Minggu, 06 Desember 2015

[Resensi] Maneken - SJ. Munkian


Judul buku: Maneken
Penulis: SJ. Munkian
Editor: Triana Rahmawati
Desain cover: Chandra Kartika Gunawan
Penerbit: Mahaka Publishing (Imprint Republika Penerbit)
Tahun terbit: September 2015
Tebal buku: x + 181 halaman
ISBN: 9786029474060



BLURB

Dalam sejarah kehidupan di dunia, benda mati hampir selalu tidak dihiraukan. Tidak ada yang mau repot-repot memikirkan perasaan benda mati, apalagi memerhatikan kebutuhannya. Kau bahkan tak pernah tahu kan, bahwa maneken bernama Claudy—yang bekerja keras di etalase terdepan toko busana Medilon Shakespeare—mempunyai perasaan. Mimpi-mimpinya dilambungkan untuk kemudian dihempaskan lagi hingga hanya bisa bergantung pada nasib dan keajaiban. Ya, keajaiban.

Novel ini akan membuka mata hatimu dengan menempatkanmu pada posisi benda mati yang tak dihiraukan, meski sedang berjuang mati-matian untuk mencapai mimpi-mimpi. Kau akan melihat dari sudut pandang yang berbeda, dan semoga itu akan membuatmu semakin mengerti, betapa kami, aku dan Claudy, iri kepada kalian.

REVIEW

Sebelum Medilon Shakespeare dibuka, sebuah maneken perempuan telah diletakkan di etalase utama. Maneken paling cantik dan paling unggul di antara maneken-maneken lainnya, dialah Claudia.
Yang tak diduga Claudia, ternyata bukan hanya dirinya saja yang diletakkan di etalase utama yang menghadap ke Capulatte Cafe itu. Ada sebuah maneken pria yang akan disandingkan bersamanya di etalase utama. Nama maneken itu Fereli. Maneken pria yang mengaku berasal dari Perancis dan fasih berbahasa Perancis, yang tentunya membuat Claudia kesal setengah mati karena harus membagi etalase utama bersama pria itu.
Namun lama-lama, seiring dibukanya toko busana, dan tema busana yang silih berganti mereka bawakan, mereka berdua menja dekat. Obrolan dan sentuhan tak pelak membawa desir rasa di antara mereka.
Tepat ketika mereka merasakan puncak bahagia seperti Sophie si pemilik toko yang tengah dimabuk asmara, bencana terjadi. Sophie menemui kegagalan. Fereli dan Claudia menjadi sasaran amuk Sophie dan menjadi target pemusnahan. Inikah akhir nasib mereka? Apakah maneken hanya bisa diam ketika manusia berbuat tidak adil pada mereka? Apakah benda mati selamanya tak punya kuasa melawan benda hidup? Atau akankah ada keajaiban bagi mereka?

--------------
Akhirnya setelah cukup lama melahap novel romance, saya bertemu kesempatan membaca genre fantasi lagi melalui novel Maneken ini. Dan yang luar biasa novel ini adalah novel fantasi karya anak bangsa sendiri.

Yang menarik perhatian saya pertama kali saat membuka novel ini adalah susunan daftar isi. Dalam daftar itu terdapat judul-judul bab yang semuanya merupakan kata pasif semacam; Dinamai, Diletakkan, Diperlihatkan, dan ada juga Dipertemukan. Semula saya masih nggak mengerti mengapa kata pasif yang digunakan sebagai judul, tapi karena tokoh utama novel ini adalah benda mati, atau sebuah obyek, barulah saya merasa betapa tepatnya judul bab yang digunakan.

Maneken diceritakan dari sudut pandang Claudia sebagai "aku" pada awalnya, hingga di pertengahan sudut pandang mulai berganti-ganti antara Claudia dan Fereli. Menarik sekali menyaksikan apa yang dirasakan kedua maneken ini terhadap para manusia baik yang ada di dalam toko maupun di luar toko.

Jalinan kisahnya lumayan runut. Beberapa kemustahilan dijelaskan dengan argumen sehingga menjadi lebih masuk akal. Karena toh bagi saya, genre fantasy tetap saja mesti punya jalan logika yang bisa tetap digenggam :))
Analogi dan filosofi yang dipaparkan sangat menarik. Beberapa hal dipotret dari sudut pandang Claudy dan Fere sebagai benda mati.

Penggambaran tokoh Claudia dan Fereli cukup bertolak belakang. Claudia adalah maneken perempuan yang sedikit egois dan "kosong", saya nggak menemukan "isi" yang bulat dalam karakter Claudia. Selain bahwa dia penuh mimpi dan romantis. Sementara Fereli adalah maneken pria yang sabar dan tabah. Sabar bangetlah dijutekin Claudia. Paling suka kalau Fere mulai ngomong pakai bahasa Perancis dan Claudia bengong. Ternyata walau tenang, Fere lumayan usil juga :))
Membaca novel ini membuat kosa kata bahasa Perancis saya jadi bertambah karena Fereli.

Tokoh manusia yang karakternya cukup menonjol di sini adalah Sophie, si pemilik toko. Sophie karakter yang keras dan disiplin. Dia juga nggak segan menegur orang-orang yang tindakannya nggak sesuai dengan kemauannya. Tipe perempuan yang jika di dunia nyata bakal saya jauhi dan nggak mau berurusan dengannya.
Di antara semua tokoh dalam Maneken, justru Sophie-lah yang pengkarakterannya lebih kuat dan lumayan bulat.
Sedangkan dialog antar tokoh dalam novel ini masih terasa kaku, masih banyak dialog basa-basi dan emosinya masih encer. Kurang pekat dan kurang chemistry.

Ada beberapa typo terutama pada penggunaan partikel -pun yang seharusnya dipisah seperti "apa pun" dan "siapa pun" ditulis menyambung. Juga ada beberapa kesalahan tata kalimat. Tapi tetap enak dibaca dan nggak terlalu mengganggu.

Saya cukup menikmati novel ini dan merekomendasikan Maneken bagi penggemar novel genre fantasy yang menginginkan membaca cerita yang unik. Setidaknya novel ini mengajarkan untuk lebih menghargai benda mati dan nggak melampiaskan kesalahan dan kekesalan pada benda mati.


TEBAR-TEBAR QUOTE

Pahami orang lain, maka kau pun akan dipahami. (hlm. 69)

Dalam realitas pribadi—mimpi, imajinasi—jika kita berkeinginan dengan teramat kuat dan bersungguh-sungguh maka hal itu akan jadi realitas semesta—menjadi nyata. (hlm. 88)

"Usaha dari dia yang memperjuangkan cinta tak akan sia-sia." (hlm. 155)
Bagi yang masih penasaran, silakan tonton trailernya :))



 *****GIVEAWAY TIME (CLOSED)*****



Sekarang waktunya bagi saya untuk menjamu teman-teman yang telah berkunjung dan mengikuti blog tour Maneken ini.

Akan ada dua hadiah yang disediakan Kak Sangaji dan Penerbit Republika untuk dua orang yang beruntung:

Hadiah pertama --> novel Maneken & goodie bag
Hadia kedua --> paket buku Republika

 Wohooo... siapa yang nolaaak??!
Hihihii.. syarat untuk mendapatkannya mudah saja.
1. Peserta adalah warga negara Indonesia atau memiliki alamat kirim di Indonesia.
2. Follow akun twitter @sjmunkian @bukurepublika dan @KendengPanali
3. Share tentang giveaway ini di twitter dengan memention ketiga akun di atas dengan hashtag #Maneken dan sertakan pula kaver novel ini di share kalian.
4. Baca postingan wawancara saya bersama SJ. Munkian di sini
5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyebutkan nama, akun twitter dan alamat email.

Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Giveaway ini akan berlangsung dari tanggal 6 Desember 2015 dan ditutup tanggal 9 Desember 2015 pukul 23.59 WIB. Pemenang akan saya umumkan tanggal 10 Desember 2015.
6. Yang terakhir good luck, ya ;)


Review ini diikutkan dalam Lomba Resensi Maneken



37 komentar:

Sofhy Haisyah mengatakan...

Nama : Sofhy Haisyah
Twitter : @Sofhy_Haisyah
Email : sofhyhaisyah28@gmail.com

Jilbab.

Aku pilih jilbab, karena menurut aku mereka bisa berpikir, berbicara, bahkan mengutarakan perasaannya ke aku. Yaa, meskipun bukan dalam konteks layaknya manusia yang bisa bergerak dan nyerocos langsung.

Karena, kerap kali setiap mau ke kampus pasti jilbab yang rada-rada lama ndak aku pake biasanya bentuknya nggak mau bagus. Biar disetrika beberapa kali pun tetap nggak terbentuk.

Nanti, pas aku minta maaf atau berbicara seolah-olah membujuk bahwa jam kuliah sudah mau mulai, baru tuh jilbab bisa terbentuk bagus dan sesuai keinginanku.

Tapi entahlah ! Aku pribadi yakin Mbak, bahwa semua benda itu punya nyawa. Toh semuanya terdiri atom dan sebagainya (kurang ngerti kimia). Jadi, hmmm pas baca komentarku jangan anggap aku aneh ya Mbak ^^..

bintang permata mengatakan...

BINTANG PERMATA ALAM / @Bintang_Ach / bintangpermata45@gmail.com
.
.
.
Berkhayalnya terlalu tinggi gapapa kan ya? Hehe
Dulu itu... dulu banget... aku suka nonton serial Eneng dan kaos kaki ajaibnya (inget nggak? Itu, yanh di TV siang2, hehe) Sejak saat itulah entah kenapa aku ingin seperti Eneng. Punya temen kaos kaki yg bisa bicara dan melakukan banyak hal ajaib (maklum, namanya juga anak kecil, :D)
Tapi aku penginnya nggak kaos kaki, tapi buku dongeng. Buku dongeng yang bisa bicara dan bisa bikin aku masuk ke dalam ceritanya jadi salah satu tokoh di sana. Hihi.. aneh ya, tapi di usiaku yg masih kecil itu seru sekali sepertinya.
Jadi misal kayak gini, ada sebuah buku dongeng yang bisa bicara dan aku diajak masuk ke dalamnya buat ngerasain jadi salah satu tokoh disana. Jadi.. pas aku masuk ke cerita itu, otomatis aku menjadi salah 1 tokoh disana dan mengalami ceritanya dr awal sampai akhir, hehe. Pasti seru banget tuh. Apalgi kalo bukunya dongeng tentang romeo juliet, terus aku masuk ke dalam ceritanya dan jadi romeo , hahaha.
Pasti seru ya kalo misal punya buku yang bisa bicara dan punya kemampuan kayak gitu. Dengan mudah aku bisa masuk ke dalam cerita dan menjadi pelakon cerita di sana, hehe.
Ah.. tapi sudahlah, gausah terlalu dibayangin. Kan cuma khayalan, hehe. Tapi asyik juga lo sepertinya kalo bisa kayak gitu :D
.
Terima kasih~

Mawar Hs mengatakan...

Nama: Andria
Akun twitter: @goodenoughoks
Email: mawarhs12@gmail.com

Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Mobil, mereka tahu apa yang terjadi di jalanan, menjadi saksi mata apa yang telah manusia lakukan, menjadi saksi dari pemilik yang ada di dalam mobil, mengetahui peristiwa-peristiwa yang menjadi rahasia atau bukan, menyimpan setiap rahasia yang disembunyikan rapat-rapat. Karena mobil selalu ada dimana-mana dan melihat peristiwa yang mungkin manusia acuh, mobil bisa jadi bijaksana yang mempunyai kemampuan untuk memberikan kata-kata berharga bagi manusia, yang bijak dan mempunyai cara yang menentramkan hati bagi manusia yang sedang gundah.

https://twitter.com/goodenoughoks/status/673430769805623298
https://twitter.com/goodenoughoks/status/673431869333999617

MohaSurya.finishing mobile blog mengatakan...

Nama: Riqza Nur Aini
Twitter: @riqzanainiee
Domisli: Demak,Jateng
Link Share GA #Maneken: https://mobile.twitter.com/riqzanainiee/status/673502569428201474?p=v
.
.
Pertanyaan:
"Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki."
.
.
.
Jawaban:
Kalau saya milih SMARTPHONE.
ya SMARTPHONE!
Bayangkan saja,jika smartphone itu bisa bicara,mungkin dia akan memarahi penggunanya karena main COC mulukk,atau ngedumek karena kerjanya selalu saja hanya selfi sana sini!
Lucu pasti:D
Siapa yang tidak kenal SMARTPHONE didunia ini??
Bahkan sebagian menganggap 'smarphoneku hidupku' gila sajaa kau....
Aku mah suka berkhayal,suka novel fantasi,bahkan percaya akan ramalan zodiac.Aneh memang tapi itulah aku,hehee,
Satu hal yang terlintas dipikiranku saat membaca pertanyaan dari kakak diatas adalah SMARTPHONE.
Jika saja SMARTPHONE itu bisa hidup,berfikir,dan berbicara layaknya manusia,aku bisa dengan sangat mudah menggunakannya.Misalnya,smartphone itu aku tarus saja di meja,lalu aku tinggal bilang 'Bukain twitter dong,smsin si dia dong,semua kontak bbm ku di ping!!! dong' maka si Hp langsung saja mengerjakan perintahku,duh pasti enak.Terus kalau Smartphone juga punya perasaan,mungkin akan kuajak curhat dia,ajak bicara,ajak ngobrol.Pasti mengasyikkan.Lalu kalau tiba2 hilang...dia langsung jalan saja kembali kerumahku.Hahahahaaaa.Dan yang bisa membuka lock smartphone aku hanya aku saja,kalau salah dia bilang 'Syukurin sandinya Salah!Emang enak gue kerjain' Lalu saat smartphoneku capek dia bilang 'Gue capek,jangan buat selfie muluk,rusak ntar kameraku' terus kalau Lowbat dia bilang "Batere gue abis oneng,ntar kalau gue pinsan gimana,ogah gue lo kasih nafas buatan".
Coba aja ya,sebuah smartphone mampu berbuat semacam itu,Mampu bicara,berfikir,mengeluh,dan punya perasaan persis seperti manusia.Smartphone yg bisa hidup,dan bisa melakukan semua perintah yang aku minta.Tinggal ngomong ke smarphonenya,langsungdeh dilaksanain..

Shyshe_Princess_Damina-lovely-Sun_Shine mengatakan...

Yennesy @chi_yennesy/ yennesy.damayanti@gmail.com
Cermin, benda yang paling banyak melihat refleksi manusia. Ia ku bayangkan menyerap perasaan manusia yang berdiri di depannya. Ada yang berdiri dengan rasa puas, mengagumi diri sendiri. Ada pula yang merasa tidak percaya diri atau minder dengan wujud fisiknya. Jika saja punya jiwa, mungkin si cermin akan berkata menasehati manusia. Walaupun ia hanya mampu menampilkan pantulan wujud sang manusia, ku rasa cermin bisa jadi kawan paling jujur. Dan banyak cerita fantasi, dimana cermin mampu berbicara.

Reza Handoko mengatakan...

Nama: Kiki Suarni
Twitter: @Kimol12
Email: kikisuarni616@yahoo.com
Link share: https://mobile.twitter.com/Kimol12/status/673927188106764288

Jawaban:

Buku. Ada beberapa kondisi yang menurutku benda ini dapat bicara, yaitu:

1. Saat aku ngelewati rak buku di salah satu sudut ruangan dan terpandang olehku, maka aku merasa seolah buku2 tersebut manggil-manggil seolah berkata "Hei, bacalah aku" Apa lagi kalo ada di deretan buku itu ada yang belum selesai kita baca. Wah, itu rasanya tangan gatel pengen langsung ambil tuh buku.

2. Saat aku lagi baca. Saat baca, buatku seluruh adegan di buku itu bagaikan sebuah film di otakku. Bercerita sedemikian rupa dengan tokoh2nya yang seolah hidup. Jadi seolah aku ikut berperan di dalamnya.

3. Saat aku selesai baca. Saat aku selesai baca satu buku dan menutupnya, aku biasanyaa langsung menghembuskan napas lega sambil tersenyum tanda puas. Dan biasanya aku pandangi dulu cover bukunya. Nah, saat momen pandang-pandangan itulah aku ngerasa buku itu punya aura tersendiri. Melalui cover, buku itu seolah berkata "terima kasih karena telah meluangkan waktu untuk membaca kata demi kata di setiap lembarku" Saat memandang covernya sambil tersenyum, ada kebanggaan tersendiri buatku karena udah menyelesaikan setiap lembar buku tsb.

4. Saat aku meletakkan buku itu ke rak buku, buatku ada yang berbeda. Buku yang selesai kubaca itu terlihat lebih gagah dan indah bersanding bersama buku lain yang sudah selesai kubaca. Jadi gak ada yang mengganjal lagi kalo aku mandang rak buku. Karena semua buku udah dibaca. Jadi gak ada rasa saling iri dari buku2 tersebut karena ada yang udah dibaca dan ada yang belum. Rasanya semua buku itu seolah tersenyum dan bangga menjadi salah satu koleksi di rak bukuku.

Terima kasih

Agatha Vonilia mengatakan...

Nama : Agatha Vonilia Marcellina
Twitter : @Agatha_AVM
Email : agathavonilia@gmail.com
Link share : https://twitter.com/Agatha_AVM/status/674050033507962880

Jawaban :

Pen, kemampuan yang mereka miliki :

1. Setiap kali aku melihat sebuah pen, tanganku juga seakan ditarik untuk mengambilnya dengan senyuman tulus. Saat aku mulai tertarik dan mencobanya, dia meyakinkanku bahwa aku telah memilih pen yang tepat. Dia berjanji akan selalu bersamaku menggoreskan tinta-tinta kehidupan hingga akhir hayatnya.

2. Abadi, meskipun energi tintanya telah habis, aku dapat mengisinya berulang kali dan dia tetap setia bersamaku walaupun itu tidak akan bertahan lama. Dia teman sejati di saat aku sedih maupun bahagia. Dengannya segala kenangan dan peristiwa kehidupan terukir indah dalam sebuah kata.

3. Sebagus atau sejelek apapun bentuknya, aku tidak peduli karena hatiku sudah memilihnya. Tahu nggak dia akan selalu menjadi benda penyelamat manusia. Benda mati pun dapat menjadi superhero tanpa tanda jasa.

4. Terima kasih untuk pen tercinta.

larissa rosalina mengatakan...

Nama : Larissa Rosalina
Twitter : @fairish_girl
Link share : https://twitter.com/fairish_girl/status/674055591556288513 (kelupaan hashtag gpp lah ya =p )
Email : fairy.t4l3s(at)gmail(dot)com

Jawaban :
Aku punya anjing peliharaan, namanya Miu. Dia anjing yang manja banget (mungkin salah didik pas kecilnya ya hahaha..). Kalau ada orang yang ngomong heboh, si Miu pasti ikut-ikutan (bukan ikut ngomong ya, tapi ikutan gonggong), bikin orang yang ngeliat itu ngemes. Sini ada yang ngomong heboh koq dia ikut-ikutan heboh sih. Nah, si Miu ini juga udah punya anak, kalau anak-anaknya nakal pasti aku marahin. Kalau udah gitu Miu juga pasti ikut gonggong seakan ikut marahin anak-anaknya. Udah gitu dia kayak pasang tampang bangga gitu hahaha..
Aku jadi sering bayangin andai Miu bisa bicara layaknya manusia. Kira-kira pas momen-momen seperti itu dia bakal bilang apa ya hahaha..

Makasih buat giveawaynya ya^^

Rizky Mirgawati mengatakan...

Nama : Rizky Mirgawati
Twitter : @RizkyMirgawati
Email : kikyavis@gmail.com
Link share : https://twitter.com/RizkyMirgawati/status/674069173316665345

Jawaban :

Karena aku sangat mencintai buku, maka aku memilih BUKU, kenapa? Karena jujur, setiap melihat timbunan bukuku aku selalu membayangkan apa yang ada di pikiran buku-buku ini ketika mereka bisa berbicara. Rasanya mereka pasti berlomba-lomba merayuku untuk dipilih dibaca duluan atau bahkan mungkin ada yang teriak di kupingku "Kapan, kamu membacaku?" atau di saat pergi ke tokobuku, "Beli aku, dong!!!!"....

Dan kayaknya bakal lebih praktis juga ya kalau buku-buku ini bisa berbicara, barangkali bisa jadi teman curhat, bisa diajak ngobrol, dan bisa diceritain juga tanpa kita baca #edisimalasbaca :D

Thanks GAnya mba, wish me luck :)

Fira mengatakan...

Nama: Fitra Aulianty
Twitter: @fira_yoopies
Email: fitra.aulianty

Jawaban:

Kebetulan kemarin baru mikirin ini dan nemu pertanyaan yang cocok hehe
Gak tau ini benda apa bukan, tapi aku penasaran gimana jadinya kalau 'Bumi' bisa berbicara dan berpikir. Apa mungkin dia protes, "Hei, wahai manusia, lihatlah aku sudah luka-luka. Apa kau masih tega merusakku?"
Atau mungkin dia bilang, "Jangan macam-macam! Aku bisa membuat diriku sendiri berguncang dan kalian pun akan ketakutan huahahahah." *emangbutoijo?*

nunaalia 79 mengatakan...

Nama: Aulia
Twitter: @nunaalia
Email: auliyati.online[at]gmail[dot]com

Jawaban:
1. Buku. Saat jalan di toko buku, melihat buku-buku yg berjejer terkadang aku berimajinasi kalau mereka itu satu sama lain sedang ngobrol, memperhatikan kita yang berlalu lalang melihat-lihat dan memilah-milah buku apa yg akan kita ambil dan beli. Ketika ada dari mereka menjadi pilihan pembeli, mereka akan dadah-dadah satu sama lain, atau bahkan ada yg menangis karena harus berpisah.
Dan ketika malam hari saat toko buku tutup, buku-buku itu mungkin satu sama lain bisa saling menceritakan apa isi yang ada dalam diri mereka, tentang karya penulis yang menghasilkan buku-buku itu.

2. Boneka. Dari bentuknya, boneka yang paling mendekati bentuk manusia, bahkan sudah banyak film fantasi tentang para boneka yang bisa berbicara dan berpikir seperti manusia. Terkadang dalam imajinasi liarku dengan melihat bentuk muka juga mata boneka, mereka seakan-akan bicara. Boneka juga kerap dipakai untuk berinteraksi dengan anak kecil, menciptakan suatu cerita menggunakan boneka.

Ten Akatsuki mengatakan...

nama: Ten
akun twitter: @ten_alten
alamat email: regulus_noel@yahoo.com

"Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki."

Ketika baca pertanyaan itu, pikiranku langsung tertuju pada buku dan ponsel.

1. Buku, dan berharap mereka bisa bicara untuk jadi teman berbagi cerita.
ketika aku melihat mereka di toko buku, aku merasa mereka itu seperti bilang "Hai, sini dong. Kenalan yuk!" dan ketika aku sudah membelinya atau memilikinya, aku seperti sedang bercakap-cakap dengan mereka. Buku-bukuku ada di dalam lemari dan rak buku di rumah. Ketika aku pulang ke rumah dan melihat mereka, seakan-akan mereka bilang, "Hai Ten, gimana kabar? kangen nih. baca yuk!" atau "Ten, bawa kami keluar, kami bosan lama di lemari!" dan aku mengeluarkan semua bukuku untuk kubawa ke teras, kubersihkan dari debu dan sambil membiarkan mereka menghirup udara segar, aku bernostalgia dengan mereka.

2. Ponsel. percaya nggak kalo ponselku seakan punya emosi sendiri? waktu itu aku cuma berpikir (belum bilang ke siapa pun) kalau ponselku kasian karena harus kerja keras sms, telpon, internet, musik, game, note dan itu full seharian. aku punya ide untuk beli ponsel satu lagi, dan ponselku ini marah. dia yang tadinya baik-baik aja jadi sering ngambek. ketika aku bilang kalo nggak jadi beli, dia sehat lagi. hingga suatu hari aku nekat beli mendadak, kemudian ponselku itu ngambek dan betulan kagak mau nyala. ketika adikku yang memakainya, dia sehat-sehat aja. ^^'a
aku ingin mereka bisa bicara supaya aku tau apa yang mereka pikirkan dan rasakan dengan menjadi partnerku. :D

Mila Rhmatunnisa mengatakan...

Nama : Amilah Rahmatunnisa
Akun Twitter : @RnMilaa
Alamat Email : milaa_rn@yahoo.com

halo kak izin ikutan giveawaynya yaa ^_^

Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Aku pengen banget kak kalo benda-benda ini bisa berbicara dan mempunyai pikiran seperti manusia. Alangkah bahagiannya ya hehe :)

1. Pakaian. Kenapa? Karena aku berpikir kalo pakaian bisa berbicara mungkin mereka akan mengatakan "Pakai aja aku Mil, aku cocok untuk outfit hari ini loh!" atau "Mau nge date ya Mil? Kenapa gak pakai aku aja"
Kemampuan pakaian yang bisa berbicara sangat membantuku dalam memilih baju yang bagus untuk pergi kemanapun. Karena mereka mengetahui mana pakaian yang bagus lebih daripada orang lain. Dan pakaian juga memiliki daya magic yang tinggi untuk menarik perhatian orang yang melihatnya. Amazing banget kalo mereka bisa berbicara layaknya manusia :D

2. Buku . Yupz buku adalah hal yang aku suka dari semua benda XD jadi aku berharap buku itu bisa berbicara.Terkadang aku ingin merasakan apa yang buku rasakan. Mungkin saja mereka berkata "Mila giliran ada buku baru aja, kamu langsung lupain kita yang buku lama Kenapa?! " Mereka pasti saling memberontak ingin di baca terus menerus. Aku juga membayangkan mereka memiliki kemampuan bercerita tentang isi buku mereka kepadaku :D pasti sangat menyenangkan bisa mendengarkan mereka bercerita.

3. Boneka !! Well, waktu kecil aku sangat menyukai mengoleksi boneka. Mulai dari boneka panda, bear, lumba-lumba dll. Berharap banget mereka bisa berbicara dan bertindak seperti manusia. Bisa di ajak curhat, di ajak jalan-jalan dan bisa minum teh bareng. Seenggaknya boneka itu tidak akan mengkhianati teman dan membohonginya. Sungguh berbeda dengan manusia bukan? Walaupun teman dekat bahkan sahabatnya pun masih di tikung juga dan di khianati. Aku ingin Bonekaku memiliki kemampuan untuk menghiburku. Bisa itu bernyayi ataupun menari. Walaupun mereka hanya benda. Tapi bagiku mereka adalah teman sejatiku :)

4. Uang !! Terdengar aneh memang. Tapi bayangkan saja kalo uang bisa berbicara dan memiliki kemampuan untuk mengurangi keborosanku saat berbelanja. Apalagi kalo udah liat rak buku yang penuh dengan buku baru. Wah bisa langsung kanker nih alias Kantong kering XD . Kalau uang bisa berbicara aku bayangin mereka akan bilang gini, kalau aku sedang kalap belanja "Mila jangan belanja lagi dong. Ingat buku-buku yang baru aja belum kamu baca semua. Masa mau beli buku lagi? Sayang loh .. mending uangnya buat beli kado di hari Ibu " disitu aku pasti akan mempertimbangkan kata-kata si uang hehe . Kasian kan kalo salah satu temen mereka aku ambil. Nanti mereka gak punya temen lagi :p .

5. Jam tangan. Kenapa? karena aku termasuk orang yang gak disiplin waktu. Kebanyakan orang pasti mengatur waktu mereka dengan agenda dan menepatinya. Tapi gimana aku? Boro-boro mengatur waktu. Kadang ada janji sama orang aja aku lupa. Aku ingin jam tangan memiliki kemampuan bisa berbicara dan selalu mengingatkan waktu. Jam berapa aku ada acara atau lain sebagainya. Contohnya "Mila udah jam 13.00 nih kamu kan punya janji dengan temanmu" alangkah bahagianya bila itu terjadiXD . Pasti bisa mengurangi kecerobohanku akan waktu dan menjadi lebih disiplin lagi. Karena tidak baik menyia-nyiakan waktu yang ada :)

Makasih kak giveawaynya ^-^ wish me luck dan berkesempatan membaca novel Manekin

gestha reffy mengatakan...

Nama: Gestha RD
Twitter: @AltGST
EmailL: gesthareffy@gmail.com
Link share:

Pernah berimajinasi kalau suatu saat laptop bisa berbicara dan berpikir seperti manusia. Pasti dia bakal sering ngelus dada sambil bilang "Kamu tega ya, kamu nggak pernah ngertiin aku, nggak pernah manfaatin aku dengan baik, aku ini kamu anggap apa?? *sambil nangis* .Atau keemosiannya memuncak dan dia bakal teriak di kupingku "haduh kamu tuh yaa.. kerjaannya online mulu nggak jelas! udah sana belajar, atau "tuh kan janjinya mau lanjutin ngetik naskah, kok malah keasikan denger lagu,atau "Ini apa lagi..selfi-selfi ga jelas di layarku!" Waduuuh....
Yang pasti kalo si laptop udah ngomong begitu mending aku minta maaf aja deh ke dia atas perbuatanku selama ini, yang tadinya janji mau belajar online tapi malah sibuk mantengin film korea,denger musik,kebablasan tidur atau apalah ituu..
sebelm si laptop bener2 berubah pikiran untuk segera meninggalkan daku :'( hahaha..
trus mantepnya kalau dia punya kemampuan bisa menata schedulu harianku. Misalnya hari senin tugas ku mencari daftar kosakata bahasa inggris, hari selasa belajar fisika online, rabu nulis review dan seterusnya. Jadi otakku bisa disingkron ke si laptop dan melakukan kegiatan secara tertata. Ohya paling mantep lagi kalau dia punya kemampuan bisa mengendali ekspektasi kita, misalnya mencegah kita biar nggak males-malesan belajar dan manfaatin si laptop dengan baik :D bahaha

gestha reffy mengatakan...

link share : https://twitter.com/AltGST/status/674233861010685952

Evita Mf mengatakan...

Nama: Evita
Twitter: @evitta_mf
email: evita.mf27@ymail.com
link share: https://twitter.com/evitta_mf/status/674296593227485184

Menurutku yang bisa bicara, merasa, dan berpikir seperti manusia itu baju. Karena setiap mau pergi kuliah atau pergi keluar aku selalu berdiri di depan lemari baju yang terbuka. Kita kaya lagi berkomunikasi. Aku tanya dia "hari ini pake baju apa ya?" Entah kenapa aku ngerasa baju yang menarik perhatianku seperti ngasih sinyal kalau dia ingin aku pilih.
Baju juga seperti punya pemikiran dan perasaan. Dia selalu ingin kelihatan matching. Makanya kalau bajunya gelap dia pengen disandingin sama sesuatu yang terang. Kalau bahannya berbunga-bunga atau polcadot dia pengen disandingin sama sesuatu yang polos. Biar matching, warna dan gambarnya nggak tabrakan dan kelihatan norak. Baju juga rasanya selalu memintaku untuk disetrika supaya pas di badan nggak kusut dan nggak keliatan jelek di liat orang lain. Pokoknya aku nggak mungkin keluar rumah kalau baju masih kusut dan lusuh. Kita berdua sepakat, harus kelihatan rapi sebelum keluar.
Omong-omong novel Maneken ini unik banget ya... Gimana coba nulisin kisah Maneken yang diam di tempat. Aku juga penasaran sama endingnya, katanya dihancurin ya sama Sophie yang punya toko.. :(

Ananda Nur Fitriani mengatakan...

Ananda Nur Fitriani
@anandanf07
anandanftrn@gmail.com

"Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki."

Boneka! Dari kecil aku suka koleksi boneka, tapi sekarang tinggal satu. Boneka kura-kura bernama xana, berwarna hijau dengan tempurung oranye dan bagian bawah berwarna kuning. Sudah bertahun-tahun aku suka main sama dia, mengobrol, serta jadi tempat curhat. Suaranya (aku yang mainin) lucu seperti baby bop di barney, hihi :D dia selalu mempunyai pemikiran yang unik dan dapat menghiburku. jika aku sedang sedih, aku akan mengurung diri di kamar, berbaring dengan xana didalam pelukan, seolah-olah hanya dia yang dapat mengerti perasaanku ^^

Thankyou for the giveaway ^^

Terry Irawan 3 mengatakan...

Nama: Tri Wahyuni
Twitter: @tewtri
Email: triwahyuni.irawan3@gmail.com

Benda yang bisa bicara dan berpikir seperti manusia?

Dia adalah jam tangan. Saya lumayan penasaran andai dia bisa ngomong, dia bakal bilang apa kira-kira? Mungkin dia bakal jadi benda paling cerewet dan keras kepala. Secara waktu sering banget disia-siakan. Tentulah dia bakal gerah, dan sebisa mungkin sok ngatur. Dan jika dia punya kemampuan, jelas dia pasti ingin bisa mengendalikan manusia supaya tidak semerawut.
Terima kasih.

Khubaib Ahnaf mengatakan...

Nama : Fani Wardhana
Twitter : @KhubaibAhnaf
Email : faniwardhana@gmail.com

"Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki."

Buku.
Jawaban ini yang langsung terbesit dipikiranku setelah membaca pertanyaan di atas. Buku itu layaknya teman yang bisa berbicara kepada kita, meberikan nasehat layaknya seorang yang bijak, mengingatkan kita layaknya teman akrab. Dan mampu menerima kita di saat dan kondisi apapun. Layaknya manusia, bahkan buku bisa menjawab permasalahan yang kita hadapi. Di saat orang lain tak peduli, buku menjadi sebaik-baik teman duduk. Bahkan buku mengabarkan kita dengan banyak ilmunya. Bila kita tinggalkan dia, seolah dia merayu-rayu "kapan kamu mau menemaniku? kapan engkau mau mendengarkan nasehatku?". Kita yang seringkali meninggalkannya, tak banyak peduli betapa buku memberikan kita banyak ilmu, mengisahkan kita kisah-kisah yang hebat dan heroik, membantu kita bertindak dan berperilaku yang baik. Buku mampu bersabar menghadapi tingkah dan kelakuan kita yang 'tidak karuan'. Bahkan dia akan senantiasa sabar menunggu kita merengkuhnya, membaca lembaran-lembarannya, menyelami samudera ilmunya dan berpetualangan dengannya di masa yang lain. Seakan buku menjadi sebaik-baik teman kita.

Mita Oktavia mengatakan...

Nama: Mita Oktavia
@Oktaviamithaa
greenchochobichocolate[at]gmail.com
https://twitter.com/OktaviaMithaa/status/674434497660628993


Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Yang langsung terpikir olehku adalah SEPATU.
Selama ini kan sepatu selalu kupakai dan kubawa ke mana pun kupergi kalau ke luar rumah. Dia tetap rela mengikuti. Entah itu menerjang teriknya panas matahari atau basahnya tanah sehabis hujan.


Aku berimajinasi, andaikan kemampuan yang dimiliki oleh sepatu adalah dia bisa memberikanku kebahagiaan karena bisa membawaku ke tempat mana pun yang aku ingin kunjungi, dia juga bisa membawaku ke masa lalu sehingga aku bisa mengambil hikmah atas perjalanan yang pernah kulalui sehingga mengingatkanku bahwa "perjalanan yang telah kulalui itu panjang, jadi aku jangan pernah berhenti di situ karena kalau aku berhenti, menyerah dan putus asa, sama saja aku telah menyia-nyiakan usaha dan perjuangan yang sudah kulakukan selama ini". Dia juga bisa tahu apa yang diinginkan hatiku dan menuntunku dalam melangkah. Jadi, ketika aku sedang ragu dalam melangkah, dia bisa memberikan masukan tentang langkah terbaik apa yang harus aku ambil. Dia juga akan menceritakan pengalaman-pengalaman bagaimana rasanya dipajang di toko dan memperhatikan setiap pembeli yang datang. Dia jadi tahu apakah orang yang membeli benar-benar menyukai dan membutuhkannya, ataukah mereka hanya sekedar membeli karena nggak sepenuhnya membutuhkan.
Sepatuku bakal menceritakan pengalamannya juga ketika berbicara dengan sepatu yang dikenakan orang lain. Bagaimana para pemilik memperlakukannya, bagaimana sepatu-sepatu telah menemani setiap langkah dan kenangan dari pemiliknya.



Terima kasih GAnya ^^

Mita Oktavia mengatakan...

Maaf, link share yang betul ini ya https://twitter.com/OktaviaMithaa/status/674436548587196416

Yang sebelumnya itu ralat, soalnya lupa nggak mention penerbit republikanya.

Leny Hermi mengatakan...

Nama: Leny
Twitter: @Lenny66677291
Email: leny.hermi@yahoo.com
dalam imajinasiku benda yg bernyawa itu bantal deh. Karena bantal selalu setia menemaniku tidur, dan aku dulu pernah minta dibangunin sama bantal aku karena aku takut telat bangun. Aku waktu itu minta sm bantalku tuk dibangunin tepat pukul 5 pagi, dan tenyata tau nggak aku beneran kebangun tepat pukul 5 pagi. Jadi aku yakin bantal juga punya nyawa kayak manusia. Dan sekarang aku selalu pesan kpd bantal ku agar dia ngebangunin aku agar aku tdk tlt bgnnya.

Eyis yis mengatakan...

Nama: Eris Andriani
Twitter: @RizAnNie88
Email: ayaseyis@gmail.com
Link share: https://twitter.com/RizAnNie88/status/674517251798659072

Aku selalu berimajinasi pohon bisa berbicara dan berfikir seperti manusia.
Setidaknya karena pohon adalah benda yg memberikan kita kehidupan lewat oksigen yg dihasilkan olehnya, buku tulis, perabotan dari kayu, bahkan daunnya bisa dijadikan pupuk kompos.
Alangkah asiknya jika pohon bisa berbicara dan bercerita, ketika kita sedang berteduh kita bisa berbincang.bincang dengannya. Ketika dia akan ditebang setidaknya dia bisa berbicara kepada si penebang setelah dia ditebang tanamlah lagi benih pohon yg sama di tempatnya. Agar pohon juga bisa tetap tumbuh, agar pohon lain juga masih memiliki teman.

Pohon bisa berbicara, pohon bisa bergerak, pohon bisa bercerita, dan pohon yg memiliki nama. Pasti asik ^_^
Pohon sebenarnya juga memiliki jiwa seperti manusia, ingin diperhatikan, dirawat dan dijaga.


Ridzki mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Ridzki mengatakan...

Nama : Ridzki Putri
Akun twitter : kikikiki_R
Alamat email : kikilenny39@gmail.com


Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Jawabanku yaitu mikrofon, kenapa? Karena mic salah satu benda yang kalau bisa bicara kemungkinan dia selalu protes dengan keadaannya. Bayangin mikrofon itu salah satu benda yang selalu merasakan air hujan dan berbagai aroma yang dikeluarin dari mulut manusia hehehe.
Saking seringnya, pasti berbagai protes sering terlontar.
Kalau yang megang mic orang abis makan pete atau jengkol, pasti mic bilang, “Tolong jangan pegang gue, gue gak tahan sama bau mulut lu. Tolong lepasin gue. Ini adalah hal tersial yang pernah gue alami. Gue gak mau. Tolooong!” Kemungkinan dia bakal minta tolong karena aroma pete atau jengkol yang bakal tercium sama mic itu.
Terus kalau yang megang mic orang yang suka hobi hujan maka mic bilang, “Sial hujan turun sebelum waktunya. Basah semua muka gue. Andai gue bisa semprot balik, biar dia ngerasain mukanya basah kayak gue!” lalu menatap penuh kebencian *eh*
Kalau yang megang mic suka ngelempar micnya ke atas, maka mic bilang, “Kepala mic pusing. Tolong jangan lempar gue! Gue pusing tujuh keliling!”
Kalau yang megang mic orang galau, maka mic bilang “Lagi-lagi lagu galau, pusing kepala daku!”
Tapi gak cuma protes aja sih, mic juga pasti kegirangan kalau yang megang orang-orang tertentu,
Kalau yang megang Taylor Swift, “Shake it Off~ dilempar pun aku rela~”
Itu jawabanku, andai mic bisa ngomong dan berpikir pasti dia memiliki berbagai cerita yang banyak dia ceritakan~

Sukses selalu Ka!

Diddy Syaputra mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
rany dwi mengatakan...

Dalam imajinasi kalian, benda apa
yang kalian bayangkan bisa
berbicara dan berpikir seperti
manusia? Deskripsikan juga
kemampuan apa yang mereka miliki.

Lukisan. Kenapa lukisan? Karena aku penasaran banget sama Lukisan paling terkenal di dunia karya Leonardo da Vinci. Yup, Monalisa. Seandainya dia bisa berbicara, pasti hal-hal misterius yang selama ini menyelubunginya akan terkuak. Aku membayangkan bagaimana lukisan Monalisa itu akan bercerita pada dunia tentang dirinya. Tentang siapa sebenarnya dia, tahun berapa ia dilukis, hingga
mengenai senyumannya yang fantastis. Aku membayangkan Lisa menceritakan perjalanan dirinya dari abad 15 sampai sekarang. Mulai dari awal dia dilukis, dirinya yang dijual ke pada raja perancis, dirinya yang pernah diculik sampai akhirnya dia harus menetap di museum The Louvre, Paris, dalam sebuah
kotak kaca anti peluru. Apa arti dari senyumannya itu sampai bagaimana perasaanya ketika harus terombang-ambing tak menentu sebelum akhirnya menetap secara permanen di museum The Louvre.

Nova Indah Putri Lubis mengatakan...

Nama : Nova Indah Putri Lubis
Twitter : @n0v4ip
Email : n0v4ip[at]gmail[dot]com
Link Share : https://twitter.com/n0v4ip/status/674611809949638657

Bantal, guling, dan kasur.
Kemampuan yang mereka miliki yaitu :
1. Mereka merupakan tim yang bisa membantu mengawasi saat tertidur.
2. Suhu mereka bisa berubah seiring dengan kebutuhan penggunanya, jadi klo ujan mereka bisa berubah menjadi hangat dan klo pas lagi panas, mereka bisa menjadi dingin
3. Perasa. Mereka sangat sensitif. Jika kita tidak merawat dan menggunakannya dengan baik, mereka bisa sedih krn merasa diabaikan.
4. Kemampuan terpenting dari mereka adalah mampu memberikan rasa nyaman bagi penggunannya. Selelah apapun, saat ketemu bantal, guling dan kasur kita akan langsung merasa nyaman dan bisa membantu merilekskan pikiran dan menghilangkan rasa lelah... :D

Terima kasih kak ^^

Ken Orion mengatakan...

Nama : Ken
Twitter : @orion____
Email : kenastridd(at)gmail(dot)com

Q : Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

A : Dinding kamar saya :)
Dia tidak punya kekuatan spesial, selain melindungi saya dari segala cuaca buruk di luar rumah. Dia juga hanya berwarna putih pucat tanpa kesan menarik sedikitpun. Tapi justru dialah yang paling banyak tahu apapun tentang saya. Dia tahu apa yang saya lihat, dia tahu apa yang saya baca, dia tahu apa yang saya dengar, dia tahu semua cerita yang terkadang nggak bisa saya bagi dengan orangtua saya sendiri. Dia mungkin nggak bisa menghibur, apalagi memberi nasehat, tapi dia adalah pendengar yang baik dan tidak pernah mengeluh. Tidak pernah bosan saat saya menceritakan cerita yang sama berulang-ulang. Bahkan tidak pernah marah saat satu-dua kali saya tendang dan pukul karena emosi yang terlalu membuncah. Dinding kamar saya memang tidak istimewa, tapi dia sangat memahami saya. Sahabat yang bisu dan dingin namun begitu setia :)

Diddy Syaputra mengatakan...

Nama: Didi Syaputra
Twitter: @DiddySyaputra
Email: syaputradiddy@gmail.com

Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Kertas. Sepertinya sangat menarik jika dia dapat berbicara dan berpikir. Tentu dia akan sering mengaduh sakit karena terus-terusan dicoret-coret. Apalagi di musim ujian, pastinya dia akan memberontak untuk tidak jadi biang contekan bagi siswa/mahasiswa. Tapi dengan dia bisa bicara tentunya dia akan mengungkap semua ketidakjujuran, termasuk kebohongan-kebohongan dalam pemalsuan dokumen, bahkan kasus-kasus besar pasti akan mudah terungkap.

Terima kasih!

Tasya mengatakan...

Nama : Tasya
Twitter : @tasyaamanda95
Email : tasyamanda9525@gmail.com

Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Boneka. Boneka salah satu teman bagi kaum anak-anak maupun dewasa. Dalam imajinasiku, boneka akan mendengarkan segala keluh kesah kita seharian ditempat tidur menjelang malam. Aku sebagai pegawai kantoran, setelah capek dan penat di kantor seharian, inginnya ada teman yang dapat diajak berkomunikasi dan dijadikan sandaran. Boneka pun dapat menjadi teman yang dapat membantu kita menemukan jalan keluar dari segala kesulitan yang kita hadapi.

Terima kasih

Dewi Riana mengatakan...

Nama: Dewi Rianawati
Twitter: @ARenbie_de
Email: are_lovegood@yahoo.com

Sepatu.

Andai sepatu bisa bicara
Dia akan jaim kalau kita pakai sepatu baru, dia bakal marah kalau sepatu lama gk di pakai di abaikan.

Sepatu punya perasaan, ketika dia jarang di pakai atau bahkan sama sekali tdk di pakai dia bs merusak dirinya sendiri. Kalau kita hbs beli sepatu baru mesti yg di pakai yg baru , yg lm di lupakan. Sangat mirip dg manusia perasaan sepatu. Dia mseti kesal kenapa yg lama gk di pakai sm pemiliknya. Saat kita baru menyadari melupakan sepatu yg lama, ada saja bencana. Yg lem nya mengelupaslah, yg sobeklah, yg patahlah.
Jadi tetap hargai benda mati yg kita punya, seberapa jelakpun tetap kita hargai, bahkan seberapa lamapun sepatu tetap sama perasaan dg sepatu baru.

.Terimakasih.

abinafaiz mengatakan...

"Usaha dari dia yang memperjuangkan cinta tak akan sia-sia...."


yup bener banget nih quotenya...
karena usaha seremeh apapun, gak akan diremehkan Tuhan...


josssss....
^_^

abinafaiz mengatakan...

"Dalam realitas pribadi—mimpi, imajinasi—jika kita berkeinginan dengan teramat kuat dan bersungguh-sungguh maka hal itu akan jadi realitas semesta—menjadi nyata..."

quote ini membuat saya ingin membeli buku ini...
karena saya yakin buku ini penuh dengan nilai nilai positif...

Rieske Pramudita mengatakan...

setuju sama komen di atas....
joss pokoknya...

salam mumumumu...

Santi Zaidan mengatakan...

Nama: santizaidan
Twitter: @santizaidan
Email: santi@santishop.com

Dalam imajinasi kalian, benda apa yang kalian bayangkan bisa berbicara dan berpikir seperti manusia? Deskripsikan juga kemampuan apa yang mereka miliki.

Air. Kalau air bisa bicara pasti dia akan protes jika dipergunakan untuk hal yang tidak semestinya. Dibuang buang percuma. Sebaliknya saat air digunakan untuk berbagai manfaat dan kepentingan manusia, pasti dia juga akanmengungkan rasa suka citanya :)

Freeska mengatakan...

Reviewnya oke bgt kak.. jadi penasaran pengen tau kelanjutan ceritanya.

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon