Jumat, 01 April 2016

[Blogtour: Review + Giveaway] The Stardust Catcher - Suarcani


Judul buku: The Stardust Catcher
Penulis: Suarcani
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2016
Tebal buku: 184 halaman
ISBN: 978-602-03-2644-3
Book available at: bukupedia.com




BLURB

"Apa harapanmu tahun ini?"

Joe: Punya alternatif lain untuk berbahagia selain dengan mencari pasangan.

Mela: Mendapat tambahan umut setidaknya empat tahun lagi, yah... biar bisa main remi lebih lama lagi sih.

Bermula dari secarik kertas dalam jaket di commuter line, Joe dan Mela bercengkerama lewat ask.fm. Selama setahun, hanya lewat media sosial itulah mereka berhubungan. Hingga Joe tertinggal rombongan saat liburan bersama teman-teman kuliahnya. Ia tersesat di Bali. Sendirian.
Saat itulah Sally Cinnamon muncul dan mengaku sebagai peri yang akan mempertemukan Joe dengan jodohnya. Wait, peri jodoh? Yang benar saja?
Ditemani Sally, Joe berusaha mencari rombongannya. Petualangan yang mempertemukannya dengan Mela, si spa therapist yang sekarat.
Apakah Mela jodoh yang dimaksud Sally? Apakah Joe benar-benar tersesat dan bukannya sengaja menghilang karena protes akan perceraian orangtuanya?


RESENSI

Di commuter line, Joe menemukan sebuah jaket di bangku yang hendak didudukinya. Saat memeriksa jaket itu, Joe menemukan kertas terlipat yang merupakan daftar tanya jawab akun ask.fm seseorang bernama Mela. Sejak itu Joe berkenalan dengan Mela melalui ask.fm dan saling melempar pertanyaan.
Meski tak banyak yg Joe tahu selain bahwa Mela sangat humoris dan merupakan seorang spa therapist.
Ketika kampusnya mengadakan karyawisata ke Bali, Joe mengikutinya dengan hati resah. Ini karena perceraian orangtuanya tinggal menghitung hari untuk disahkan oleh peradilan.
Selama perjalanan, Joe beberapa kali bertemu seorang gadis remaja dengan gaun putih berambut pirang panjang. Gadis yang tak dilihat oleh siapa pun!
Hingga tanpa terduga, Joe tertinggal oleh rombongan dan terpaksa berjalan kaki di tengah gelap malam mencari kantor polisi ditemani... si gadis yang hanya bisa dilihatnya. Gadis itu, Sally Cinnamon, mengaku sebagai peri jodoh Joe yang bertugas mempertemukan Joe dengan Mela. Sayangnya kesialan demi kesialan bertubi-tubi menimpa Joe. Membuat pemuda itu semakin kesal.
Sementara di sisi lain, Mela sang spa therapist, mati-matian berusaha menolak pendekatan yang dilakukan Oscar, salah satu kolega bosnya. Namun karena situasi mendesak, Mela yang yatim piatu dan membiayai kuliah adiknya, terpaksa meminta bantuan Oscar. Tak dinyana pelaku kriminal mengintai dirinya dan Oscar. Mela pun jadi korban penculikan.
Sang pemuda yang tersesat dan sang korban penculikan akankah mampu dipertemukan oleh peri jodoh nan centil? Ataukah takdir punya keajaibannya sendiri?

-----------

The Stardust Catcher menjadi novel Young Adult lokal pertama yang saya baca di tahun 2016 ini. Saya sangat bersemangat membaca novel ini karena novel ini lahir dari GWP (Gramedia Writing Project) dan ditemukan oleh editor favorit saya, Mbak Didiet. Jelas, saya nggak ragu lagi untuk menerima novel ini ke dalam pelukan.

Sejak awal membaca, saya terkesan dengan gaya menulis Suarcani, beberapa kali begitu romantis namun di kali lain begitu konyol. Hal ini membuat perjalanan saya mengikuti kisah Joe terasa menyenangkan.

Diceritakan dengan POV orang ketiga, secara bergantian saya diajak menyelami perasaan Joe, perasaan Mela, perasaan Oscar dan juga Sally. Meski tetap porsi terbesarnya adalah Joe dan kesialan yang menimpanya. Huhuhuuu...
Alurnya mengalir maju dan plotnya lumayan rapi. Runtutan kejadiannya silih berganti antara Joe dan Mela tapi mudah dipahami. Settingnya sangat detail terutama saat di Bali dan di Leeuwarden.

Saya cukup tertarik dengan karakter Joe, sebagai pemuda usia dua puluhan yang skeptis. Pemicunya mungkin karena proses perceraian orangtuanya dan ancaman kehadiran saudara tiri. Saya jadi penasaran, sudah seperti itukah Joe di masa kecilnya, atau sifat pemarah dan nyebelinnya ini baru ada setelah orangtuanya memutuskan berpisah? Tapi Joe lumayan menghibur karena... rada penakut. Hahaha... tapi sumpah kocak banget mengikuti kesialan demi kesialan Joe sampai saya merasa aduh, apa ini kesialannya nggak kebanyakan?
XD
Mela menurut saya menjadi gadis yang luar biasa kuat. Lucu, cerdas dan punya prinsip. Ini yang saya suka. Caranya berusaha menolak Oscar benar-benar keren, yaaah... walau akhirnya ia minta bantuan juga. Tapi ini membuat saya merasa Mela memang pemberani dan keren.
Si peri centil alias Sally tentunya bikin saya terharu. Banyak kalimat bijak yang dia katakan pada Joe. Sayang Joe-nya aja yang bebal, susah dikasih tahu. Tapi Sally benar-benar setia dan luar biasa sabar.
Hmm... tokoh dalam novel ini berbeda-beda tapi unyu semua :))
Yang paliiiiiing saya suka adalah interaksi Joe dan Mela di akhir cerita. Huiii... akrabnya bikin iri.

Secara keseluruhan saya suka novel ini. Romantisnya ada, konyolnya ada, bijaknya ada dan sedihnya ada. Berasa makan gado-gado komplet.

*************GIVEAWAY TIME***********



Naaah selamat datang di pembukaan Blogtour The Stardust Catcher.. saya punya satu eksemplar novel ini dan satu tas joger untuk satu orang yang beruntung.

Caranya gampang seperti biasa yaaa..

1. Peserta adalah warga negara Indonesia atau punya alamat kirim di Indonesia.
2. Follow akun twitter @alhzeta dan @KendengPanali lalu share giveaway ini dengan hashtag #TheStardustCatcher dan jangan lupa mention kami berdua.
3. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan Nama | akun twitter | alamat email

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

4. Giveaway berlangsung selama 6 hari dan ditutup tanggal 6 April 2016 pukul 23.59 WIB.
5. Yang terakhir... good luck ya ;)

46 komentar:

cok santi mengatakan...

Kalau mendengar kata Peri hayalanku langsung tertuju pada sosok kecil bersayap, wajah cantik mungil, membawa tongkat kecil dan berpakaian putih. Si Peri hayalanku pastilah peri yang baik hati selalu menolong orang yang dalam kesulitan, selalu datang kapan pun saat dibutuhkan. Yaah semacam peri yang ada di cerita Cinderella itu :D

akun twitter : @CokSanti
alamat email : cokiosanti@gmail.com

cok santi mengatakan...

Eh lupa namaku Cok Santi Adnyani

Sepekan Bersama Seleb mengatakan...

sosok peri dalam imajinasi aku itu adalah seseorang yang membuat kita menjadi keajaiban itu sendiri, tidak masalah apakah ia bersayap atau tidak bertongkat atau tidak. Dia yang menemukan bahwa aku, kamu, atau siapa saja adalah spesial. Membantu kita mengenali kelebihan dibalik segala kelemahan kita. Dia yang selalu ada, entah diakui atau tidak keberadaannya, disadari atau tidak. Dia marah karena sayang tapi tak pernah benar benar pergi darimu. peri itu membuatmu menjadi keajaiban itu sendiri
nama: getta
twitter: ganggaprakarsa
email: getta.gangga@gmail.com

Abduraafi Andrian mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Abduraafi Andrian mengatakan...

Raafi | @raafian| oughmybooks@gmail.com

Peri! sebagai penggemar novel fantasi, sudah banyak bacaan yang terdapat makhluk peri dalam buku-buku yang kubaca. Salah satunya bernama Holly Short, peri dalam serial "Artemis Fowl" karya Eoin Colfer. Aku ingin memiliki peri yang seperti dia!

Holly Short, menurutku, adalah peri yang cerdas. Dia selalu siaga dalam segala sesuatu. Peralatan yang dia punyai bahkan terlalu canggih untuk umat manusia. Dan aku ingin seseorang (sesuatu) membantuku untuk memudahkan hidupku. Yah, terkesan subjektif. Tapi memang itu kan maksud pertanyaanmu, wahai Mba Ina?

Ayolah, berikan bukunya padaku dan aku akan mencari tahu apakah Sally secerdas Holly Short!

Arie Pradianita mengatakan...

Arie Pradianita | @APradianita | ariepradianita@gmail.com

"Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?"

SEPERTI SOSOK PEREMPUAN YANG SAYA KENAL SEKARANG DAN AKAN SAYA CERITAKAN BERIKUT INI:

Cerita ini sebenarnya adalah sebuah bentuk terima kasih saya kepada seorang perempuan (saya tidak bisa menyebutkan detail informasi pribadinya). Yang katakanlah parasnya mainstream (Mayoritas pria sepakat bahwa ia cantik) tidak perlu saya sebutkan namanya . Seorang peri kecil yang telah mengajarkan saya dan orang – orang disekitarnya tentang definisi sederhana cinta, yang memberitahu kita untuk belajar mencintai. Sebuah definisi tentang keberanian dan ketulusan mengeluarkan air matanya karena sesuatu hal. Yah seperti itulah kali ini saya mendefiniskan cinta” ketika manusia telah berani mengeluarkan air mata untuk sesuatu hal”. Hal yang apabila kita tahu apa yg ia tangisi, tentu mayoritas perempuan akan menganggap itu tidak penting untuk ditangisi.Bukan karena karena pria, bukan karena kosmetik, dan bukan pula tentang hal-hal umum yang sering ditangisi oleh perempuan kekinian,namun lebih daripada itu, ia menangis untuk organisasi tempatnya berhimpun. Tempat dimana dia menemukan makna sebagai seorang manusia, tempat dimana ia tahu jika dirinya adalah penjaga peradaban, sebagaimana hakikat perempuan.

Air mata seorang perempuan adalah hal yang begitu mulia menurut saya, karena puncak keresahan/kegelisahan perempuan itu termanifestasikan pada air matanya, perempuan adalah wujud jamaliah (kelembutan) Tuhan, hal ini tentu sangat berbeda dengan pria yang notabene adalah wujud jalaliah ( Keperkasaan) Tuhan , dimana puncak keresahan pria terhadap suatu hal biasanya diwujudkan dalam demonstrasi-demonstrasi yang heroik. Jadi hal yang wajar ketika pria mesti kagum kepada seorang perempuan yang telah mampu memperlihatkan keresahan, kegelisahan , dan harapannya oleh airmatanya, artinya ia telah sampai pada puncak keresahan terhadap suatu hal, yang diwujudkan dengan airmata sebagai manifestasi cintanya. Dan istimewanya, manifestasi cintanya ia berikan pada organisasinya, Tentu perempuan yang menyampaikan cintanya pada organisasinya jauh lebih mulia, karena cintanya dinyatakan untuk kepentingan umum.

Sepanjang sejarah, kecantikan perempuan itu diukur bukan oleh perempuan itu sendiri, melainkan oleh kaum pria. Dan pada akhirnya, dengan segala keterbatasan pengetahuan, saya katakan jika sosok perempuan yang saya kenal sekarang yang mampu meluapkan airmata untuk organisasi/kepentingan umum, maka itulah sosok seorang peri dalam imajinasi saya.. ^_^

Pida Alandrian mengatakan...

Nama : Pida Alandrian
Twitter : @PidaAlandrian92
Email : shafrida.alandrian@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Sosok peri yang ada di imajinasi aku, peri yang baik hati.

Peri yang mempunyai paras yang cantik berjenis kelamin perempuan, memiliki dua mata yang indah yang bersinar dan berkilau, memiliki wajah yg putih bersih, memiliki rambut yang panjang terurai mulus dan lembut, hidung mancung, dan memiliki bibir tipis yang sangat menggoda mata *hehehe (sosok peri yang sempurna).

tidak hanya berteman dengan kaumnya saja, tetapi juga mau berteman dengan manusia dan mau membantu dan mengabulkan keinginan manusia (tapi manusia yang mempunyai hati bersih saja yang mau di bantu oleh peri).

Sekian.
Salam Pida Alandrian

Amre Lisha mengatakan...

Peri dalam bayanganku sosoknya seperti tinker bell di serial peterpan. Makhluk kecil yang lincah, dan beberapa peri punya kemampuan special masing", telinga panjang dan bersayap dengan baju" yang cantik sesuai dengan kemampuan special mereka. Sifatnya juga terkadang jail. Disney banget lah yang ada di bayanganku. :) hehe,

Emma | @emmanoer22 | amrelisha@gmail.com

Intan Novriza Kamala Sari mengatakan...

Nama : Intan Novriza Kamala sari
Akun twitter : @inokari_
Alamat email : intankamala@gmail.com


Holaa kakak, aku ikutan ya. Baca review kakak sepertinya buku ini menarik banget, aku belum pernah baca genre seperti ini sebelumnya, semoga berjodoh buat baca :D

Jika aku membayangkan seorang peri, sosok peri dalam imajinasi aku adalah sosok mungil berparas cantik, rambut panjang nan indah, punya sayap, menyenangkan, baik hati dan punya kekuatan super (termasuk bisa muncul lalu tiba-tiba menghilang). Kekuatan itu digunakan untuk membantu manusia baik yang sedang mengalami kesusahan atau sedang dianiaya oleh sesama manusia.

Di imajinasiku, penggambaran peri seperti di cerita Cinderella yang pada saat kesulitan dibantu oleh ibu peri. Atau peri yang mengubah wujudnya menjadi ikan mas yang membantu anak baik hati yang sedang kesulitan di cerita rakyat dari Jawa Barat. Oh iya, dalam cerita lain, "Tukang Sepatu dan Peri-Peri Kecil", kehidupan keluarga tukang sepatu terangkat karena dibantu pengerjaan sepatunya oleh peri-peri kecil yang keluar pada malam hari dan membuat sepatu.

Pokoknya, peri itu unyu dan baik hati, kakak. :D

Fitra Aulianty mengatakan...

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Aku membayangkan seorang peri perempuan berbadan manusia namun hanya setinggi 150 cm. Peri ini berambut pirang dan berkuncir kuda dengan sepasang sayap yang memiliki kerlap kerlip berwarna-warni. Kalau di malam hari, kerlap kerlip di sayap peri ini bisa berubah jadi cahaya--tergantung warna kerlapannya. Peri ini punya kalung dan gelang yang menunjukkan kekuatan dan posisinya dalam suatu kerajaan tersembunyi. Selain itu, sang peri juga selalu membawa tongkat sebagai senjata pelindungnya.

Peri ini kadang bisa menyamar sebagai manusia dengan menghilangkan sayapnya. Tapi tentu saja gelang dan kalung itu harus tetap di sana krn kedua benda itu adalah benda penting bagi seorang peri.

Peri ini terbagi dua. Ada yang jahat dan baik. Peri yang baik hidup di kerajaan dan pergi ke dunia manusia sebagai peri penolong. Tapi peri jahat terbuang dari kerajaan dan hidup nomaden, biasanya mereka ada di dunia manusia sebagai pengganggu.

Fitra Aulianty | @fira_yoopies | fitra.aulianty@gmail.com

Cici Wulan mengatakan...

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Sosok peri dalam imajinasiku itu pasti cantik, tidak hanya cantik fisiknya tapi juga cantik hatinya. kadang mungkin memiliki sikap aneh dari beberapa cerita peri yang saya baca :D

Nama: Cici Wulan Ramadhani
Akun twitter: @Cici_stia
Alamat email: ciciwulan71@yahoo.com

Ratna Sari mengatakan...

Sharie | @Nashari3 | nasharie88@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Bayangan saya tentang sosok seorang peri tak jauh dari gambaran sosok peri yang ada di film Peter Pan, yaitu Tinkerbell. xixixi.. Saya sangat terpengaruh oleh visual dari film Disney itu.
Sosok yang kecil, lucu, bersayap, dan memakai baju hijau. Kadang usil, tapi baik hati. Ah, susah sekali lepas dari bayangan itu.

Dera Devalina mengatakan...

Dera Devalina|@deradevalina|deradevalina@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Mahluk kecil yang memiliki sayap yang rapuh namun indah dan berwarna warni seperti pelangi, pakaian peri terbuat dari bunga dan daun yang indah, paras mereka sangat menawan walaupun memiliki kuping yang lancip seperti ELF (sejenis peri kurcaci), memiliki kulit yang agak sedikit pucat dan mata yang berbinar indah. setiap mereka terbang mereka mengeluarkan cahaya yang berkilauan dari serbuk keajaiban. mereka terdiri dari perempuan dan laki – laki. setiap peri memiliki peran mereka masing masing, saat musim semi mereka menumbuhkan bunga bunga yang indah serta buah – buahan segar dari serbuk – serbuk keajaiban sambil bernyanyi dan menari. Para peri juga tidur di dalam kelopak bunga. Katanya orang yang percaya dengan keajaiban serta bejiwa tulus dan baik hati bisa melihat mereka.

Humaira Balfas mengatakan...

Nama : Humaira
Akun Twitter : @RaaChoco
Alamat Email : humairabalfas5@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?


Waktu kecil karena nonton film bidadari, ya seperti itu sosok peri dalam imajinasiku. Seperti ibu, berbaju putih dan bersayap, juga membawa tongkat. Nonton film cinderella, sosok peri imajinasiku pun ikut berubah. Hampir seperti nenek-nenek,gemuk, memegang tongkat, bergaun pesta klasik dengan rambut seperti disanggul. Lalu muncul film tinker bell, berubah lagi imajinasiku tentang peri. Tidak memakai baju putih, kecil, dan bisa terbang. Tapi lama-lama aku juga punya imaji sendiri tentang peri. Menurutku yang pasti perempuan, cantik, berambut panjang, berkulit putih pucat, memiliki sayap, berbaju putih, bertubuh mungil dan yang pasti baik hati.

Jadi secara keseluruhan, sebenarnya peri yang aku imajinasikan itu terdiri dari gabungan ketiga tokoh utama diatas tadi. seandainya aku tak pernah melihat film bertema peri atau ada tokoh perinya, tak pernah membaca buku tentang peri (sebenernya juga belum pernah baca buku seperti itu), atau pun mendengar cerita-cerita tersebut. Sampai saat ini, dan saya sebesar ini, imaji tentang peri itu tak pernah lahir dikhayalanku. Imaji itu hadir dari apa yang aku lihat, aku baca dan aku dengar selama ini :)

Fetreiscia Frida mengatakan...

Nama: Fetreiscia Frida
Twitter: @fetreisciafrida
Email: fetreisciafrida@gmail.com

Sosok peri yang ada di bayangan ku adalah Ibu Peri. Itulah peri pertama yang aku kenal. Bukan tinkerbell yang ada di film PeterPan, melainkan sosok ibu peri. Ibu peri itu seorang dengan sosok yang selalu menampilkan senyum, hangat, dan baik. Berpakaian putih dan selalu menolong anal yang baik. Ibu peri tidak mau mmbantu anak yang jahat kepada orang lain, tapi ibu peri akan menolong ank kecil yang baik hatinya. Ibu peri juga tidak bersayap, tapi ibu peri bisa mnghilang dan muncul kapan pun, kadang bisa bikin kaget. Ibu peri selalu ada ketika anak yang baik itu membutuhkan pertolongan atau anak yang baik itu dijahati. Ibu peri akan menghukum anak yang jahat supaya tidak menyakiti anak yang baik lagi. Jadi ibu peri itu idolaku sewaktu kecil. Waktu kecil selalu dibilangin kalau jadi anak baik nanti ibu peri bisa datang ngabulin permintaan kita.
Jadi peri yang ada dalam bayanganku ketika haru membayangkannya adalah sosok ibu peri seperti diatas.

Oktabri Erwandra mengatakan...

Oktabri | http://twitter.com/0ktabri | oerwandra@gmail.com

Berbicara mengenai peri, yang mencuat seketika dari dalam rongga pengingat dalam kepalaku karena sosoknya yang sangat melekat dalam ingatanku (sayangnya, bukan Tinker Bell yang legendaris itu) ialah si Goldilocks di novel London: Angel karya Mbak Windry Ramadhina, cewek misterius yang kedatangan dan kepergiannya tergantung pada hujan yang turun di kota itu. Berambut pirang cokelat keemas-emasan, bentuk wajah yang melekuk tajam tetapi tak meninggalkan kesan lembut khas gadis-gadis negara Skandinavian, berbaju putih dengan motif rajut unik dan rok berbiku-biku yang ujungnya berkibar-kibar mengikuti gerakan tubuhnya yang lincah, tubuhnya beraroma lembap hujan, memiliki senyum yang cerah seiring dengan keceriaan yang seolah berusaha mengalahkan sendu yang melingkupinya bersama hujan yang turun. Taruhlah aku salah jika mengingatnya sebagai peri, padahal dirinya jelas-jelas 'malaikat', atau kata Mbak Windry malaikat yang turun bersama hujan. Namun, menurutku sosok Goldilocks inilah yang paling 'peri' sepanjang ingatanku, ceria, lucu,konyol, tetapi anggun dan magis. Coba bayangkan, adakah sosok lain yang semenakjubkan ini? Gimana dengan Sally Cinammon, apa dia sosok peri yang magis juga seperti Goldilocks? Aku penasaran...

Miftahur Rizqi mengatakan...

Nama : Miftahur Rizqi
Twitter : @MR_Laros
e-mail : miftahurrizqi2@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

jika ditanya tentang Peri, imajinasi ku berpikiran bahwa Peri itu sosok wanita cantik, bersayap, dan baik hati yang suka menolong manusia yang juga baik hati. aku sendiri, pertama kali mendengar kata Peri itu sejak aku kecil ketika nonton film Cinderella. tetapi, diluar imajinasi ku ternyata Peri itu adalah hanya istilah yang sering digunakan dalam cerita fiksi untuk menggambarkan sosok manusia mungil bersayap yang mempunyai kekuatan gaib. kalau dari kisah anak-anak yang pernah aku baca, Peri digambarkan berwajah cantik, bersayap kupu-kupu, dan mengeluarkan kemilau yang indah dari seluruh tubuhnya. dunia Peri memang penuh misteri, begitu menarik untuk di ungkap.
itulah penjelasanku tentang sosok peri yang ada di imajinasiku, sekian terima kasih.. :)
*SALAM BUKU !!!

Fitriscia Jacilia mengatakan...

Nama: Fitriscia Jacilia
Twitter: @jacilpo
Email: fitrisciajacilia@gmail.com


Sosok peri yang aku bayangkan dalam imajinasi aku adalah sosok peri layaknya ibu peri di film Cimderella. peri pertama yang aku kenal sejak kecil adalah ibu peri di cerita Cinderella. Tidak seperti peri-peri lain, yaitu kecil dengan sayapnya dan terbang kesana-kemari. sampai sekarangpun, sosok ibu peri itu adalah sosok peri yang paling membekas di ingatanku. imajinasiku akan peri itu seperti seorang ibu atau setidaknya perempuan, dengan dress putihnya, lengkap dengan mahkota atau hiasan rambutnya dan yang paling identik dengan peri dalam imajinasi aku tentu tongkat peri nya 😄 kalo istilah yang aku berikan itu adalah tongkat ajaib. soalnya kan dengan kekuatan ibu peri, dengan sekali ketuk alis ting, semua hal bisa terjadi. layaknya cinderella, yg tadinya pakai baju biasa, dengan sekali ting dari tongkat ibu peri, semuanya langsung berubah jadi gaun indah. Maka itu, di imajinasi aku pun peri selalu identik dengan tongkat ajaibnya itu.

Dah mengatakan...

Wardah
@bungaoktober_
sepuluh.cokelat@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Kalau dulu, ketika saya masih bocah polos unyu dengan pikiran simpel, jawaban atas pertanyaan ini pasti sosok kecil imut-mungil-mini dengan sayap dan butir-butir debu bintang ketika terbang. Yup, benar, macam Tinker Bell!!

Nah, sekarang, ketika saya sudah makin tua, jadi skeptis dan mulai tidak mempercayai dongeng dan fantasi dan keajaiban, serta merasakan hidup penuh kegetiran (berasa udah hidup lama amat dah nih anak), jawaban saya bakal: manusia. Ya. Manusia. Bisa siapa saja. Dari orang yang saya kenal hingga orang asing di pinggir jalan, selama mereka seperti "Tinker Bell", membawakan keajaiban dalam hidup saya meski hanya dalam bentuk sederhana semacam memberi senyum atau mempersilakan saya jalan duluan, hingga seseorang yang mendedikasikan hidupnya demi bayi orang hutan di Kalimantan atau anak kecil yang melempar batu pada penjajah di rumahnya, mereka adalah sosok peri. Sosok peri yang sebenarnya. Karena mereka memberikan keajaiban bagi saya. Mereka menyalakan semangat, membuat saya tidak menyerah hidup di atas bumi yang sekarat, menebarkan inspirasi di tengah sifat menjijikan manusia yang menjamur, dan memberikan saya kepercayaan pada masa depan serta kebahagiaan.

Peri-peri ini bisa muncul dalam sosok yang beraneka ragam. Bisa punya beragam profesi. Bisa hadir dalam sosok nenek-nenek atau gadis belia berkuncir dua. Bisa juga terselip lewat karakter dalam buku yang ditulis seorang penulis.

Bertemu dengan peri-peri ini selalu menyenangkan. Karena, meski kadang sosok mereka terlalu jauh (atau justru hanya gambar 2D atau karakter ciptaan dalam film dan buku), mereka tetap menebarkan inspirasi bagi saya.

Semoga, semoga banget, saya bisa menjadi salah satu peri-peri ini.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Kenapa tiap GA di blog mba Ina jadi macam curhat berkepanjangan sih :(

Btw.... itu si Joe, saya banget!

"Punya alternatif lain untuk berbahagia selain dengan mencari pasangan"

Setuju Joe! Moga ketika kamu akhirnya punya pasangan pun kamu bisa membagi kebahagiaan ketika sendiri dengan pasanganmu. :)

Rini Cipta Rahayu mengatakan...

Rini Cipta Rahayu
@rinicipta
rinspiration95@gmail.com

Kalau aku membayangkan, seorang peri itu adalah sosok diriku yang lain. Jadi peri pelindungku itu punya tampilan fisik yang sama persis denganku. Tapi bedanya, dia punya kemampuan menghilang/menjadi samar sehingga hanya aku saja yang dapat melihatnya. Dia bisa berubah menjadi apapun, atau mengusahakan sesuatu dengan kemampuan sihirnya.
Setiap orang punya perinya masing-masing. Dia akan menemani kita kemanapun. Keberadaannya juga akan mengupayakan perlindungan dan menghindarkan hal-hal buruk terjadi pada kita. Tapi sifat kita akan diikuti olehnya, maka akan berbahaya jika kita memerintahkan hal buruk padanya untuk kepuasan pribadi.
Yaah, begitulah kira-kira imajinasiku kak.. kalau melihat peri, jita merasa seperti bercermin. Dia mengetahui segalanya tentang kita dan menjadi sahabat yang setia.

Noer Anggadila mengatakan...

nama: Noer Anggadila
akun twitter: @noeranggadila
Email: noeranggadila27@gmail.com
Jawaban:

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

peri berhijab! gak punya sayap, kelihatan seperti manusia biasa, tapi datang dan pergi gak terduga, memakai flower crown di kepalanya dan memiliki harum bunga, di dekatnya selalu merasa sejuk dan bahagia, tingginya rata-rata orang Indonesia, bisa berubah jadi apa aja, tapi tetap berhijab.

Weni Syahfitri mengatakan...

Nama: Wika Agustina
Twitter: @agstnwika
Email: wikaagustina22@yahoo.com

Jika membayangkan sosok peri, di dalam benak saya terpikirkan sesosok dengan wujud wanita cantik yang berparas sempurna, tubuhnya tinggi dengan kulit putih yang bersinar disekujur tubuhnya. Wajahnya sangat cantik, putih bersih dan memiliki senyum terindah dan selalu mengembang dikedua sudut bibirnya. Kedua bola matanya berwarna biru, memiliki rambut panjang yang terurai indah dengan aksesoris headband yang terbuat dari berlian yang melingkar di kepalanya. Kemudian peri itu mengenakan gaun putih setinggi lutut dengan kilauan sinar yg terpancar dari gaun tersebut. Kemudian peri tersebut memiliki hati yang baik dan suara yang lemah lembut yang membuatnya semakin terlihat sempurna.

Terry Irawan 3 mengatakan...

Tri
@tewtri
triwahyuni.irawan3@gmail.com

Peri?

Kembali ke pakem bahwa peri itu identik dengan baik juga penolong. Dalam bayangan saya, sosoknya itu berambut hitam, berjas putih, rapi, dan punya sepasang sayap lebar yang bisa membungkus dirinya sendiri. Peri dalam bayangan saya adalah laki-laki. Yes, dia yang kuat dan berani.

Daivara Rezuki Wijaya mengatakan...

Daivara Rezuki Wijaya | @dairezuki | dairezuki@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Awalnya aku selalu membayangkan sosok peri itu seperti malaikat namun berukuran sangat kecil seperti Tinker Bell. Mereka cantik dan tampan, memiliki kulit yang seputih salju. Mereka memiliki mata yang bewarna biru bersinar, rambut yang bewarna putih keperakan dan memiliki kemampuan atau kekuatan untuk membantu anak-anak yang baik. Mereka juga memiliki wajah seperti bayi, imut nan menggemaskan. Mata besar, hidung kecil dan bibir yang kecil. Intinya mengibaratkan seorang bayi, kan biasanya bayi di sebut peri kecil.

Namun, semenjak aku menonton salah satu film horror barat. Aku jadi takut membayangkan sosok seorang peri. Kalau ga salah judulnya, Dont be Afraid of the Dark. Di film itu di ceritakan mengenai peri yang suka memakan gigi manusia. Khususnya gigi anak kecil. Bentuknya memang seperti yang ada di bayanganku namun wujudnya tidak seperti imajinasiku. Aku sempat takut selama berhari-hari, hingga aku tidak mau berada di dalam kegelapan. Semenjak nonton film itu, aku membayangkan jika seorang peri adalah makhluk kecil yang suka membunuh manusia. Badannya kecil namun kekuatannya sangat super:v giginya tajam, kukunya pun hitam dan panjang. Matanya bersinar dalam kegelapan, seperti mata kucing dan mereka selalu mengawasiku di kala malam. Sumpah, ini korban film banget-_- tapi kalau udah nonton filmnya, percaya deh. Akan ada rasa takut yang tumbuh terhadap sosok peri-peri kecil nan menggemaskan:"

Tapi, sekarang imajinasiku mengenai peri kembali menjadi yang awal. Seorang wanita cantik atau lelaki tampan. Bukan lagi seorang monster yang siap memakan gigi anak-anak, termasuk gigi-gigiku uwuwuwu:v

Sekian, terima kasih:)

Ananda Nur Fitriani mengatakan...

Ananda Nur Fitriani | @anandanf07 | anandanftrn@gmail.com

Sosok peri dalam imajinasi saya itu...
Mungil, bertelinga lancip, berwajah awet muda, matanya berbinar-binar (ada yang berwarna hijau, biru, coklat, ungu), rambutnya ada yang berwarna gelap dan keemasan, sayapnya berwarna-warni, dan memakai gaun berwarna putih dengan gaya sederhana namun sangat indah. Ada yang hidup di batang pohon, ataupun di dalam bunga-bunga. Terbiasa mencari bahan makanan dari alam, lalu mengolahnya sendiri. Hobinya terbang ke sana kemari, melintasi kebun bunga, bermain di pinggiran sungai, namun sangat anti dengan wilayah perkotaan.

Sang peri memiliki senyum ramah, suara yang merdu, dan kebaikan hatinya memikat semua orang. Sangat rajin, disiplin, serta selalu bersikap jujur. Tidak pernah segan untuk membantu sesama, baik itu teman peri-nya atau manusia. Hidupnya penuh dengan cinta dan damai. Hingga negara api menyerang.... Eh, engga kok xD Sepertinya cukup sekian deskripsi saya tentang peri. Terima kasih atas giveawaynya \^o^/

Agatha Vonilia mengatakan...

Agatha Vonilia M. | @Agatha_AVM | agathavonilia@gmail.com

Peri Hutan (Dryads) - Hidup di hutan (mereka selalu menjaga setiap pohon di hutan termasuk pohon oak) dan bertubuh mungil. Di punggungnya ada sayap berwarna hijau dan berkilau keemasan. Telinga mereka berujung lancip dan memiliki rambut panjang hitam yang indah. Mereka biasanya agak jahil sedikit. Hehhee

Water Fairies – Adalah penyedia makanan bagi tanaman-tanaman dan pengambil kehidupan . Mereka mengkombinasikan kecantikan dengan penghianatan dan kematian. Mereka bisa menjadi teman atau lawan.

Mer-People-Mermaid – Mereka tinggal didalam air, tetapi mereka mirip manusia dari pinggang ke atas dan memiliki ekor seperti ikan. Mereka sangat menarik sekali sehingga memikat nelayan-nelayan menuju kematiannya. Disebut juga Murdhuacha (muroo-cha) atau Merrows.

Brownies – Umumnya senang berada disekitar manusia dan pekarangan rumah. Bersahabat dan benar-benar membantu.(kayak kue deh) Hehehehee

Perlindungan Terhadap Gangguan Peri
Terdapat beberapa benda yang dipercaya dapat menghindarkan kita dari gangguan peri, antara lain:
1. Besi dingin
2. Memakai pakaian terbalik
3. Mengalirkan air
4. Membunyikan bel
5. Semanggi berdaun empat
6. Roti

Aku paling suka sama peri hutan walaupun mereka selalu usil dan jahil tapi mereka memiliki hati yang lembut seperti pohon yang telah mereka jaga selama beratus-ratus tahun.

Masih nggak percaya kalau peri ntu nggak ada???

Source : https://www.facebook.com/zonamisteri/posts/523200084402883

Dian Maharani mengatakan...

Dian Maharani | @realdianmrani93 | dianmaharani833@yahoo.com

"Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?"

Sosok peri dalam imajinasiku adalah seorang perempuan muda dengan tinggi kisaran 150cm, berbadan ramping dengan wajah lonjong dan pipi kemerah-merahan, bola matanya coklat kehitam-hitaman dengan binar bintang di setiap kedipannya. Rambutnya ikal panjang pirang-kecoklatan. Ada sparkling-sparkling kecil yang menghiasi seluruh badannya, bisa terbang pelan lemah gemulai dan kalo udah berpindah tempat dengan terbang pelan lemah gemulai tadi, sparkling-sparkling dibadannya itu akan menjadi jejak seperti kunang-kunang di film The Good Dinosaurs.
Peri-ku ini mengenakan gaun putih agak krem, pake mahkota kecil di poninya yang senada dengan kalung yang dikenakannya. Megang tongkat ajaib peri berwarna senada dengan pakaian yang dikenakannya, dengan lambang bintang diujung tongkatnya itu. Suaranya lembut tapi tegas, membuat siapa saja yang mendengar suaranya akan 'tersihir' oleh keanggunannya itu.
Peri-ku ini akan siap menolong siapa saja yang membutuhkannya walau sesekali keki karena takut salah menolong orang (maksudnya, orang yang ditolong tadi bukannya terima kasih malah memanfaatkan -_-).
Apakah ada peri seperti ini? Entahlah. Tapi, yang membuatku bisa berimajinasi seperti di atas (dengan pengembangan tokoh ^^v) adalah ibu peri dari film Barbie and the Magic of Pegasus <3

Cahya mengatakan...

Nama: Cahya
Twitter: @chynrm
Email: cahyasptm@gmail.com

Persis Ibu Peri yang ada di sinetron BIDADARI jaman kapan tahun itu ya, tayang di RCTI. Ibu Peri itu awalnya diperankan oleh Ayu Azhari lalu digantikan oleh Marini Zumarnis. Si anak baik itu diperankan Marshanda lalu digantikan Angel Karamoy. Ada si cewek jahat diperankan Gracia Indri yang jadi musuh bebuyutannya di sekolah. Ada juga saudara tirinya si gendut bernama Bombom dan ibu tirinya yang super nyebelin. Nah, tuh kan ternyata aku masih inget banget ehehehe~ Mbaknya masih ingat juga nggak? :D

Jadi bayanganku soal peri ya mirip seperti bidadari, yang namanya bidadari kan pastinya seorang wanita. Terserah umur berapa aja pokoknya cantik dan lemah lembut sikap serta cara bertuturnya. Nggak pernah marah. Pakaiannya serba putih melambangkan kebaikan yang selalu ia junjung tinggi. Punya sayap bulu-bulu mengepak lebar di punggungnya. Tongkat ajaib dengan puncak berbentuk bintang. Ada mahkota cantik dan lingkar keemasan di atas kepalanya.

rini virgo mengatakan...

Rinita | @Rinitavyy | rinivir90@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Aku ngebayangin sosok peri itu, ya seperti yang ada di film Cinderella. Seorang peri yang memakai baju rok mengembang berwarna putih dengan sayap di
punggung dan selalu membawa tongkat peri untuk mengabulkan permintaan.

Putri Prama mengatakan...

Putri Prama | @putripramaa | anantaprama@yahoo.co.id
Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?
Mungkin kedengaran mainstream. Biar kudeskripsikan seperti apa dia di otakku.
Peri tersebut memiliki tubuh mungil, mungkin sekitar sekitar 150cm. Wajahnya bulat dan kulitnya cerah dan bersinar (setidaknya auranya saja yang seperti itu). Rambutnya berwarna cokelat gelap dengan potongan pendek yang menipis sebahu. Telinganya meruncing seperti halnya elf pada umumnya. Matanya bulat dengan iris mata berwarna kecokelatan. Hidungnya mungil, tidak terlalalu mancung. Bibirnya tipis berwarna merah muda.
Pakaiannya berupa terusan selutut berlengan pendek dengan model balon. Paduan warna pakaiannya adalah warna cokelat tua dengan aksen kuning terang dengan kontur meliuk-liuk.
Peri di bayanganku ini tidak beralaskan kaki dan selalu menjentikkan jari-jari alih-alih menggunakan tongkat.
Mungkin periku ini menyerupai peri pohon, ya? Hehehe, periku ini tidak selalu mengabulkan permintaanku tapi peri ini setidaknya selalu ada dan membimbing ke arah yag benar. Dia tidak memberiku segala hal dengan instan, hanya membuatku senantiasa berusaha untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. Karena jika periku mengabulkan permintaanku dengan instan, periku tidak akan membuatku belajar. Begitulah bayangan peri bagiku.
Aku tidak pandai menjawab, tapi aku harap jawabanku ini baik. Terima kasih untuk giveawaynya, Mbak. Sukses untuk Mbak Nurina dan Mbak Suarcani! Semangat! ^_^9

Eni Lestari mengatakan...

Eni Lestari | @dust_pain | shinra2588@yahoo.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

peri yang ada dalam imajinasiku itu ukurannya mini, sebesar jari telunjuk saja. matanya bulat, sayapnya bening kayak capung, dan rambutnya berwarna merah terang. peri ini sangat modis. bajunya kekinian ala cewek modern, tapi dalam versi kecil. yang spesial dari dia, warna bajunya mengikuti suasana hatinya. kalo marah, bajunya jadi merah. kalo seneng, bajunya jadi biru. kalo takut, bajunya berubah jadi ungu. aku membayangkan dia agak ceroboh, tapi baik hati, romantis, dan melankolis :)

Amilatun Sakinah mengatakan...

Amilatun Sakinah | @amilatunS | amilatunsakinah@gmail.com

Peri yang ada dibayanganku sosoknya biasa saja, seperti manusia. Soalnya, sebagai manusia yang sudah hidup 19tahunan di Bumi dan hanya melihat hal2 biasa saja (:D), bakal ngeri kayaknya kalau lihat peri dengan sosok di luar sosok manusia. Hihi.

nunaalia 79 mengatakan...

Aulia | @nunaalia | auliyati.online@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Peri dalam imajinasiku adalah makhluk seperti manusia namun berukuran mini dan memiliki sayap dan bisa terbang. Mereka juga bercahaya seperti kunang-kunang bila malam hari. Mereka punya kekuatan memperbaiki sesuatu namun sifatnya sementara. Seperti manusia, peri juga hanya makhluk yg memiliki kekuatan/kemampuan dengan batas waktu dan tidak bersifat selamanya, karena kekekalan hanyalah milik Tuhan.

Septiana Rizky mengatakan...

Nama: Septiana Rizky
Twitter: @WizkyRizky
Email: SeptianaRizky2209@gmail.com

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

Aku bingung gambaran peri itu seperti apa. Mungkin kata dilema tepat untuk apa yg saya pikirkan tentang peri.
Makhluk kecil bersayap? Makhluk yg memiliki kemampuan sihir? Keajaiban? Seseorang yg kita cintai? Atau bahkan sosok menyeramkan seperti di film yg segelintir orang pikirkan.
Saat kecil gambaran peri di benakku mungkin seperti Tinkerbell, ya Tinkerbell, tokoh kartun yg menjadi dambaan banyak anak-anak. Sosoknya yg memiliki tubuh mini, bersayap, berwajah manis, dan kemampuan sihir untuk melakukan pekerjaan. Mungkin itulah gambaran peri bagi orang-orang seusiaku pada saat itu.
Seiringnya aku beranjak remaja yg kini berusia 16 tahun, akibat banyak menonton film fantasi layaknya Lord of The Ring dan Harry Potter gambaran akan peri berubah. Sebut saja Dobby, peri rumah dalam seri Harry Potter, mungkin seperti itulah sosok peri yg terpikirkan saat ini. Memiliki perawakan pendek, berkemampuan sihir hebat dan tidak memiliki sayap seperti yg dibayangkan dulu.
Jadi seperti apa peri itu? Peri, peri peri peri.
Sepertinya peri itu sulit dijabarkan seperti apa. Sudah banyak gambaran yg berbeda-beda tentang peri dalam otakku. Tapi jika ditanya gambaran peri seperti apa yg aku percayai mungkin aku akan menjawab "MAKHLUK KECIL BERSAYAP YANG MEMILIKI KEKUATAN SIHIR"

Kitty mengatakan...

Kitty | @womomfey | kitty.wibisono@gmail.com
Link share: https://twitter.com/WoMomFey/status/717476023701360641


Sosok peri dalam khayalanku adalah makhluk imoet berukuran tidak lebih besar dari ibu jariku. Dia punya sayap transparan yang dengungnya selalu terdengar saat dia melintas di telingaku. Wajahnya seperti kanak-kanak dan tak pernah ada keriput. Oh iya, peri imajinerku ini tak bergender loh ya! Dia bukan laki-laki dan juga bukan perempuan, layaknya malaikat, dia tak memiliki gender.

Meskipun tubuhnya mungil, dia memiliki kekuatan ajaib melalui kata-kata yang dirapalnya. Tapi... untuk dapat meminjam kekuatan ajaib si peri ini, tidak semudah membalikkan telapak tangan loh! Dia akan meminta sesuatu sebagai gantinya.

Misalnya saja, ketika kita meminta diberi keberanian untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf, si peri meminta kita untuk menolong seorang teman yang sedang kesusahan karena dijadikan kambing hitam atas suatu masalah. Demikian seterusnya. Selalu ada hal yang harus kita lakukan untuk bisa meminjam kekuatan ajaibnya.

Periku ini selain baik hati, dia juga selalu berusaha keras melindungiku dari berbagai marabahaya yang kerap mengintaiku. Dia yang membisikkan kata-kata penghiburan kala aku sedih dan juga membakar semangatku dengan motivasi kala aku sedang gontai.

Periku ini sudah seperti sahabat dekat yang selalu ada disisiku. Kami sudah melewati berbagai peristiwa bersama-sama. Dan kelak aku juga berharap agar anak-anakku juga akan punya peri mereka sendiri.

Amirotun Nafisah mengatakan...

nama : Amirotun Nafisah
email : namirotun@gmail.com
tweet : @namirotun1

sosok peri dalam imajinasiku?

tubunya mungil,sayapnya mungil juga, wajahnya cantik, semua anggota tubuhnya lengkap seperti manusia, cuman ya itu lebih kecil, dia itu kalau menurutku adalah peri peri yang tinggalnya didaerahpenggunungan , hutan. yang kerjanya menjaga hutan, menjaga pohon, bunga. mereka memiliki kekuatan ajaib, mereka bisa bersahabat dengan manusia, dan mereka selalu ingin manusia tidak takut pada peri, dan tidak mengacam popularitas peri, mereka ingin berhubungan baik dengan manusia, dengan brsama sama menjaga hutan.

Bintang Maharani mengatakan...

Bintang Maharani
@btgmr
btgmhrn@gmail.com

Peri dalam imajinasi saya itu seperti sosok ibu. Bagi saya, sosok ibu (ibu mana pun di dunia ini yang sayang dan telaten mengurus anak dan suami) adalah sosok peri sejati. Bukan dengan kekuatan magic atau mantra bimsalabim, melainkan dengan aksi nyata.

Ratna Nur OS mengatakan...

Ratna Nur Oktavina Sari | @happyfamily27 | ratnanuros@gmail.com

Banyak yang membayangkan bahwa sosok peri dalam imajinasi mereka adalah ibu peri, atau peri mungil berparas cantik. Kalau peri dalam imajinasi saya, adalah sosok peri laki-laki tampan yang bersayap putih, bertubuh mungil nan baik hati, seperti karakter Sled di Tinker Bell and the Secret of the Wings. Selain baik dan tampan, Sled romantis pula terhadap Rosetta. Karena saya perempuan dan peri dalam bayangan saya ini adalah laki-laki, diharapkan bisa menjadi peri pelindung yang melindungi perempuan dimanapun dan kapanpun. Jadi tak perlu khawatir lagi jika harus keluar sendirian, apalagi saat malam hari. Walaupun tak punya kemampuan bela diri, peri laki-laki ini akan senantiasa melindungi dengan kekuatan yang dimilikinya.

Semoga saya beruntung, serta terima kasih, Kak, sudah mengadakan GA ini :-)

Tatyana AC mengatakan...

Tatyana AC
@bluesky1319
Myungjin1319@gmail.com

Jawaban
Sosok peri dalam imajinasi ku adalah sebuah makhluk kecil yang mirip dengab manusia tetapi dia memiliki ukuran tubuh yang sangat mini. Dalam bayanganku seorang peri selalu bergaun putih dengan sayap cemerlang penuh kelap kelip juga selalu membawa tongkat sihirnya. Kurang lebih memang seperti yang selalu ada di cerita dongeng hehe. Peri yang selalu datang membantu saat si pemeran utama kesusahan. Intinya peri dalam imajinasi ku adalah sosok mungil yang baik hati

Tatyana AC mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
visca apriliyanti mengatakan...

nama: Visca Apriliyanti
twitter: @Visca_Apr
e-mail: apriliyantivisca@yahoo.com
Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?
saya langsung kepikiran sama sinetron bidadari yang dulu pernah tayang di er ce tei, kalo ga salah sinetron itu muncul sekitar tahun 2000-an saya jaa masih bocah banget :D. Tapi disini peri yang aku maksud bukan seperti sinetron itu kok.
peri yang saya bayangin secara visual:
- rambut disanggul seperti tinkerbell
- pakai mahkota ala-ala sofia the first
- rambut hitam lebat seperti Ashilla Zee
- punya kepak *eh maksudnya sayap* bukan sayap ayam yah ntar malah dimakan
- punya bulu mata lentik nan indah seperti Aishwarya Rai
- wajahnya unyu-unyu, baby face banget *ga tau mirip siapa*
- pipi chubby *kalo lagi kesel bisa tuh cubit pipi bakpao peri*
- hidung mancung seperti Zayn Malik *ekhem*
karakter:
- sangat baik, suka menolong dan rajin menabung *eh*
- berwibawa biarpun sering ga jelas
- bisa jadi moodbooster dikala sedang galau :v
- kocak, gaul, garing, centil
- suka ngasih nasehat

MohaSurya.finishing mobile blog mengatakan...

Nama: Riqza Nur Aini
Akun Twitter: @riqzanainiee
Email: moha3451@gmail.com
.
.
Dalam bayanganku,sosok peri adalah persis seperti Tinker Bell.Bertubuh mungil,imut,rambutnya warna warni,bisa terbang,punya sayap kecil tipis yang tampak rapuh,dan jika dia biacara yang kita dengar hanyalah bunyi gemerincing lonceng yang indah.Seorang peri yang punya kekuatan unik seperti Tinker Bell.Apalagi Tinker Bell punya bubuk pixy yang bisa ngebuat manusia biasa bisa terbang,cantik juga kan kalau kita terbang terus dibelakang kita ada bubuk berwarna keemasan?
Peri seperti Tinker Bell lah yang ada dibayanganku ketika membaca pertanyaan ini.Peri yang unik,menawan,dan penuh keajaiban.Persis Tinker Bell:)

Daisy S mengatakan...

Daisy S | @daisy_skys | Stupidliar367@gmail.com | https://twitter.com/Daisy_skys/status/717721042681090048

Jika kamu membayangkan seorang peri, seperti apa sosok peri dalam imajinasi kamu?

peri itu bertubuh mungil dengan sayap putih transparan ,dan pakaian dari tumbuhan.Dengan rambut panjang pirang keemasan .Telinganya runcing seperti ELF dengan bola mata besar mirip boneka .Punya kekuatan untuk mengendalikan alam . Mereka tidak dibatasi dengan dunia kita, mereka bisa meloncat antara kedua dunia dengan sedikit menggerakkan jarinya atau mengernyitkan hidungnya. Mereka memiliki keahlian sihir alami yang dapat membuat mereka secara cepat tidak terlihat dan tidak pernah bisa dilihat oleh mata manusia, kecuali atas kemauan mereka sendiri untuk bisa terlihat.Mereka lebih halus dan tipis dari udara dan mustahil bisa melihatnya tanpa keahlian khusus.

Mereka hidup ditempat yang indah dan berkabut seperti di Eropa,selandia baru dan skotlandia misalnya.Tertawa riang dengan suaranya yang kecil dan bersembunyi dibalik akar akar tanaman pohon untuk menghindari manusia dan berkamuflase dengan lingkungannya .

tinggal di sekitar semak Thyme ( Tanaman yang kita kenal sebagai bumbu masak) dan tidur di atas bunga berteman dengan hewan dan serangga . Makhluk abadi yang tidak bisa menua . Bagi mereka bertemu dan bercakap dengan manusia adalah hal terlarang .

Itulah peri dalam banyanganku .

Penguin Biru mengatakan...

Nama: Mutohharoh Kurniati
Akun Twitter: @sparkMut1520
Email: penguinbiru23@gmail.com

Peri, ada 2 peri dalam fantasyku. Peri pertama dia cantik dan suci,peri ke 2 di seukuran kita lyaknya manusia berperan sebagai sahabat dan bisa datang dan pergi sesuka hati, tapi si peri ini lurus hatinya maknaya di adalah peri. Mereka 2 periku, nolong aku kalau aku butuh bantuan tanpa aku panggil, dia tau isi hatiku tanpa aku menye menye bilang, dia datang padaku, menghiburku, menjadi sahabatku dan teman mainku, ga masalah aku disebut autis asal dia bersamaku, dia tetep makan dan minum kaya kita (baca:manusia), tapi cuma kita aja yang bisa liat. Kalo kita bikin salah, dia ngambek maybe bisa ga muncul satu minggu bisa lebih. So, dia slalu ngigetin supaya kita berbuat baik, karena kita cuma hidup sekali dan aku ga akan ketemu peri2 lagi.

Alexandra Esther mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Jelli Mira mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon