menginginkan buku ini dan baru berhasil mendapatkannya beberapa minggu lalu. Saat membaca novel ini sesungguhnya pikiran saya sedang nggak menentu. Itu sebabnya saya baru berhasil menyelesaikan membaca A Lady's Pleasure setelah tiga hari. Padahal ini genre favorit saya dan premisnya benar-benar my cup of tea.

Karakter dalam A Lady's Pleasure benar-benar menarik. Merriam yang tadinya adalah seorang janda pendiam dan nggak menarik akhirnya mengambil langkah berani dan melakukan skandal. Sikapnya terlihat lebih berani dan apa adanya. Meskipun dibilang membosankan tapi justru karakternya berani mencoba hal-hal baru bersama Drake.
Sementara Drake menjadi karakter favorit saya. Tegas, berusaha keras mendapatkan yang dimau dan posesif. Menyenangkan melihat perkembangan perasaannya terhadap Merriam.
Chemistrynya asyik, dialognya segar dan rapi. Menghibur di beberapa bagian, nakal di sana-sini dan menegangkan di saat yang tepat.

Namun saya sarankan agar berhati-hati dengan adegan intimnya. Seks yang panas dan beragam variasi menghiasi hampir di seluruh bab. Meski saya merasa masih cukup biasa dan nggak sepenuhnya vulgar. Tapi yaaa... itu pendapat saya sebagai perempuan yang sudah menikah :)

Overall, saya suka jalinan kisahnya dan petualangan panasnya yang penuh gairah. Hmm~ jadi pengin baca buku Renee Bernard yang lain.

1 komentar:

Alexandra Esther mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon