Rabu, 14 September 2016

[Resensi] Menuju Negeri Antah Berantah - Agatha Christie

Judul buku: Menuju Negeri Antah Berantah
Judul asli: Destination Unknown
Penulis: Agatha Christie
Alih bahasa: Ny. Suwarni A. S.
Desain & ilustrasi sampul: Staven Andersen
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: April 2014 (cetakan keenam)
Tebal buku: 304 halaman
ISBN: 978-979-22-8996-1



BLURB

Hilary Craven sudah tak ingin hidup...
Maka ketika ia ditawari untuk menyamar menjadi almarhum istri seorang ilmuwan nuklir yang lenyap, Hilary mengira ia mendapat cara bunuh diri yang jauh lebih menarik daripada minum pil tidur. 
Siapa sangka, justru ketika ia berhasil bertemu dengan "suami"nya di Maroko, di laboratorium rahasia yang amat modern, semangat hidupnya pulih kembali... 

RESENSI

Bagi Hilary hidup sudah tak ada artinya lagi sejak kematian puterinya dan sejak suaminya meninggalkannya. Hilary pun pergi dari London menuju Paris ia ingin pergi jauh bahkan bila jauh itu bisa berarti kematian. Sayangnya ada masalah cuaca dan penerbangan Hilary harus dialihkan. Ketika ia tiba di sebuah hotel di Casablanca, seorang pria aneh mendatangi kamarnya dan mencegah usaha bunuh dirinya. Pria itu menawarkan sebuah petualangan yang mungkin sesuai dengan keinginan Hilary. Syaratnya, Hilary harus menyamar sebagai Olive Betterton, istri seorang ilmuwan yang suaminya tiba-tiba saja menghilang di tengah Konferensi di Paris. Bisakah Hilary menuntaskan misi tersebut?

----------------------------

Cukup lama saya nggak lagi baca karya Agatha Christie, padahal saya sudah suka karya-karyanya sejak masih SMP. Bagi saya, novel-novel Agatha Christie adalah bagian yang membuat saya jadi menicintai buku, seperti yang pernah saya ungkapkan di sini.

Novel ini merupakan versi cetak ulang dengan cover baru. Saya lupa apakah dulu saya pernah membaca novel ini atau belum. Tapi membaca novel ini benar-benar mengingatkan saya mengapa saya begitu mencintai karya Agatha Christie. Berikut adalah cover versi lama yang juga pernah diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama di tahun 1988. Jujur saya lebih suka versi lama yang ini. Mungkin karena mengingatkan saya pada masa pertama saya mengenal karyanya. Tapi bisa juga karena kesan misteriusnya lebih terasa mendebarkan.




Menuju Negeri Antah Berantah atau Destination Unknown merupakan karya Agatha Chtistie yang cukup berbeda dengan karya-karyanya yang lain. Jika biasanya novelnya kental dengan misteri dan penyelidikan, novel yang satu ini lebih menekankan pada petualangan penuh misteri dan dunia mata-mata. Sangat seru dan membuat saya deg-degan sepanjang cerita.
Saya dibawa bertualang dari satu tempat ke tempat lain dari satu peristiwa ke peristiwa berikutnya. Dan keseruannya sama sekali nggak berkurang dari awal hingga akhir.

Agatha Christie selalu bisa mendeskripsikan sosok karakternya dengan baik. Tokoh-tokoh yang seolah memang benar-benar nyata karena saking detailnya penggambaran dan gerak-geriknya. Saya suka bagaimana Agatha Christie menggiring saya untuk mencurigai seseorang, membuat saya menebak-nebak apa peranannya dan kira-kira apa yang akan terjadi. Karena sepanjang saya mengikuti karyanya, saya belajar untuk nggak mempercayai apa yang tersurat, karena bisa saja orang paling sederhana dan nggak mencolok sekalipun adalah pelakunya. Itu sebabnya saya merasa sangat bersemangat ketika tiba di pertengahan cerita di saat Hilary bertemu dengan para ilmuwan. Karakter-karakternya berbeda meskipun sama-sama memiliki tujuan yang searah. Ada perasaan mendebarkan, rasa takut, juga rasa gelisah dan bersemangat yang saya rasakan secara bersamaan.

Novel ini masih menggunakan gaya terjemahan novel lama. Terlihat dari beberapa kosakata yang digunakan, kata-kata yang lumayan jadul sebenarnya. Tapi masih bisa dinikmati dan malah menimbulkan nostalgia pada gaya terjemahan lama.
Konflik dan ketegangannya benar-benar seru. Dunia sains memang memunculkan beberapa ilmuwan yang kadang merasa menjadi terlalu over pede untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Saya merasa ngeri juga terhadap karakter-karakter ini pada akhirnya.

Dan yang paling saya suka dari novel ini adalah twistnya. Securiga apa pun saya terhadap para karakter yang muncul (dan omong-omong buanyak banget karaktenya) tetap saja saya nggak bisa menebak endingnya. Jadi Menuju Negeri Antah Berantah termasuk ke dalam karya Agatha Christie yang gagal saya tebak. Dan saya pun mengaku kalah. Hahaha...
Tapi setidaknya pengalaman ini jadi luar biasa bagi saya. Tadinya saya pikir saya sudah nggak ada minat lagi untuk baca novel karya Agatha Christie karena pernah melalap puluhan bukunya di masa lalu. Namun ternyata membaca novel beliau memang nggak ada matinya. Selalu cocok untuk dibaca kapan pun. Saya jadi kepengin baca ulang karya-karya Agatha Christie lagi.

Overall, Menuju Negeri Antah Berantah adalah novel yang seru, benar-benar sebuah petualangan yang berakhir pada ending tak terduga. Saya merekomendasikan novel ini bagi kalian yang suka novel mata-mata penuh misteri dan petualangan. Tapi saya sarankan untuk membacanya di waktu yang senggang karena benar-benar bikin nggak bisa berhenti untuk membacanya.

3 komentar:

Matris Londa mengatakan...

Waah... ini salah satu buku Agatha Christie favorit saya.
Kereen euy...

Matris Londa mengatakan...

Waah... ini salah satu buku Agatha Christie favorit saya.
Kereen euy...

nurina widiani mengatakan...

Wah buku favorit Kak Matris ternyata. Iya Kak, keren ceritanya :)

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon