Sabtu, 02 Januari 2016

[Resensi: In A Blue Moon - Ilana Tan] Pertunangan yang Tak Diharapkan


Judul buku: In a Blue Moon
Penulis: Ilana Tan
Ilustrasi & desain cover: Kitty Felicia Ramadhani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: April 2015 (cetakan ketiga)
Tebal buku: 320 halaman
ISBN: 978-602-03-1462-4
Available at: bukupedia.com




BLURB

"Apakah kau masih membenciku?"
"Aku heran kau merasa perlu bertanya."

Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur.

Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.


RESENSI

Gordon Ford sangat bersemangat akan idenya untuk menjodohkan cucu satu-satunya, Lucas Ford, dengan cucu perempuan sahabatnya. Maka ia mendesak Lucas untuk segera datang dan berkenalan dengan sang calon tunangan, Sophie Wilson. Yang tidak diketahui sang kakek adalah fakta bahwa Lucas dan Sophie adalah teman SMA dan Sophie sangat membenci Lucas.
Bagi Sophie, Lucas adalah remaja populer yang berengsek dan telah membuat Sophie menderita di SMA. Itu sebabnya ia menolak memaafkan Lucas dan menolak ide pertunangan mereka.
Namun Lucas bersikukuh untuk membuktikan bahwa ia pria yang berbeda. Lucas terus mencari akal agar Sophie bisa mengenalnya dengan baik dan menerimanya.
Sayangnya ada Miranda, model cantik teman dekat Lucas yang sedang berusaha menaiki tangga karirnya dengan memanfaatkan pertemanannya dengan Lucas. Semua penduduk New York tahu bahwa Lucas adalah koki kepala di Ramses, salah satu restoran paling terkenal di New York, Miranda memanfaatkannya untuk mendapatkan koneksi. Dan tentunya juga berusaha agar mereka benar-benar menjadi pasangan sungguhan.
Sementara di tengah-tengah pendekatan Lucas kepada Sophie, mantan kekasih Sophie kembali. Adrian Graves yang selama empat tahun menghilang ke Afrika dan pernah menolak ajakan menikah Sophie kini ingin kembali mendapatkan hati Sophie.
Tampaknya tantangan Lucas untuk mendapatkan hati Sophie cukup terjal. Belum lagi kedua kakak laki-laki Sophie pun tak mudah melepaskan adik kesayangan mereka.
Akankah Sophie memaafkan Lucas dan menerima pertunangan mereka?

---------------

Oke, pertama-tama ini tema favorit saya. Kisah tentang rasa benci yang lama-lama berubah jadi cinta. Pastinya selalu menarik mengikuti perjuangan seorang pria untuk memenangkan hati wanita yang membencinya.
Dan berhubung ide cerita yang bagi saya nggak pernah membosankan ini sudah sering saya temui, saya penasaran pada bagaimana Ilana Tan akan meraciknya.

Diceritakan menggunakan POV orang ketiga, In a Blue Moon dibuka dengan adegan percakapan via telepon yang cukup kocak antara sang kakek dan Lucas. Di bab awal ini, rasa penasaran saya sudah terpancing dan saya menikmati perkembangannya. Percik kebencian Sophie terasa menyengat di pikiran saya.
Hingga akhirnya rasa penasaran saya akan penyebab kebencian Sophie terjawab. Dan kekecewaan sempat melintas di benak saya, alasan Sophie membenci Lucas ini... jamak banget di dunia manga. Terutama manga serial cantik. Adegan Sophie yang nggak sengaja mencuri dengar pembicaraan pun pernah saya jumpai di dalam manga.

Konfliknya saya pikir memang terlalu lemah. Mudah dilalui oleh sang tokoh utama. Kemunculan Miranda dan Adrian tadinya saya pikir akan mengguncang hubungan antara Sophie dan Lucas yang pondasinya seharusnya masih labil. Namun ternyata Lucas dan Sophie dengan mudah bisa mengatasinya. Padahal saya pikir Miranda yang pedenya selangit itu bakal jadi lawan yang menyulitkan Sophie.
Kedua kakak laki-laki Sophie yang seharusnya bisa jadi aral hambatan pun nggak terlihat taring tajamnya di hadapan Lucas.
Uuuh... I need more drama! :))

Jadi novel ini memang novel yang ringan. Cerita yang flat namun bertabur adegan romantis khas Ilana Tan. Yah, siapa sih yang nggak akan meleleh mendengar godaan-godaan Lucas yang terus terang dan usil? Atau sikap gentlenya yang selalu ditunjukkan pada Sophie.
Yang nyebelin dari Lucas adalah ketidaktegasannya pada Miranda. Kelihatan kok kalau Miranda ini ngarep banget, masa sih Lucas yang selalu sadar diri kalau dia mempesona ini nggak sadar?
Tapi interaksi Lucas dan Sophie lumayan menghibur. Terutama dialognya. Bisa dibilang dialognya dibangun dengan cerdas sehingga asyik dan mengalir tanpa kecanggungan. Dan tentunya... bikin melting juga.

Saya suka banget sama kavernya. Terlihat cantik, manis dan romantis. Persis seperti kisah di dalamnya.

Overall novel ini cukup ringan untuk dibaca dan menyajikan kisah cinta nan manis.

Jumat, 01 Januari 2016

[Blogtour] Pengumuman Pemenang Cinderella Teeth




Halooo... senangnya melihat antusiasme teman-teman dalam blogtour Cinderella Teeth di blog saya.

Terima kasih sudah menyempatkan diri untuk singgah dan ikut bersenang-senang menjawab pertanyaan giveaway. Ternyata banyak yang senasib dengan saya dan Saki, ya? ^^
Saya rasa sharing teman-teman tentang pengalaman ke dokter gigi yang seru, mendebarkan dan penuh air mata *tsaah* ini bisa menginspirasi tentang pentingnya kesehatan gigi. Kalian benar-benar hebat! :))

Nah, tanpa banyak basa-basi lagi saya akan mengumumkan dua pemenang yang masing-masing berhak mendapatkan satu novel Cinderella Teeth dari Penerbit Haru.
Dan mereka adalaaaaaah:

Desty/@destinugrainy
dan
Rizky Oktavia/@rizkorea

Selamaaaaaat!!!! Saya tunggu konfirmasi data diri dan alamat pos kalian via email saya: nurinawidiani84(at)gmail(dot)com paling lambat 2 x 24 jam.
Bagi yang belum beruntung jangan kuatir karena blogtour Cinderella Teeth masih berjalan dan kalian masih bisa mengikuti giveaway di blog berikut:

Etika Setya tikikabum.wordpress.com
Fitra Aulianty mydreamlandstories.blogspot.co.id
Rany Dwi Tanti mizukeume.blogspot.com
Ken Astri justsavemywords.wordpress.com


Kunjungi mereka dan nantikan review serta blogtour lain di blog saya, ya... :*

[Master Post] Reading Romance Challenge 2016


Selamat tahun baru 2016!!
Tahun baru, semangat baru, timbunan baru, dan ikutan reading challenge baru. \o/
Tahun lalu saya cukup pesimis untuk ikut RC, jadi nggak satupun RC yang saya ikuti. Kecuali tentu saja Reading Challenge saya di Goodreads. Nah, kalau menilik pencapaian saya tahun 2015 lalu, akhirnya tahun ini saya mencoba pede dengan ikutan Reading Romance Challenge 2016 dengan Kak Nina sebagai hostnya.

Aturan main Reading Romance bisa dilihat di sini.

Level yang bisa dipilih dalam Reading Romance Challenge adalah:

1. Skeptic Romantic : 1 - 15 buku
2. Romantic Believer : 16 - 30 buku
3. Hopeless Romantic : lebih dari 30 buku

Dan sebagai tantangan tambahan, ada Tema yang bisa diikuti: 

1. Out of The Century
Bacalah buku dengan setting di luar abad ke-21, dan bukan kontemporer

2. Your Opposite Perspective
Jika kamu peserta laki-laki carilah buku yang diceritakan melalui POV cewek. Jika kamu peserta perempuan, carilah buku dengan POV cowok. POV harus merupakan POV orang pertama (menggunakan 'aku'). Mengingat beberapa buku punya alternate POV yang diceritakan bergantian, alternate POV diperbolehkan.

3. Books to Movie
Pilih buku-buku yang sudah atau dipastikan akan menjadi film/serial TV (contoh: The Fault in Our Star, The Mortal Instruments, Crossfire)

4. Royal Love
Buku dengan tokoh utama yang berasal dari keluarga kerajaan atau termasuk keluarga tua/bangsawan (noble). Harus tokoh utama, bukan tokoh sampingan/cameo. Banyak buku Historical Romance yang bisa kamu pilih untuk tema ini.

5. Trip to Europe
Buku dengan setting tempat di Eropa. Di negara mana saja asal di benua Eropa

6. Enemies Turn Lovers
Buku yang kedua tokoh utama (hero dan heroine) awalnya bermusuhan/berlawanan sisi, kemudian jadi pasangan (contoh: Serial Neighbor from Hell - R.L. Mathewson)

7. Third Installment
Baca buku ketiga dalam sebuah seri

8. Native Language
Buku yang dibaca dalam bahasa aslinya (mis. Inggris, Jepang, Jerman, dsb)

9. Chunkster Books
Memiliki buku dengan tebal lebih dari 450 halaman? Khusus ebook, patokan halaman yang akan aku perhatikan adalah dari format Kindle di Goodreads

10. Darker Part of Romance
Merasa pengen baca buku bergenre Dark Romance? Tokoh utama merupakan tipe tortured hero/heroine? Baca dan masukkan ke tema ini! (contoh: Monsters in the Dark by Pepper Winters, Alpha by Jasinda Wilder)

11. Superheroines
Buku dengan tokoh utama cewek dominan atau super-duper-kickass character (contoh: Kate Daniels, Guild Hunter, etc)

12. Love in the Spotlight
Tokoh utamanya merupakan anggota dari sebuah band, rockstar, penyanyi, atau bintang film. Yah,celebrity love story lah :) :)

13. School's Day
Buku yang masuk adalah buku dengan latar belakang di sekolah/kampus, atau tokohnya anak-anak sekolahan.

14. Out of Normal
Pecinta Paranormal Romance atau Fantasy Romance? Sesuatu yang diluar 'normal' kita? Pilih saja tema ini.

15. Men in Uniform
Salah satu kelemahan pribadi terbesar Nina nih: pria-pria berseragam. Boleh Militer, Polisi, Secret Agent, dll.

Jadiiiii... saya pun memutuskan untuk mengambil level Romantic Believer, yaitu membaca 16-30 buku Romance dan menerima tantangan semua tema di atas. Semoga saja di akhir tahun saya bisa menyelesaikan challenge ini ^^


Kamis, 31 Desember 2015

Ringkasan Bacaan Tahun 2015


Sebelum saya meringkas bacaan saya selama setahun ini, izinkan saya cuap-cuap sebentar. Untuk bersyukur dan juga untuk berterima kasih. Saya kan makhluk manis yang selalu bersyukur & berterima kasih *ceilaah*

Tadinya saya mengawali blog ini dengan tujuan ingin membagi pengalaman membaca saya, selain juga sebagai pengingat bagi saya sendiri. Apalagi saya ini pelupa tingkat akut, kadang lupa novel apa yang sudah saya baca. XD
Seperti yang beberapa orang ketahui saya membuat dan mengupdate blog hanya bermodalkan smartphone, tapi toh keterbatasan ini nggak menghalangi niat saya untuk berbagi.
Dan yang membahagiakan, dalam perjalanannya, blog ini bisa mendapat kepercayaan beberapa pihak untuk bekerja sama dalam blogtour dan giveaway maupun hanya meresensi saja. Total ada 11 blogtour, 1 giveaway dan 1 event Baca Bareng Minjul sepanjang tahun ini yang menghiasi blog saya.
Huhuu~ bahagia sampai pengin nangis :') 

Tentunya rasa terima kasih saya ucapkan kepada para penerbit, penulis, editor dan teman sesama blogger (Rizky Mirgawati dan Atria Dewi Sartika) yang telah memberi saya tawaran untuk bekerja sama. Dan yang pasti saya harus ucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang sudah rajin berkunjung, sehingga blog yang baru berumur 10 bulan ini telah dikunjungi sebanyak 20.000 lebih pengunjung. Semoga blog saya nggak membosankan dan bermanfaat bagi teman-teman, ya :)

Buku yang saya baca sepanjang tahun 2015 ini ada 106 buku, terdiri dari novel, buku anak dan manga. Yaah... saya kan selalu berjiwa muda makanya perlu buku bacaan anak-anak dan manga. :p
Tapi yang berhasil saya review hanya sebanyak 78 buku saja. *yaa lumayan lahyaaa* >.<
Dan berikut adalah daftarnya:

FEBRUARI

Between Shades of Gray — Ruta Sepetys
Stranger in My Arms — Lisa Kleypas
Love Puzzle — Eva Sri Rahayu
Dua Ibu — Arswendo Atmowiloto


MARET

Mamma Mia! Survivor — Indah Hanaco
Kodi: Si Kodok yang Suka Menyanyi — Arleen A


APRIL

Gifts of Love — Kay Hooper & Lisa Kleypas
Cinta Sehangat Pagi — Aimee Karenina
Gloomy Gift — Rhein Fathia


MEI

Hanakotoba — Primadonna Angela
Pianika Membuka Rahasia (Seri Klub Detektif #4) — Wolfgang Ecke
Dixieland Sushi — Cara Lockwood
The Vanilla Heart — Indah Hanaco
Not A Perfect Wedding — Asri Tahir
Marry Now, Sorry Later — Christian Simamora
The Sum of All Kisses — Julia Quinn
Baby Proposal — Dahlian & Gielda Latifa


JUNI

Kismet — Nina Addison
Malam Sepasang Lampion — Triyanto Triwikromo
Unfriend You — Dyah Rinni
Jungkir Balik Dunia Mel — Indah Hanaco
A Beautiful Mess — Rosi L. Simamora
Ojou! — Andry Setiawan
Love at School — Guntur Alam, dkk
Practice Makes Perfect — Julie James
Tuhan untuk Jemima — Indah Hanaco


JULI

Heart and Soul — Windhy Puspitadewi
The Secret Wedding Dress — Ally Blake
Jodoh untuk Naina — Nima Mumtaz
3 Sisi Susi — Fyra Fatima
Ally: All These Lives — Arleen A


AGUSTUS

Across The Ocean — Ria Destriana
Telaga Rindu — Netty Virgiantini
To All The Boys I've Loved Before — Jenny Han
Nightfall — Robin Wijaya
So I Married The Anti-fan — Kim Eun Jeong


SEPTEMBER

Awaiting You — Nadya Prayudhi
The Lost Symbol — Dan Brown
The Kolor of My Life — Netty Virgiantini
Chemistry of Love — Netty Virgiantini
Texas Rain — Jodi Thomas
Promises — Kristi Jo
Namaku Subardjo — Hapsari Hanggarini
After Rain — Anggun Prameswari
At The Park — Kristi Jo


OKTOBER

Cinta Masa Lalu — Nima Mumtaz
Akulah Arjuna — Nima Mumtaz
Cincin Separuh Hati — Netty Virgiantini
I Need You, I Just Can't Show You — Yoana Dianika
Mr. (Not Quite) Perfect — Jessica Hart
3 (Tiga) — Alicia Lidwina
Falling — Rina Suryakusuma
Sudut Mati — Tsugaeda
Remember Dhaka — Dy Lunaly
Dangerous Love — Christina Tirta
Rahasia Pelangi — Riawani Elyta & Shabrina Ws


NOVEMBER

PS. I Still Love You — Jenny Han
Blue Vino — K. Fischer
Sepatu Sang Raja dan Dongeng-Dongeng Indah Lainnya — Djokolelono
Menikahlah Denganku — Annisa Andrie
Renjana Dyana — adimodel
Love Is The End — Christina Tirta
Out of The Blue — Indah Hanaco
The Summer I Turned Pretty — Jenny Han
It's Not Summer Without You — Jenny Han


DESEMBER

Pulang — Tere Liye
Maneken — Sangaji Munkian
Runaway — Kezia Evi Wiadji
Friends Don't Kiss — Syafrina Siregar
The Secrets of Sir Richard Kenworthy — Julia Quinn
Cinderella Teeth — Sakaki Tsukasa
Replay — Seplia
In Between — Angelique Puspadewi
Notte — Dita Safitri
Cinder (The Lunar Chronicles #1) — Marissa Meyer
Konstelasi Rindu — Farah Hidayati
Meet Lame — Christian Simamora
Perfect Pain — Anggun Prameswari

Yak, sudaah... mari bungkus!!
Nah itu semua buku yang berhasil saya review tahun ini. Semoga di tahun depan bisa melebihi angka tahun ini. Yeaaay!! Semangaaaat!! *kemudian melirik si murid TK & si balita yang selalu menyita perhatian* *sigh*

Sekali lagi terima kasiiih... tetap kunjungi blog saya dan jangan pelit untuk meninggalkan komentar, ya. Muacch. :*

Senin, 28 Desember 2015

[Resensi: Perfect Pain - Anggun Prameswari] Ketegaran Bi sebagai Penyintas KDRT


Judul buku: Perfect Pain
Penulis: Anggun Prameswari
Editor: Jia Effendi
Desainer sampul: Levina Lesmana
Penerbit: Gagas Media
Tahun terbit: November 2015
Tebal buku: viii + 316 halaman
ISBN: 979-780-840-8
Book available at: bukupedia.com





BLURB

Sayang, menurutmu apa itu cinta?
Mungkin beragam jawab akan kau dapati.
Bisa jadi itu tentang laki-laki yang melindungi.
Atau malah tentang bekas luka
dalam hati-hati yang berani mencintai.

Maukah kau menyimak, Sayang?
Kuceritakan kepadamu perihal luka-luka
yang mudah tersembuhkan.
Namun, kau akan jumpai pula luka
yang selamanya terpatri.
Menjadi pengingat bahwa dalam mencintai,
juga ada melukai.

Jika bahagia yang kau cari, kau perlu tahu.
Sudahkah kau mencintai dirimu sendiri,
sebelum melabuhkan hati?
Memaafkan tak pernah mudah, Sayang.
Karena sejatinya cinta tidak menyakiti.


RESENSI

Bidari cukup panik saat dipanggil oleh pihak sekolah puteranya, Karel. Menurut Miss Elena, wali kelas Karel, bocah kelas enam itu telah berkelahi dengan teman sekelasnya. Karena buku sketsanya diambil, Karel menonjok dan mencekik temannya. Pilu hati Bidari karena Karel sanggup melakukannya, karena Bidari tahu, Karel yang paling paham kalau dipukul itu sakit.
Bagi sebuah keluarga, meja makan selalu punya cerita tentang apa saja yang terjadi dalam sebuah keluarga. Demikian juga meja makan keluarga Bidari. Hanya saja, ini bukan kisah bahagia, ini kisah tentang tamparan, pukulan dan cekikan yang sering terjadi dalam keluarganya. Kekerasan rumah tangga yang dilakukan Bram, suaminya terhadap dirinya. Meja makan Bi telah merekam hal-hal menyakitkan itu.
Selama ini Bi bertahan, demi Karel, demi keutuhan keluarganya. Juga karena Bi yakin dirinya memang layak diperlakukan seperti itu oleh Bram, suaminya. Bi yakin ia memang tak becus masak dan tak becus mengurus rumah tangga.
Namun tiba-tiba saja Karel pergi tanpa pamit. Rupanya sejak ngobrol dengan Miss Elena dan tahu bahwa pacar Miss Elena adalah seorang pengacara, Karel memutuskan untuk mencari bantuan bagi mamanya. Pilihannya jatuh pada Sindhu, kekasih Miss Elena.
Awalnya Bi menolak. Berpura-pura bahwa yang terjadi dalam rumah tangganya adalah hal yang wajar. Namun ketika pukulan dan penganiayaan Bram membuatnya harus dibawa ke rumah sakit, Bi tak punya pilihan lain. Ia harus berjuang. Demi keselamatannya sendiri dan demi keselamatan Karel.
Mampukah Bi lepas dari jerat KDRT yang dilakukan suaminya? Apakah Bi bisa melepaskan dan memaafkan masa lalunya yang ternyata ikut andil dalam penderitaannya kini? Sanggupkah ia menggapai bantuan yang ditawarkan Sindhu atau justru memilih kembali pada Bram?

------------

Saya akui membaca novel ini perlu kerja keras. Pada awalnya saya hampir menyerah melanjutkan. Bukan karena ceritanya nggak asyik, atau gaya cerita yang membosankan, bukan. Anggun tetaplah penulis kesayangan saya karena gaya berceritanya yang mengalir dan membius. Saya merasa nggak sanggup lebih karena saya nggak tega dan ngilu mengikuti perjalanan kisah Bi.
Sesak napas saya sampai kumat karena ikutan merana memikirkan nasib Bi. Gilak!!

Perfect Pain diceritakan dari sudut pandang Bidari, jadi nyesek-nyesek dan ngilu-ngilunya berasa banget. Diksi yang digunakan dalam novel juga makin menambah rasa teriris-iris. Plotnya pun rapi dan runtut.
Bagi saya yang paling sedih sih bukan kekerasan fisik yang dialami Bi (walau itu  bagian yang ngilu juga) tapi kekerasan mental dari ayah Bi yang bikin saya marah banget. Saya marah karena seharusnya nggak ada anak perempuan yang boleh dilecehkan ayah sendiri!
Sosok ayah kan seharusnya menjadi cinta pertama setiap anak perempuannya. :(

Bidari menjadi karakter yang istimewa bagi saya. Seorang penyintas. Meskipun kemudian saya memakinya karena keputusannya yang sembrono, saya tetap merasa Bi wanita yang tangguh. Melewati tahun-tahun sebagai anak perempuan yang kerap dimaki, kemudian menghabiskan tahun-tahun sebagai samsak istri yang selalu jadi sasaran kemarahan, ia nrimo saja. Memang kesetiaan dan kebebalan itu garis batasnya tipis banget :'(
Kalau saya jadi Bi, pasti sudah memilih kabur dari dulu-dulu. Eh tapi nanti jadi nggak bisa ketemu Sindhu, ya :p
Saya jatuh hati pada Karel. Anak semuda itu melihat kekerasan langsung di depan matanya, berusaha melindungi sang ibu, berusaha bertanggung jawab dan punya tekad kuat. Ada rasa iba sekaligus kagum dalam benak saya. Hanya saja saya merasa terganggu dengan istilah 'tangan mungil' untuk menggambarkan tangan Karel. Ngg... saya sampai menatap tangan murid saya dan merasa nggak pas dikategorikan tangan mungil. Apa karena saya menganggap tangan mungil itu ya tangan seukuran anak-anak saya yang masih balita?

Roman antara Bi dan Sindhu menjadi pemanis di antara gelap dan sakitnya kehidupan Bi. Roman yang pas dan nggak berlebihan. Ya, Bi kan statusnya istri seseorang, jadi romannya tentu nggak neko-neko, dong. Tapi saya suka interaksi Sindhu, Karel dan Bi ketika lomba makan es krim. Aaah... itu bagian yang paling saya suka.

Banyak hal yang saya dapatkan dalam novel ini. Bukan hanya tentang rasa pilu, tapi juga ketegaran. Bahwa kita harus mencintai diri kita sendiri agar orang lain bisa mencintai dan menghargai kita. Ada pelajaran tentang cara melindungi diri juga dalam novel ini. Perfect Pain adalah kisah perjuangan seorang penyintas yang reccomended banget, deh. Kamu, para perempuan yang dilahirkan sebagai perempuan hebat harus baca novel ini.

TEBAR-TEBAR QUOTE

Rumah adalah tempat kau titipkan hatimu agar kau ada alasan untuk pulang. (hlm. 7)

"Jangan jadikan orang lain alasanmu bahagia atau sedih. Pada dasarnya manusia itu sendiri. Kita lahir sendiri, mati juga sendiri. Jadi, jangan takut pada kesendirian." (hlm. 91)

"A father is every girl's first love. Suka nggak suka, Bi, relasi ayah dan anak perempuannya akan selalu memengaruhi bagaimana anak perempuan memilih pasangannya." (hlm. 150)

"Ada hal-hal yang begitu indah, tapi hanya bisa dikenang. Sejauh apa pun kita berusaha menghidupkannya kembali, nggak akan pernah bisa." (hlm. 175)

"Bi, setiap orang layak dicintai. Kalau di kepalamu selalu tertanam ide bahwa kamu nggak pantas dicintai, maka itulah cara orang akan memperlakukanmu." (hlm. 188)

Sabtu, 26 Desember 2015

[Blogtour: Giveaway] Meet Lame by Christian Simamora




Haloo... untuk menggenapi dua postingan pendahulunya, maka sekarang tiba waktunya untuk giveaway!!
Nah, saya punya satu eksemplar Meet Lame untuk dibagikan di sini. Yang sudah pengin ketemu Janiel dan Daniel yuk segera merapat karena syaratnya mudah saja:

1. Peserta berdomisili di Indonesia atau punya alamat kirim di Indonesia.
2. Follow twitter @09061983 @TWIGORA dan @KendengPanali
3. Share giveaway ini dengan hashtag #MEETLAME dan jangan lupa untuk mention ketiga akun di atas.
4. Kalian boleh follow blog ini via email atau GFC (optional tanpa paksaan, nggak mempengaruhi penilaian, kalau merasa blog ini bermanfaat bagi kalian saja ^^)
5. Klik dan baca postingan pendahulunya yaitu  wawancara dan resensi
6. Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar dengan menyebutkan nama, akun twitter dan alamat email.
Pertanyaannya adalah:

Bagian penutup novel ini diakhiri dengan judul Can We Still Be Friends—seperti judul lagu Todd Rundgren.

Menurutmu bisakah dua orang yang pernah saling mencintai kembali ke nol dan kembali berteman? Apa alasannya?

7. Giveaway akan berlangsung selama sepekan terhitung mulai hari ini tanggal 26 Desember 2015 dan akan berakhir tanggal 1 Januari 2016 pukul 23.59 WIB.
8. Yang terakhir good luck ya :))

Selain di blog ini, kalian juga bisa mengikuti rangkaian blogtour di blog teman-teman yang lain. Berikut daftarnya:

15 Desember rizkymirgawati.blogspot.com
16 Desember www.theladybooks.com
17 Desember www.kubikelromance.com
18 Desember www.ketimpukbuku.com
19 Desember peekthebook.blogspot.co.id
20 Desember ariansyahabo.blogspot.co.id
21 Desember setopleskata.wordpress.com
22 Desember janebookienary.wordpress.com
23 Desember murniaya.wordpress.com
24 Desember thecutegeek.blogspot.co.id
26 Desember kendengpanali.blogspot.co.id (you are here!)
27 Desember duniakecilprili.blogspot.co.id
28 Desember tamanbermaindropdeadfred.wordpress.com
29 Desember mizukeume.blogspot.co.id
30 Desember utsukijurnal.blogspot.co.id

***************UPDATE****************



Halooo... sedang menantikan pengumuman pemenang GA blogtour Meet Lame kah? Maaf ya karena sedikit telat untuk mengumumkan pemenang.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk antusiasme teman-teman dalam giveaway kali ini. Semoga pertanyaan dari saya nggak memancing kebaperan teman-teman dan ingatan akan mantan yaaa XD

Terima kasih juga untuk Penerbit Twigora dan Abang Christian Simamora karena telah memilih saya lagi sebagai host blogtour. Penerbit Twigora dan Abang Ino inilah yang dulu pertama kali memberi kepercayaan kepada saya untuk menjadi host blogtour. *sungkem*

Tanpa berpanjang-panjang mari saya umumkan pemenang giveaway yang berhak mendapatkan novel Meet Lame. Dan yang beruntung adalah......

Frida Kurniawati
@Kimfricung

Yeaaaay!!! Selamaat yaaa~
Saya tunggu data diri dan alamat pemenang dikirim via nurinawidiani84(at)gmail(dot)com dalam kurun waktu 2 x 24 jam.

Kepada yang belum beruntung, jangan kecewa dan tetap semangat, karena masih ada giveaway yang berlangsung di bloghost yang lain. Yuk kunjungi mereka :)


[Blogtour: Resensi] Meet Lame - Christian Simamora


Judul buku: Meet Lame
Penulis: Christian Simamora
Editor: Prisca Primasari
Designer sampul: Dwi Anissa Anindhika
Ilustrator isi: Mailoor
Penerbit: Twigora
Tahun terbit: November 2015
Tebal buku: viii + 296 halaman
ISBN: 978-602-70362-3-9
Book available at: Bukupedia.com





TAGLINE

I love you.
You love her.
He kissed me.

BLURB

Dear all,

Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua cowok sekaligus.

JANIEL...
Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku?

DANIEL...
Di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensius—itu nama panjangnya—mencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri.

JANIEL atau DANIEL?
Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagiaanku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives you pain.

You know what... FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih.

Tertanda,

AKU YANG LAGI STRES SENDIRI


RESENSI

Saat sedang asyik membalas pertanyaan dan komentar para calon pembeli di lapak jualannya di facebook, Aku terkejut bukan kepalang mendapati message dari Janiel di inboxnya. Setelah sekian tahun tak bersua tiba-tiba saja Janiel muncul lagi di hidup Aku. Janiel, pria yang pernah ditaksir Aku di masa sekolah itu, dengan lugas meminta bantuan Aku agar mau menjadi mentornya sebagai wirausaha.
Maka dengan hati berdebar tak karuan, Aku pun setuju dan mengijinkan Janiel berkeliaran di dalam rumahnya agar Janiel bisa mempelajari sistem kerja bisnis online.
Perlakuan Janiel kepada Aku sungguh manis dan sempat membuat Aku merasa GR. Sayang, Aku harus dibuat patah hati lagi oleh Janiel dengan adanya Putri, pacar Janiel.
Ketika Aku sedang patah hati itulah, Daniel kembali. Daniel sosok yang amat sangat dibenci Aku karena menghilang tanpa kabar setelah Aku menyerahkan keperawanannya. Bertekad untuk mengusir Daniel dari rumahnya, Aku meminta bantuan Janiel untuk berpura-pura sebagai pacar Aku.
Sayangnya pesona Daniel yang dulu bisa menaklukkan Aku belum memudar. Aku mendapati dirinya masih mudah dilanda gairah saat berdekatan dengan Daniel.
Ketika dua pria itu memutuskan untuk mengejar dan menaklukkan Aku, siapa yang akan Aku pilih? Janiel atau Daniel? Bagaimana pula Aku menghadapi amukan Putri?

--------------

Jangan salah ya, meski salah satu tokoh dalam Meet Lame berinisial J, namun novel ini nggak termasuk dalam deretan novel jboyfriend melainkan novel lepas yang berdiri sendiri. Konsepnya unik dan kemasannya lain dari yang lain.
Meet Lame memang novel yang kocaknya kebangetan. Ide ceritanya yang biasa, dikemas dengan apik oleh Christian Simamora sehingga menjadikan novel ini benar-benar light and fun.

Tokoh perempuan dalam novel ini memang nggak bernama dan hanya disebutkan sebagai Aku, ini adalah keputusan penulis berdasarkan permintaan para pembaca di wattpad. Seru juga menurut saya, karena dengan begini pembaca bisa lebih mudah masuk ke dalam tokoh Aku.
Aku merupakan perempuan yang mandiri, ceplas-ceplos, gokil dan lumayan dramatis. Meskipun tubuhnya gendut tapi cuek dan nggak jaim waktu makan :)) Yang pasti, saya bakal suka kalau punya teman seperti Aku. Tapi ngomong-ngomong kenapa si Aku nggak punya teman dekat cewek ya? Padahal saya mau deh sahabatan sama dia.
Sedangkan Janiel... hufft seandainya saja ada mantan teman SMA saya yang masih hot kayak Janiel. Saya sampai ngoprek-ngoprek facebook nyari foto teman-teman SMA dulu yang kemungkinan bisa sebelas-duabelas sama Janiel, tapi nggak ada. Kebanyakan udah buncit. Hahaha~
Saya suka karakter Janiel yang manis dan sederhana. Perlakuannya memang manis banget terhadap Aku. Bukan mentang-mentang ganteng terus semena-mena sama perempuan gendut dan cuma mau manfaatin doang. Nooo!! Asli, Janiel ini tipe suamiable banget.
Karakter Daniel bisa dibilang tipe muka badak. Pedenyaaaaa selangit. Tapi salut deh sama perjuangan dia. Lagi-lagi kenapa nggak ada pria seganteng Daniel yang bertetangga dengan saya :p

Walau nggak bertabur barang branded dan kemewahan, tapi novel ini masih berciri khas. Apalagi kalau bukan istilah-istilah unik dan analogi-analogi 'kacau' yang tercermin dalam ucapan-ucapan dan pemikiran si tokoh Aku. Saya yakin, sejak membaca novel ini, pandangan saya terhadap alpenliebe nggak akan pernah sama lagi. Duh!

Ilustrasi juga jadi hal menarik dalam novel ini. Tentunya dengan dihiasi judul-judul bab yang kontroversial. Haha~ Sumpah, judulnya bikin ngakak, deh.
Sayangnya untuk ilustrasi, kenapa gambar si tokoh perempuan terlihat langsing? Padahal menurut cerita kan tokohnya berbadan besar?

Overall, Meet Lame menjadi bacaan yang ringan dan asyik untuk diikuti. Adegan kipasnya hanya sebatas ciuman yang masih wajar, jadi masih aman untuk pembaca usia dewasa muda.



***************CHALLENGE***************

Dan untuk tantangan dari Bang Ino, apalah yang bisa saya lakukan selain pasrah menjalankan *tutup muka*

Well, bagi yang sudah mengikuti blog tour dari awal pasti tahulah kalau para bloghost ditantang untuk berfoto bersama novel MEET LAME dengan pose ikonik 'Bryanboy Pose' yang diabadikan di iklan Fendi 2006.

Tapi yaaaaa namanya juga model KW, udah niat pun hasilnya nggak mirip >.< *pundung*




Sambil nyari recehan yang jatuh
buat beli Tiger in My Bed XD


 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon