Minggu, 10 April 2016

[Review: Secret of A Summer Night - Lisa Kleypas] Rahasia di Penghujung Musim Panas


Judul buku: Rahasia Malam Musim Panas
Judul asli: Secrets of A Summer Night
Seri: Wallflowers #1
Penulis: Lisa Kleypas
Alih bahasa: Iingliana
Desain sampul: Marcel A. W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: November 2008 (cetakan kedua)
Tebal buku: 448 halaman
ISBN: 978-979-22-4040-5



BLURB

Empat gadis muda memasuki lingkungan sosial elite London dengan satu tujuan yang sama: memanfaatkan kecerdasan dan daya tarik mereka untuk mendapatkan suami. Maka terciptalah rencana rahasia perburuan-suami yang mengejutkan.


Keadaan keluarganya yang miskin meski berdarah bangsawan membuat Annabelle Peyton dihadapkan pada dilema terbesar dalam hidupnya: menjadi wanita simpanan pria bangsawan yang sudah menikah, atau menikah dengan rakyat biasa dan menanggalkan status kebangsawanan.
Bersama ketiga temannya, Annabelle menyusun rencana untuk memikat Lord Kendall yang lajang lagi kaya. Sialnya, rencana mereka sedikit terhambat karena kehadiran Simon Hunt, anak tukang daging yang kini sukses menapaki tangga sosial dengan menjadi salah satu orang terkaya di Inggris.
Sekuat tenaga Annabelle berusaha menampik Simon dan berkonsentrasi pada usahanya menjadi Lady Kendall. Hingga pada suatu malam musim panas, Annabelle menyerah pada godaan yang ditawarkan Simon dan menyadari tak ada tempat lain yang pas baginya selain di sisi Simon.


RESENSI

Ini adalah musim keempat bagi Annabelle Peyton. Tiga musim sebelumnya ia gagal mendapatkan suami dan kini lagi-lagi ia menjadi wallflower. Meski cantik namun tidak ada yang ingin menikahinya karena Annabelle tidak memiliki mas kawin. Situasi keuangan keluarganya sudah sangat memprihatinkan, adiknya—Jeremy—bisa terancam putus sekolah. Padahal jika ia menginginkan suami bangsawan, ia harus mempunyai mas kawin yang besar. Belum lagi, Annabelle sudah muak dengan kehadiran Lord Hodgeham di waktu-waktu yang ganjil di kediaman Annabelle, untuk mengurangi sedikit tagihan keluarganya.
Bersama ketiga wallflower lainnya; Evie, Lillian, dan Daisy, Annabelle membentuk persekutuan untuk saling membantu dalam perburuan calon suami. Dan target mereka jatuh pada Lord Kendall.
Sayang rencana yang disusun matang itu gagal karena Simon Hunt, putra tukang daging yang kini kaya raya dan tengah berusaha masuk ke pergaulan kaum bangsawan. Annabelle tak pernah menyukai Simon Hunt karena pria itu bukanlah berasal dari kalangan darah biru, tak peduli sebanyak apa pun uang yang dihasilkan Simon. Annabelle menolak mentah-mentah perhatian dan minat Simon, apalagi ia tahu Simon hanya menginginkannya sebagai kekasih gelap.
Namun ketidaksukaan Annabelle tak bisa menangkal hasrat meletup yang selalu muncul setiap ia berada di dekat Simon. Akankah perburuan calon suami di musim panas ini berakhir dengan manis bagi Annabelle?

----------

The Wallflowers adalah seri favorit saya dari penulis kesayangan saya, Lisa Kleypas. Membaca ulang novel berseri ini selalu bisa memperbaiki mood buruk saya. Kali ini saya membaca ulang Secret of A Summer Night dan mencoba menuliskan reviewnya di blog saya tercinta.
Saya membaca novel ini pertama kali dari hasil meminjam di taman bacaan, lalu saya berhasil mendapatkan novel ini setelah Kak Lina menjualnya dengan harga murah meriah! Wah... nggak perlu pikir panjang saya langsung beli, deh XD

Secret of A Summer Night berlatar di London tahun 1843 tepat di akhir musim perjodohan, ketika persaingan untuk memburu calon suami potensial semakin ketat. Juga tahun ketika kaum industrialis mulai mengancam keberadaan kaum bangsawan.
Simon merupakan perwujudan dari kaum golongan menengah yang dengan kemampuan dan instingnya berhasil mengumpulkan pundi-pundi uang hingga berhasil bergaul dengan golongan atas. Tapi di sisi lain kehadiran orang-orang seperti Simon ini nggak disukai beberapa bangsawan kolot. Bangsawan-bangsawan ini menganggap garis keturunan lebih penting meskipun kebiasaan bermalas-malasan mereka mengakibatkan kebangkrutan.
Dan begitulah Annabelle pada mulanya. Jatuh miskin tapi masih sok angkuh pada Simon. Wkwkk~
Harga diri Annabelle patut diacungi jempol, tinggi dan kuat banget. Dia menolak jika hanya sekedar dijadikan sebagai wanita simpanan. Annabelle jadi lawan yang sepadan untuk Simon yang keras kepala.

Saya suka interaksi di antara Simon dan Annabelle, keterusterangan Simon yang nggak tahu malu itu bisa dibalas dengan keangkuhan oleh Annabelle, yang membuat mereka berdua jadi menggemaskan.
Saya juga suka melihat perubahan pemikiran Annabelle, yang akhirnya bisa melihat ke luar lingkup kaum bangsawan Inggris. Bahwa kerja keras sesungguhnya lebih hebat dibanding garis bangsawan turun temurun yang hanya menciptakan para pemalas.

Bagi saya Secret of A Summer Night menjadi pembuka yang manis untuk seri wallflowers, apalagi sudah ada bibit konflik antara Lillian dan Lord Westcliff sebagai tokoh utama di buku keduanya ^^

1 komentar:

Alexandra Esther mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon