Jumat, 22 Januari 2016

[Resensi: Penantian Terpanjang - Kristan Higgins] Menanti Pulangnya Sang Cinta Pertama


Judul buku: Penantian Terpanjang
Judul asli: Waiting On You
Seri: A Blue Heron #3
Penulis: Kristan Higgins
Alih bahasa: Nina Andiana
Desain sampul: Marcel. A.W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: April 2015
Tebal buku: 608 halaman
ISBN: 978-602-03-1530-0



BLURB

Layakkah cinta pertama mendapatkan kesempatan kedua?

Colleen O’Rourke jatuh cinta pada cinta… selama itu tidak menyangkut dirinya. Sebagai lajang yang merasa lumayan bahagia, Colleen menghabiskan malam-malamnya di balik barnya di Manningsport, New York, meracik martini sambil memberikan nasihat cinta kepada pelanggan yang baru patah hati.

Sepuluh tahun lalu, Lucas Campbell, cinta pertama Colleen, mematahkan hatinya. Pengalaman yang tidak ingin Colleen ulangi. Sejak saat itu, ia cukup puas menjalin hubungan asmara singkat di sana-sini, melontarkan rayuan maut sesekali, sampai jadi makcomblang bagi temantemannya.

Tak disangka, masalah keluarga membuat Lucas kembali ke kota. Dan sebagaimana dulu, pria itu tetap sedap dipandang, meremukkan pertahanan Colleen. Urusan di antara mereka tampaknya masih jauh dari kata selesai. Untuk itu, Colleen harus bersedia membuka diri, atau ia berisiko kehilangan kesempatan kedua dengan satu-satunya pria yang pernah ia cintai.


RESENSI

Coleen O'Rourke adalah bartender dan pemilik bersama bar terbaik dan satu-satunya di Manningsport. Selama ini ia telah berhasil menjodohkan 15 pasangan, dan kini target berikutnya adalah menjodohkan Bryce dengan Paulie.
Sayangnya usahanya mendapat tentangan dari Lucas, sepupu Bryce sekaligus cinta pertama Colleen yang telah lama meninggalkannya. Lucas adalah kekasih pertama Colleen di SMA, namun keinginannya untuk menikah dengan Lucas sepuluh tahun lalu ditolak oleh Lucas. Tapi justru ketika mereka bertengkar, Lucas malah menikahi perempuan lain.
Kini, sepuluh tahun kemudian, Colleen sadar ia masih sangat mencintai pria itu. Tapi Lucas kembali bukan untuk dirinya, Lucas kembali untuk menemani pamannya di saat-saat terakhirnya dan membimbing Bryce agar bisa mandiri dan bekerja. Tapi tetap saja, kenangan akan gairah manis mereka di masa SMA tak bisa hilang dari ingatan Lucas.
Bisakah Colleen dan Lucas meluruskan benang kusut di antara mereka dan meraih masa depan mereka yang sempat tertunda?

------------

Kesan pertama saya begitu baca novel ini adalah... tema ceritanya bikin baper banget, sih. Huahahaa...
Kristan Higgins menyajikan kisah cinta pertama yang manis dan tetap bertahan lama. Kisah yang hanya bisa dimiliki segelintir pasangan.

Novel ini menggunakan POV orang ketiga dan lebih terfokus pada Collen dan Lucas secara bergantian. Alurnya maju dan sesekali mundur untuk menyingkap apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu.

Fokus cerita tentu saja bukan hanya tentang Colleen dan Lucas. Gila aja jika 600 halaman hanya berputar di masalah mereka. Pasti bosan banget. Tapi di novel ini masih ada juga kisah perjuangan Paulie untuk mendapatkan cinta Bryce, yang bisa dibilang konyol banget.
Ada juga kisah ibu Colleen yang telah bercerai dari ayah Colleen sepuluh tahun lalu karena ayah Collen berselingkuh dan membuat selingkuhannya hamil. Ibu Colleen bisa dibilang sama dengan Colleen yang selama sepuluh tahun masih memelihara rasa cintanya.
Ada juga kisah Joe, paman Lucas yang di saat terakhirnya sebelum meninggal ingin bercerai dengan Didi.

Karakter dalam Waiting on You ini benar-benar loveable semua. Yah, kecuali Didi. Bahkan Gail si selingkuhan sang ayah pun cukup mudah disayang.
Saya suka dengan hubungan saudara kembar antara Colleen dan Connor. Mereka kompak dan lucu banget. Connor juga benar-benar kakak kembar sejati dengan menghajar Lucas. Hohoo... itu scene favorit banget.
Colleen sendiri sejak SMA memang populer karena cantik dan kepribadiannya menyenangkan. Bukan jenis populer ala-ala mean girl, tapi populer yang selalu ramah dan membantu semua orang. Kekurangannya yang selalu bicara ngelantur setiap kali gugup atau grogi itu benar-benar menggemaskan.

Sayangnya saya merasa usaha Lucas untuk kembali pada Colleen kok rasanya gampang banget. Kenapa dia nggak dibuat memohon-mohon? Kenapa Colleen nggak jual mahal sedikit? Memang sih karakter Colleen ini wanita yang apa adanya yang jujur dan logis, tapi berilah kesempatan Lucas buat mengejar. Karena kesalahan Lucas ini nggak termaafkan.
Saat SMA, dengan satu tindakan heroik Lucas langsung mendapatkan Colleen; lalu Colleen dan Lucas bertengkar karena Lucas nggak jujur; saat mereka putus Lucas nggak berusaha mengejar; saat Lucas menikah ia dengan mudahnya memberitahu Colleen; setelah bercerai dengan Ellen ia juga nggak langsung kembali kepada Colleen, nah rasanya semuanya terlalu mudah buat Lucas. Kenapa harus nunggu empat tahun buat kembali ke Manningsport? Seandainya Joe nggak sekarat apa Lucas nggak akan kembali dan membuat Colleen benar-benar jadi perawan tua?!

Yeah, tapi meski begitu Lucas memang karakter yang menyenangkan. Caranya mencintai Colleen sudah menghapuskan semua kesalahannya.
Waiting on You benar-benar kisah yang romantis dan recomended. Dan jangan kuatir, nggak ada adegan kipas-kipasnya kok. :)

4 komentar:

Kejora Anaphalisia mengatakan...

Wahhh, sama. Saya juga suka sama novel ini. Sebenarnya, saya suka sama novel-novel Kristan Higgins. Semenjak baca The Best Man, KH jadi penulis favorit saya. Sayang, baru punya beberapa novelnya, sih :)

nurina widiani mengatakan...

Waaah The Best Man bagus ya? Saya malah belum baca itu. Terima kasih Kejora sudah kasih rekomendasinya buat aku baca :)

Kejora Anaphalisia mengatakan...

Bagus, sih, menurut saya. Apalagi karakter cowoknya yang pendiam :)

Kejora Anaphalisia mengatakan...

Bagus, sih, menurut saya. Apalagi karakter cowoknya yang pendiam :)

Posting Komentar

 

Nurina mengeja kata Published @ 2014 by Ipietoon